Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Melalui Media Kartu Bergambar di TK Kartika I-51 Rengat Lovita, Resi; Suriawati, Agus; Hutasoit, Luxy Finegilrs
Jurnal Pendidikan Terintegrasi Vol. 1 No. 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan bahasa anak melalui media kartu bergambar pada anak di TK Kartika I-51 Rengat. Penelitian yang dilakukan menggunakan PTK dengan melihat sampel dari anak di kelompok B1 yang terdiri dari 15 orang anak. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi serta studi literatur dengan meneliti setiap aspek kegiatan penelitian mulai dari awal sampai akhir pelaksanaan perbaikan kemudian data yang diperoleh dianalisa secara baik. Berdasarkan hasil penelitian bahwa ada peningkatan kemampuan bahasa anak melalui media kartu bergambar pohon, dari kondisi awal hanya 1 orang anak yang termasuk dalam kategori mencapai indikator kinerja dengan persentase 6,67%, kemudian meningkat di siklus 1 sebanyak 8 orang anak dengan persentase 53,33% dan di siklus ke 2 mencapai sebanyak 14 oarang anak dengan persentase 93,33%. Kemampuan bahasa anak di TK Kartika I-51 Rengat telah mencapai pada kriteria baik seperti yang diharapkan, karena dari 15 orang anak hanya 1 yang belum mencapai indikator kinerja.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Melalui Kegiatan Bermain Bowling di Kelompok B Taman-Kanak (TK) Elsadai Taman Dutamas Batam Hutasoit, Luxy Finegiles; Lovita, Resi; Suryawati, Agus
Jurnal Pendidikan Terintegrasi Vol. 2 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar khususnya pada komponen koordinasi, ketepatan dan keseimbangan melalui permainan bowling. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B TK Elsadai Taman Dutamas batam centre tahun ajaran 2020/2021 yang berjumlah 10 anak laki dan 4 anak perempuan. Adapun pengumpulkan data adalah melalui observasi dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkata kemampuan motori kasar anak melalui permainan bowling dari kondisi awal yang memenuhi indikator capaian berkembang sangat baik 3 anak (21,42%) , kemudian pada siklus I ada peningkatan berkambang sangat baik sebanyak 5 anak ( 35,7%,) dan pada siklus ke II berkembang sangat baik mencapai 13 anak (92,9%) . Hal ini membuktikan bahwa metode bermain bowling dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak pada TK Elsadai Taman Dutamas Batam Centre.
Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui Model Pembelajaran Seni Menggunakan Biji-Bijian Kelompok B TK Ar-Rohim Suriawati, Agus; Lovita, Resi; Hutasoit, Luxy Finegilrs
Jurnal Pendidikan Terintegrasi Vol. 3 No. 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan motorik halus anak dalam pengembangan bidang seni kolase yang diakibatkan oleh model pembelajaran seni yang monoton sehingga ketercapaian kurikulum tidak berjalan efektif . Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak dengan melihat ketercapaian hasil pembelajaran seni dan meningkatkan aktifitas belajar anak. Desain penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Teknik pengumpulan data menggunakan pengamatan (observasi). Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak pada siklus I BSB pada siklus 1 pertemuan 1= 0%, siklus 1 pertemuan 2 = 6 %, siklus 2, pertemuan 3 = 20 %, siklus 2 pertemuan4 = 34%. Hasil prestasi anak siklus 1 pertemuan 1 = 40 %, siklus 1 pertemuan 2 = 53%, siklus 2, pertemuan 3 = 73 %, siklus 2 pertemuan 4 = 100 %, sedangkan untuk kriteria M sudah tidak ada. Pada siklus II menunjukkan adanya peningkatan hasil pembelajaran model seni kolase baik secara aktivitas, kerjasama, prestasi anak, serta kemampuan motorik halus anak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model seni kolase dengan media biji-bijian dapat meningkatkan prestasi belajar seni anak.
Peran Bimbingan Konseling dalam Meminimalisir Perilaku Bullying Anak Usia Dini Amalia, Rizki; Alim, Melvi Lesmana; Nur Sa’ida, Amin Yusi; Finegirls Hutasoit, Luxy; Lovita, Resi; Susanti, Riza
Jurnal Pendidikan Terintegrasi Vol. 4 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran bimbingan konseling dalam meminimalisir perilaku bullying pada anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah penerapan bimbingan konseling, terjadi penurunan kasus bullying sebesar 40%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa bimbingan konseling memiliki peran signifikan dalam meminimalisir perilaku bullying. Oleh karena itu, sekolah perlu mengintegrasikan program bimbingan konseling ke dalam kurikulum untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan kondusif bagi anak-anak.
Manajemen Keuangan dan Pengembangan Pelatihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan AUD Rahayu, Kurnia; Lovita, Resi; Darajat , Iik Dzakiah; Cletus Lamatokan, Sisca
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 5 No. 3 (2025): November : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v5i3.9113

