Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

THE EFFECTIVENESS OF THE RELOCATION PROGRAM FOR STREET VENDORS TO PURBALINGGA FOOD CENTER (PFC) AS AN EFFORT TO DEVELOP UMKM IN PURBALINGGA DISTRICT Piani, Iin; Kusumaningtias, Eka; Ridwanca, Ardian
Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 4 (2024): Dinamika Governance - JANUARI
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v13i4.4304

Abstract

The government has taken various initiatives to increase the value of culinary businesses, especially Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs), by localizing street vendors to culinary tourism centers. In Purbalingga Regency, the relocation of street vendors to the Purbalingga Food Center (PFC) was carried out by the government, but received various views from stakeholders because it did not fully meet the needs of the street vendors. This research aims to determine the effectiveness of the relocation program for street vendors to the Purbalingga Food Center (PFC) as an effort to develop MSMEs in Purbalingga Regency. Through a qualitative approach using interviews and observations, the research results show that even though the Purbalingga Food Center (PFC) is considered a culinary tourism destination, its success is still questioned by the public because it is not optimal in presenting culinary diversity, lack of local consumption, and inadequate supporting infrastructure. There is a need for harmony between the type of street vendor trade and existing facilities, as well as infrastructure improvements to ensure the effectiveness of the relocation policy. The government needs to focus efforts on increasing productivity enforcing strict regulations to support local economic goals. Therefore, the successful relocation of street vendors to the Purbalingga Food Center (PFC) as a symbol of the local economy requires better coordination between the government and business actors.
MANAJEMEN KOLABORATIF PROTOKOLER PADA PAWAI BUDAYA KABUPATEN PURBALINGGA Ridwanca, Ardian; Kusuma, Dede Puja; Nurhamzah, Fachrizal; Kusumaningtias, Eka; Qotrunada, Arifah Sitta; Hambali, Firman
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/9ee0hw07

Abstract

Manajemen kolaboratif adalah suatu pembahasan yang mencakup tujuan bersama antar lembaga yang berada di dalamnya. Pembagian kewenangan dalam manajemen kolaboratif harus dilakakukan dengan jelas dan terperinci. Hal ini agar mempermudah upaya bersama dari instansi dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi suatu program kerja. Penelitian ini akan membahas terkait manajemen kolaboratif yang dilaksanakan pada bidang protokoler dalam pawai budaya di Kabupaten Purbalingga. Peran protokoler sangat penting dalam memastikan jalannya suatu acara berjalan dengan tertib. Protokoler memfasilitasi berbagai pihak yang berada dalam suatu acar, mulai dari tamuĀ  undangan hingga pejabat penting. Dalam praktiknya, tugas protokoler bukanlah tanpa hambatan. Berbagai kinerja dihadapkan pada beberapa kendala. Penelitian ini akan membahas tentang kendala yang dihadapi oleh protokoler dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode ini berfokus pada penggambaran dan analisis proses kolaborasi dalam manajemen protokoler selama pelaksanaan pawai budaya di Kabupaten Purbalingga. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di lokasi kegiatan, yaitu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Berdasarkan pada hasil penelitian yang telah dilakukan, terdapat beberapa temuan penting diantaranya adalah efektivitas antar pihak, peran protokoler dalam kelancaran suatu acara dan peran protokoler sebagai penopang stabilitas acara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tantang apa saja yang dihadapi protokoler dalam praktik kerja yang dilakukan.
SOSIALISASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DALAM MENURUNKAN ANGKA KEMISKINAN DAN STUNTING Devit Bagus Indranika; Suryoto; Anggara Setya Saputra; Iin Piani; Eka Kusumaningtias; Lita Ningrum Afriani
PARADIGMA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): PARADIGMA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Department of Public Administration, University Wijaykusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Poverty reduction programs are part of the overall target of development programs. Various priority issues mandated include poverty alleviation and stunting reduction. It is the duty of stakeholders in villages and regions to carry out innovations with the aim of the success of the national program. The purpose of writing this service article is to provide a reference to stakeholders to produce a community empowerment program to reduce poverty and stunting rates in Banyumas Regency. The method was carried out using focus group discussion techniques. The results show that community empowerment in the context of poverty alleviation and handling stunting in Banyumas Regency is important. The importance of implementing poverty alleviation in villages is very large. Village Funds are used for basic infrastructure development and village community empowerment, which is an important step in reducing poverty in rural areas. Poverty alleviation strategies through community empowerment programs are also considered important, because they can increase the income and quality of life of village communities. In addition, efforts to eradicate village poverty are considered a priority to create a just and prosperous society. Studies also show that the effectiveness of Village Funds contributes to poverty alleviation and improving development performance in rural areas. Therefore, implementing poverty alleviation in villages has a significant impact in improving the welfare of rural communities. Regularly evaluating poverty alleviation programs is important to ensure their effectiveness and efficiency.
SOSIALISASI PENINGKATAN KETERAMPILAN ADMINISTRASI PERKANTORAN BAGI SISWA SMK MUHAMMADIYAH 3 PURBALINGGA UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING DI DUNIA KERJA DAN PERGURUAN TINGGI Kusumaningtias, Eka; Puspitaningtias, Rofi; Qotrunada, Arifah Sitta
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 6 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v2i6.1390

