Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sewagati

Pembuatan Paving Block, Batako, dan Kusen dari Material Padat Akibat Erupsi Gunung Semeru Sebagai Bahan Baku Pembangunan Rumah Masyarakat Terdampak Pratiwi, Vania Mitha; Kusumadewi, Tri Vicca; Purwaningsih, Hariyati; Sutrisno, Wahyuniarsih; Kurniawan, Budi Agung; Widyastuti, Widyastuti; Fajarin, Rindang; Wibisono, Alvian Toto; Noerochim, Lukman
Sewagati Vol 9 No 3 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i3.676

Abstract

Material padatan yang keluar ketika erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada akhir tahun 2021 lalu banyak ditemukan di Desa Sumberwuluh, Kec. Candipuro, Kab. Lumajang. Material padat/pasir yang diambil dari lokasi bekas erupsi telah diteliti dan didapat kandungan terbesarnya yaitu Al 7,6 (Al2O3), Si 25 (SiO2), Ca 16,1 (CaO), Fe 43,5 (Fe2O3) (hasil uji XRF pada tanah kasar). Material padat/pasir tersebut digunakan untuk membuat batako dan paving. Komposisi tersebut membuktikan bahwa material padat/pasir yang digunakan sebagai bahan dasar produksi batako, paving block, dan kusen di Desa Sumberwuluh mempunyai kualitas yang bagus dan dapat membuat bahan baku semakin keras dan kuat. Ketersediaan material padat yang bermutu dapat menjadi nilai jual lebih untuk dipasarkan ke luar Desa Sumberwuluh. Didapat hasil uji kuat tekan batako yang menunjukkan bahwa batako memiliki rata-rata tegangan hancur bruto rata-rata sebesar 46,44 Kg/cm2 dan tegangan hancur bruto rata-rata paving block sebesar 129,76 Kg/cm2. Batako dan paving produksi Tim KKN Abmas tergolong sebagai batako dengan mutu A2 dan paving dengan mutu C. Besarnya peluang penghasilan yang bisa didapatkan dari pemasaran melalui media sosial masih kurang dipahami oleh sebagian masyarakat. Maka dari itu, guna memberikan pandangan besarnya kesempatan berbisnis melalui media sosial untuk meningkatkan penghasilan warga, tim Kuliah Kerja Nyata dan Pengabdian kepada Masyarakat (KKN Abmas) telah mengadakan pelatihan Digital Marketing.
Peningkatan efektivitas produksi kedelai dengan mesin pengupas skala industri Kusumadewi, Tri Vicca; Ika Dewi Wijayanti; Harus Laksana Guntur; Putu Suwarta; Wiwiek Hendrowati
Sewagati Vol 9 No 5 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i5.4939

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan merancang dan memproduksi mesin pengupas kedelai skala industri berkapasitas 30 kg/jam untuk mendukung efektivitas proses produksi tempe. Mesin dirancang menggunakan metode wet process (proses basah) yang umum digunakan dalam pengolahan kedelai. Tahapan pelaksanaan meliputi perancangan teknis, perhitungan kapasitas produksi, serta analisis sistem transmisi, termasuk dimensi pulley, poros, pasak, dan bearing. Gambar teknis mesin dikembangkan dalam bentuk 3D menggunakan perangkat lunak CAD, mencakup detail casing dan rangka. Setelah proses fabrikasi selesai, mesin diuji dan diserahkan kepada pelaku UMKM di Desa Sepande, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini juga mencakup edukasi penggunaan alat oleh tim pengabdi dan pendampingan oleh mahasiswa KKN selama satu minggu. Dalam pengabdian masyarakat ini, penerapan mesin pengupas kedelai diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas pembuatan tempe di tingkat masyarakat.