Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Keperawatan

Hubungan Perilaku dan Persepsi dengan Kepatuhan Minum Obat Hipertensi pada Nelayan Maisyarah; Hendra Sitindaon , Soni; Widiastuti , Linda; Mawar
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/jxw70450

Abstract

Hipertensi adalah masalah kesehatan masyarakat utama di seluruh dunia, danmeskipun dapat dicegah dan dikendalikan, prevalensinya semakin meningkat. Nelayan,sebagai kelompok rentan, juga terkena dampak. Kondisi ini, ditandai dengan tekanan darah tinggi berkelanjutan, meningkatkan risiko berbagai penyakit serius seperti jantung, stroke, dan komplikasi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku dan persepsi dengan kepatuhan minum obat hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Palmatak pada tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan analisis korelatif menggunakan desain cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 76 nelayan yang menderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Palmatak. Hasil analisis statistik menggunakan spearman rank menunjukkan terdapat hubungan antara perilakudengan kepatuhan minum obat hipertensi pada nelayan p-value sebesar 0,013 (p<0,05). Selainitu, penelitian ini juga menemukan terdapat hubungan antara persepsi dengan kepatuhan minum obat pada nelayan di wilayah kerja Puskesmas Palmatak p-value sebesar 0,000(p<0,05). Hasil ini menggarisbawahi pentingnya pendekatan komprehensif yang mencakup edukasi dan peningkatan kesadaran untuk memastikan persepsi yang tepat mengenaipengobatan. Kesimpulannya, penelitian ini menyimpulkan bahwa baik perilaku maupun persepsi memiliki dampak terhadap tingkat kepatuhan minum obat hipertensi pada nelayan di wilayah kerja Puskesmas Palmatak.
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Kipi) Dengan Pemberian Imunisasi Dpt Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Siantan Utara Syahwadi; Widiastuti , Linda; Nirnasari , Meily; Yunie Atrie , Utari
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/tn738z71

Abstract

KIPI merupakan reaksi yang muncul setelah seseorang melakukan imunisasi dan dapat menjadi pertanda bahwa imunisasi sedang bekerja di dalam tubuh United Nations Children’s Fund (UNICEF, 2021). Untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang kejadian ikutan pasca imunisasi (kipi) dengan pemberian imunisasi dpt pada balita di wilayah kerja Puskesmas Siantan Utara Method: pada penelitian ini menggunakan Metode penelitian deskriptif korelasi Adapun jumlah responden pada penelitian sebanyak 81 orang dan di pilih menggunakan metode cross sectional , data di kumpulkan kemudian akan diolah menggunakan formula SPSS dengan menggunakan uji statistikchi square Result: Karakteristik responden pada penelitian ini yang sebagian 24Tahun 39,5%, Karakteristik responden pada penelitian berdasarkan tingkat pendidikan yaitu SD Sebesar 41 reaponden (50,6%). Sementara Karakteristik responden berdasarkan pekerjaan sebagian Ibu Rumah Tangga (IRT) dengan 59 responden (72%). Distribusi Frekuensi pengetahuan ibu tentang kejadian ikutan pasca imunisasi (kipi) dengan pemberian imunisasi dapat pada balita di wilayah kerja Puskesmas siantan  utara  yang  memiliki  pengetahuan  kurang  sebesar  48  responden  (58,5%). Berdasarkan hasil uji chi square didapatkan hasil dengan nilai p=,002 (p<0,05) yang artinya ada hubungan pengetahuan ibu tentang kejadian ikutan paska imuniasi dengan pemberian imnunisasi DPT pada balita diwiayah kerja Puskesmas Siantan Utara Keeratan hubungan Hubungan pengetahuan ibu tentang kejadian ikutan paska imuniasi dengan pemberian imnunisasi DPT pada balita diwiayah kerja Puskesmas Siantan Utara sebesar 0,004 yang berarti bahwa kekuatan hubungan antar kedua variabel yaitu sedang.