Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Numerical and Experimental Study of the Hybrid Savonius - Darrieus 3 Blade with NACA 4418 Airfoil Kusumadewi, Tri Vicca; Mikael, William; Setiyawan, Atok; Pertiwi, Fungky Dian
Journal of Applied Sciences, Management and Engineering Technology Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jasmet.2024.v5i1.6037

Abstract

This study presents the design, simulation, and experimental validation of a novel hybrid Savonius-Darrieus vertical axis wind turbine (VAWT) utilizing NACA 4418 airfoil blades. The aim is to investigate the performance characteristics of the turbine under various wind conditions. The turbine design integrates Savonius and Darrieus configurations to harness wind energy efficiently. Computational Fluid Dynamics (CFD) simulations are conducted using software [mention the software] to analyze the aerodynamic behavior and predict turbine performance. The NACA 4418 airfoil profile is employed due to its favorable lift-to-drag ratio and widely used characteristics. Simulation’s results demonstrate that the optimal torque is the Darrieus blade 3 by 1.06 Nm at an azimuth angle of 75°, followed by Savonius 1 by 0.96 Nm at an azimuth angle of 285° on wind speed of 5 m/s. The turbine's power output, coefficient of power (CP), and coefficient of moment (Cm) across a range of wind speeds (3 to 5 m/s) on simulation and experimental are compared. The power output of the experimental by 1.54 watts and 13.14 watts for the simulation this also indicated that CP in the simulation was 8 times higher than the experimental. The maximum torque of 0.11 Nm in the experimental, compared to 0.36 Nm for simulation occurs the CM result will be similar. The design, configuration, and environment play a crucial role in determining the performance characteristics.
Application of Particle Swarm Optimization in Duty Cycle Adjustment for Optimization of Oxyhydrogen Generator Pertiwi, Fungky Dyan; Anindito, Dhimas Cahyo; Habibi, Ilham; Kusumadewi, Tri Vicca; Setiyo, Muji; Kolakoti, Aditya
ASEAN Journal of Science and Engineering Vol 4, No 2 (2024): AJSE: September 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ajse.v4i2.70509

Abstract

The duty cycle of pulse width modulation is used to adjust the current of the oxyhydrogen generator with on-off square signals. These signals are essential for an oxyhydrogen gas generator to reduce thermal operation, improve the quality of oxyhydrogen gas, and enhance efficiency. A framework combining particle swarm optimization and regression analysis was proposed to determine the minimum temperature and production time of oxyhydrogen gas while maximizing efficiency using a single input, the duty cycle. The optimization results indicated that the duty cycle for the optimum solution remained within the upper and lower temperature boundaries. In this study, particle swarm optimization successfully provided valuable insights for practical applications in renewable energy technologies.
Pembuatan Paving Block, Batako, dan Kusen dari Material Padat Akibat Erupsi Gunung Semeru Sebagai Bahan Baku Pembangunan Rumah Masyarakat Terdampak Pratiwi, Vania Mitha; Kusumadewi, Tri Vicca; Purwaningsih, Hariyati; Sutrisno, Wahyuniarsih; Kurniawan, Budi Agung; Widyastuti, Widyastuti; Fajarin, Rindang; Wibisono, Alvian Toto; Noerochim, Lukman
Sewagati Vol 9 No 3 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i3.676

Abstract

Material padatan yang keluar ketika erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada akhir tahun 2021 lalu banyak ditemukan di Desa Sumberwuluh, Kec. Candipuro, Kab. Lumajang. Material padat/pasir yang diambil dari lokasi bekas erupsi telah diteliti dan didapat kandungan terbesarnya yaitu Al 7,6 (Al2O3), Si 25 (SiO2), Ca 16,1 (CaO), Fe 43,5 (Fe2O3) (hasil uji XRF pada tanah kasar). Material padat/pasir tersebut digunakan untuk membuat batako dan paving. Komposisi tersebut membuktikan bahwa material padat/pasir yang digunakan sebagai bahan dasar produksi batako, paving block, dan kusen di Desa Sumberwuluh mempunyai kualitas yang bagus dan dapat membuat bahan baku semakin keras dan kuat. Ketersediaan material padat yang bermutu dapat menjadi nilai jual lebih untuk dipasarkan ke luar Desa Sumberwuluh. Didapat hasil uji kuat tekan batako yang menunjukkan bahwa batako memiliki rata-rata tegangan hancur bruto rata-rata sebesar 46,44 Kg/cm2 dan tegangan hancur bruto rata-rata paving block sebesar 129,76 Kg/cm2. Batako dan paving produksi Tim KKN Abmas tergolong sebagai batako dengan mutu A2 dan paving dengan mutu C. Besarnya peluang penghasilan yang bisa didapatkan dari pemasaran melalui media sosial masih kurang dipahami oleh sebagian masyarakat. Maka dari itu, guna memberikan pandangan besarnya kesempatan berbisnis melalui media sosial untuk meningkatkan penghasilan warga, tim Kuliah Kerja Nyata dan Pengabdian kepada Masyarakat (KKN Abmas) telah mengadakan pelatihan Digital Marketing.
Peningkatan efektivitas produksi kedelai dengan mesin pengupas skala industri Kusumadewi, Tri Vicca; Ika Dewi Wijayanti; Harus Laksana Guntur; Putu Suwarta; Wiwiek Hendrowati
Sewagati Vol 9 No 5 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i5.4939

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan merancang dan memproduksi mesin pengupas kedelai skala industri berkapasitas 30 kg/jam untuk mendukung efektivitas proses produksi tempe. Mesin dirancang menggunakan metode wet process (proses basah) yang umum digunakan dalam pengolahan kedelai. Tahapan pelaksanaan meliputi perancangan teknis, perhitungan kapasitas produksi, serta analisis sistem transmisi, termasuk dimensi pulley, poros, pasak, dan bearing. Gambar teknis mesin dikembangkan dalam bentuk 3D menggunakan perangkat lunak CAD, mencakup detail casing dan rangka. Setelah proses fabrikasi selesai, mesin diuji dan diserahkan kepada pelaku UMKM di Desa Sepande, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini juga mencakup edukasi penggunaan alat oleh tim pengabdi dan pendampingan oleh mahasiswa KKN selama satu minggu. Dalam pengabdian masyarakat ini, penerapan mesin pengupas kedelai diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas pembuatan tempe di tingkat masyarakat.