Abstract

The quality of early childhood education is fundamentally dependent on the competence of educators and educational staff, which necessitates continuous professional development programs. However, the implementation of sustainable training initiatives requires a structured and accountable financial management system to optimize resource allocation effectively. This study aims to analyze financial management practices in organizing training programs for early childhood educators and staff, identify factors influencing budgeting effectiveness for professional development, and formulate an integrative financial management model to support training program sustainability. Employing a qualitative approach with library research methodology, this study systematically collected and analyzed academic literature including accredited journals, textbooks, research reports, and policy documents published between 2020-2025. Content analysis was conducted through identification and selection of relevant sources, extraction of key information, thematic categorization, synthesis of findings, and in-depth interpretation of conceptual relationships between financial management and professional development. Findings reveal that institutions with transparent and accountable financial management systems demonstrate superior capacity in allocating budgets for regular training activities, positively impacting learning quality. Major challenges include limited understanding of School Revenue and Expenditure Budget planning, insufficient budgeting transparency, and weak financial accountability systems. Training programs on financial reporting and bookkeeping effectively enhance managerial competencies, while flexible online professional development workshops generate significant transformation in pedagogical creativity and practice quality. Strategic integration between structured financial management and continuous capacity building programs constitutes an essential prerequisite for holistic quality improvement in early childhood education. The study recommends that institutions allocate adequate and consistent budget proportions for educator training, implement technology-based bookkeeping systems, and develop innovative financing strategies through revenue diversification and entrepreneurial programs to overcome budget limitations.
Manajemen Keuangan dan Pengembangan Pelatihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan AUD Rahayu, Kurnia; Lovita, Resi; Darajat , Iik Dzakiah; Cletus Lamatokan, Sisca
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 5 No. 3 (2025): November : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v5i3.9113

Abstract

The quality of early childhood education is fundamentally dependent on the competence of educators and educational staff, which necessitates continuous professional development programs. However, the implementation of sustainable training initiatives requires a structured and accountable financial management system to optimize resource allocation effectively. This study aims to analyze financial management practices in organizing training programs for early childhood educators and staff, identify factors influencing budgeting effectiveness for professional development, and formulate an integrative financial management model to support training program sustainability. Employing a qualitative approach with library research methodology, this study systematically collected and analyzed academic literature including accredited journals, textbooks, research reports, and policy documents published between 2020-2025. Content analysis was conducted through identification and selection of relevant sources, extraction of key information, thematic categorization, synthesis of findings, and in-depth interpretation of conceptual relationships between financial management and professional development. Findings reveal that institutions with transparent and accountable financial management systems demonstrate superior capacity in allocating budgets for regular training activities, positively impacting learning quality. Major challenges include limited understanding of School Revenue and Expenditure Budget planning, insufficient budgeting transparency, and weak financial accountability systems. Training programs on financial reporting and bookkeeping effectively enhance managerial competencies, while flexible online professional development workshops generate significant transformation in pedagogical creativity and practice quality. Strategic integration between structured financial management and continuous capacity building programs constitutes an essential prerequisite for holistic quality improvement in early childhood education. The study recommends that institutions allocate adequate and consistent budget proportions for educator training, implement technology-based bookkeeping systems, and develop innovative financing strategies through revenue diversification and entrepreneurial programs to overcome budget limitations.
MODEL ATIK : STRATEGI INOVATIF DALAM MENINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI PAUD Roimah, Siti; Yuliati, Dewi Murti; Lovita, Resi; Maurellia, Cindy; Watini, Sri
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7957

Abstract

karakteristik perkembangan yang beragam dan memerlukan pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan individualnya. Salah satu permasalahan utama yang sering dijumpai pada ABK usia dini adalah rendahnya konsentrasi belajar, yang berdampak pada kurang optimalnya proses dan hasil pembelajaran. Konsentrasi belajar merupakan kemampuan dasar yang sangat penting karena berpengaruh terhadap kemampuan anak dalam menerima stimulus, memahami instruksi, serta menyelesaikan tugas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam penerapan Model ATIK (Amati, Tiru, Kerjakan), (Watini,2020) pertumbuhan belajar pada anak usia dini diawali dengan observasi, yang diperoleh melalui stimulasi belajar. Dalam meningkatkan konsentrasi belajar ABK usia dini, penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah anak berkebutuhan khusus usia 4–6 tahun di lembaga PAUD inklusif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Model ATIK secara konsisten mampu meningkatkan durasi konsentrasi belajar, fokus perhatian, serta keterlibatan aktif anak dalam kegiatan pembelajaran. Model ATIK memberikan pengalaman belajar yang konkret, bertahap, berulang, dan menyenangkan sehingga sesuai dengan karakteristik perkembangan ABK usia dini. Dengan demikian, Model ATIK dapat dijadikan sebagai strategi pembelajaran yang efektif dan inovatif bagi guru PAUD dalam meningkatkan konsentrasi belajar ABK usia dini.