Abstract

Perkembangan di dunia kerja menuntut para siswa lulusan sekolah menengah untuk dapat memiliki kemampuan yang mumpuni dalam berbagai bidang. Siswa harus memiliki skill yang dikuasai, yang dapat menjadikan mereka sebagai individu yang unggul dan kompeten. Pengabdian ini dilakukan guna menunjang soft skill para siswa dalam bidang administrasi perkantoran. Para siswa ini mendapatkan pelatihan berupa kegiatan sosialisasi dan penguatan keterampilan soft skill. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan sosialisasiĀ  peningkatan keterampilan administrasi perkantoran bagi para siswa. kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada siswa mengenai pentingnya keterampilan administrasi perkantoran dalam meningkatkan daya saing mereka, baik di dunia kerja maupun dalam melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Kegiatan ini diharapkan berdampak kepada siswa yang akan mendapatkan pelatihan praktis yang mencakup berbagai aspek administrasi perkantoran, seperti penggunaan perangkat lunak perkantoran, teknik komunikasi yang efektif, serta manajemen dokumen dan waktu. Pengabdian ini menjadikan siswa tidak hanya siap menghadapi tantangan di dunia kerja, tetapi juga mampu bersaing di tingkat pendidikan yang lebih tinggi.
KEBIJAKAN PUBLIK DALAM PENANGGULANGAN BENCANA: KAJIAN TENTANG HUBUNGAN DAN PELAKSANAANNYA Kusumaningtias, Eka; Qotrunada, Arifah Sitta; A, Luthfi Shaalihah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.41620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kebijakan publik dalam penanggulangan bencana di Indonesia dan mengevaluasi efektivitas pelaksanaannya. Bencana alam, yang kerap melanda Indonesia karena posisi geologisnya, memberikan dampak sosial, ekonomi, dan fisik yang besar bagi masyarakat. Kebijakan penanggulangan bencana melibatkan mitigasi, kesiapsiagaan, respons darurat, dan rehabilitasi. Namun, dalam praktiknya, kebijakan tersebut sering menghadapi berbagai kendala, seperti ketidakefisienan antara pemerintah pusat dan daerah, terbatasnya sumber daya, serta rendahnya kesadaran masyarakat mengenai isu kebencanaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara dan observasi terhadap pejabat pemerintah, lembaga non-pemerintah, dan masyarakat yang terdampak bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat upaya untuk memperbaiki koordinasi antar lembaga, perbedaan prosedur antar instansi dan birokrasi yang rumit tetap menjadi hambatan utama. Keterbatasan pendanaan juga memengaruhi efektivitas kebijakan, terutama dalam tahap mitigasi dan pemulihan setelah bencana. Selain itu, kesadaran masyarakat tentang mitigasi bencana masih rendah meskipun ada upaya sosialisasi dari pemerintah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk meningkatkan efektivitas kebijakan penanggulangan bencana, diperlukan perbaikan dalam koordinasi antar lembaga, alokasi anggaran yang lebih memadai, dan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kesiapsiagaan bencana