Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Penerapan Hukum Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik dalam Pasal 311 Ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana pada Pengadilan Negeri Kelas II Pasarwajo Hayun, Hayun; Hasri, Hasirudin; Kahar, Amrun; Hezradian, Rahma Fathan
Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab VOLUME 5 ISSUE 1, JANUARY 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/shautuna.v5i1.43168

Abstract

Different opinions are often the reason someone defames their honor and good name. This happens because of a low level of awareness of maintaining a tarnished good name through legal action. This research aims to legally review the application of article 311 paragraph (1) of the Criminal Code and the basis for the judge's consideration in handing down a decision against the perpetrator of the criminal act of defamation at the trial of case Number 37/PID.b/2012 PN PW Class II District Court Pasarwajo . This research is qualitative in form using a normative and empirical juridical approach which is focused on examining the application of legal rules according to the results of research in the field. Data collection techniques were carried out by direct research, conducting searches and reviewing library materials. The results and conclusions explain that the application of article 311 paragraph (1) of the Criminal Code concerning defamation in the trial of case Number 37/PID.b/2012 PN PW Class 11 District Court Pasarwajo is in this criminal case, the Defendant is named La Rubama Oka Bin H was tried because he had defamed his good name by slandering the victim named La Saheru Bin H. Zainuddin and the basis for the judge's consideration was the legal fact that the defendant La Rubama Oka Bin H. Umar defamed the victim La Saheru Bin H. could not prove his accusation.
Penguatan Ekowisata Berbasis Kearifan Lokal untuk Pemberdayaan Ekonomi Desa Bahari III, Kabupaten Buton Selatan Slamet, Agus; Salam, Safrin; Hezradian, Rahma Fathan; Hezraria, Rahmi Fathan; Iskandar Salju; Al Faruq, Muhammad Rajih
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 2 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.609

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat potensi ekowisata berbasis kearifan lokal sebagai strategi pemberdayaan ekonomi di Desa Bahari III, Kabupaten Buton Selatan. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif, meliputi pemetaan potensi desa, pelatihan masyarakat, pendampingan kelembagaan, dan edukasi lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memiliki sumber daya budaya dan alam yang kaya untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis nilai lokal. Pencapaian utama meliputi pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan wisata, serta integrasi narasi budaya dalam paket wisata. Selain itu, program ini juga meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pelestarian lingkungan sebagai bagian dari pengelolaan ekowisata berkelanjutan. Hasil ini membuktikan bahwa pengembangan ekowisata yang melibatkan masyarakat secara aktif mampu meningkatkan nilai ekonomi, memperkuat identitas lokal, dan menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
Penguatan Ekowisata Berbasis Kearifan Lokal untuk Pemberdayaan Ekonomi Desa Bahari III, Kabupaten Buton Selatan Slamet, Agus; Salam, Safrin; Hezradian, Rahma Fathan; Hezraria, Rahmi Fathan; Iskandar Salju; Al Faruq, Muhammad Rajih
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 2 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.609

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat potensi ekowisata berbasis kearifan lokal sebagai strategi pemberdayaan ekonomi di Desa Bahari III, Kabupaten Buton Selatan. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif, meliputi pemetaan potensi desa, pelatihan masyarakat, pendampingan kelembagaan, dan edukasi lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memiliki sumber daya budaya dan alam yang kaya untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis nilai lokal. Pencapaian utama meliputi pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan wisata, serta integrasi narasi budaya dalam paket wisata. Selain itu, program ini juga meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pelestarian lingkungan sebagai bagian dari pengelolaan ekowisata berkelanjutan. Hasil ini membuktikan bahwa pengembangan ekowisata yang melibatkan masyarakat secara aktif mampu meningkatkan nilai ekonomi, memperkuat identitas lokal, dan menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
Penyuluhan hukum membangun kesadaran hukum lingkungan berbasis kearifan lokal pada wilayah pesisir di desa Bahari Tiga kabupaten Buton Selatan Salam, Safrin; Slamet, Agus; Hezradian, Rahma Fathan; Hezraria, Rahmi Fathan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.26072

Abstract

AbstrakWilayah pesisir desa bahari tiga memiliki kekayaan yang sangat istimewa, yakni wisata alam, wisata budaya dan wisata kuliner. Namun masih ditemukan permasalahan hukum lingkungan terkait dengan kesadaran hukum masyarakat terhadap perlindungan lingkungan pesisir desa bahari tiga. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman hukum terhadap masyarakat desa bahari tiga tentang prinsip-prinsip hukum pengelolaan lingkungan, tindakan kongkrit yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan laut serta penggunaan sanksi hukum. Metode yang dipergunakan dalam kegiatan ini adalah: penyuluhan hukum dan tanya jawab. Dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perlindungan lingkungan pesisir desa bahari tiga di kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan merupakan suatu hal yang harus ditingkatkan. Penyuluhan hukum dilaksanakan secara langsung dan dihadiri langsung oleh kepala desa bahari tiga, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta ibu—ibu dari desa bahari tiga yang berjumlah sekitar 30 orang. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukan bahwa Adanya penyuluhan hukum ini memberikan pengetahuan pemahaman dan langkah hukum masyarakat desa bahari tiga dalam mencegah terjadinya pencemaran lingkungan laut di wilayah pesisir desa bahari tiga. Kata Kunci : kesadaran hukum; kearifan lokal; lingkungan; perlindungan hukum AbstractThe coastal area of the third maritime village has very special wealth, namely natural tourism, cultural tourism and culinary tourism. However, there are still environmental law problems related to public legal awareness of the protection of the coastal environment of the village of Bahari Tiga. This activity aims to provide a legal understanding of the community of three marine villages about the legal principles of environmental management, concrete actions that can be taken to prevent damage to the marine environment and the use of legal sanctions. The methods used in this activity are: legal counseling and question and answer. In increasing public awareness of the protection of the coastal environment of the three maritime villages in Sampolawa sub-district, South Buton district, is something that must be improved. Legal counseling was carried out directly and attended by the head of the village of Bahari Tiga, community leaders, traditional leaders, and mothers from the village of Bahari Tiga, totaling around 30 people. The results of community service show that the existence of this legal counseling provides knowledge, understanding and legal steps for the people of Bahari Tiga village in preventing marine environmental pollution in the coastal areas of Bahari Tiga village.  Keywords: legal awareness; local wisdom; environment; legal protection