Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PEMUPUKAN BIO URIN KELINCI DAN NPK PADA VARIABEL VEGETATIF TANAMAN SORGUM (Sorghum bicolor L.) Yuri Pricilia, Atika; Dyah Utami, Christa; Syarief, Mochamad
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian dan Perkebunan Vol 13 No 2 (2024): Agroplantae: Jurnal Ilmiah Terapan Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Pertanian da
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/agro.v13i2.797

Abstract

SRabbit urine can be used as organic liquid fertilizer for sorghum (Sorghum bicolor L.) because this plant require higher N nutrient than other nutrients. This study aims to obtain a combination of Rabbit Bio Urine (BUK) fertilizer concentration and NPK fertilizer dosage that can give the best results on the growth of sorghum plants (Sorghum bicolor L.). The research method used is a non-factorial Randomized Group Design (RAK) consisting of 6 levels, namely: P1 (BUK 0 ml/L + 100% NPK), P2 (BUK 41 ml/L + 80% NPK), P3 (BUK 27 ml/L + 80% NPK), P4 (BUK 18 ml/L + 80% NPK), P5 (BUK 9 ml/L + 80% NPK), and P6 (BUK 5 ml/L + 80% NPK). The application of rabbit bio urine fertilizer gives a real effect on the parameters of plant height and stem diameter at the age of 36 HST and 42 HST. In the parameter of the number of leaves, rabbit bio urine fertilizer and NPK gave no significant effect at all observation times. The P2 treatment (BUK 41 ml/L + NPK 80%) gave the highest results in the parameters of plant height at the age of 36 HST and 42 HST which amounted to 98,1 cm and 123,7 cm. In the parameter of stem diameter, the highest result was obtained by P1 (BUK 0 ml/L + NPK 100%) which amounted to 14,8 mm. . Keywords : N Nutrient, Rabbit Urine Bio Fertilizer, Sorghum
Respon Tanaman dan Produksi Tanaman Jagung Pulut terhadap Dosis Pupuk NPK dan Waktu Pembumbunan Jumiatun; Nur Indriawati, Ika; Dyah Utami, Christa; Muhklisin, Ilham
RADIKULA: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 2 (2023): RADIKULA - Desember 2023
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/radikula.v2i2.2961

Abstract

Jagung pulut dapat digunakan sebagai bahan pangan alternatif pengganti beras dalam upaya diversifikasi pangan. Akan tetapi produksi dan minat masyarakat yang masih rendah dibutuhkan upaya untuk meningkatkan produksi jagung pulut. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi jagung pulut adalah dengan perbaikan teknik budidaya seperti pemupukan dan pembumbunan.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji pengaruh dosis pupuk NPK dan waktu pembumbunan terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung pulut. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk NPK yang terdapat lima taraf yaitu 100 kg/ha, 150 kg/ha, 200 kg/ha, 250 kg/ha, dan 300 kg/ha. Sedangkan faktor kedua adalah waktu pembumbunan yang terdiri dari dua taraf yaitu pembumbunan 2 kali (14 HST dan 21 HST) dan pembumbunan 3 kali (14 HST, 21 HST dan 28 HST). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan waktu pembumbunan dan dosis pupuk NPK memberikan pengaruh yang tidak nyata pada semua variabel pengataman. Hasil rata-rata produksi jagung pulut dengan pemberian pupuk NPK dan pembumbunan mendapatkan rerata hasil sebesar 16 ton/ha.