Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Pengaruh Observasi Lapangan Dalam Membangun Minat Bisnis Keluarga Wahyunnisa Aisy Agustini; Rusnandari Retno Cahyan
Digital Bisnis: Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen dan E-Commerce Vol. 3 No. 3 (2024): September : Digital Bisnis : Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen dan E-Commerce
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/digital.v3i3.2937

Abstract

This research aims to investigate the influence of field observations in building interest in family business through literature study research methods. Family businesses are a central pillar of the economy in many countries, and the interest and involvement of family members plays a crucial role in the continuity and growth of these businesses. Field observations, which include family members' direct experience in various aspects of the family business, are thought to have a significant influence in the formation of family business interests. The literature study research method was used to investigate previous studies relevant to this topic. Although there is no research that specifically examines the influence of field observations in building interest in family business, this literature review will present concepts and theories that can provide an understanding of the potential influence of field observations and their practical implications. The results of the literature review show that field observations have the potential to increase the understanding, skills and involvement of family members in the family business. Through direct experience in various aspects of the business, family members can gain a deeper understanding of the dynamics of the family business and increase their intrinsic motivation to be involved in the business.
IMPLEMENTASI PERMAINAN EDUKASI UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI PADA SANTRI TPQ DESA TANGKISAN TAWANGSARI Wahyunnisa Aisy Agustini; Desy Rosiana; Riska Nabillaahadyah; Azzahra Anggun Salsabila
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3587

Abstract

Kepercayaan diri merupakan aspek penting dalam perkembangan psikologis anak, terutama bagi santri di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi permainan edukasi dalam meningkatkan kepercayaan diri santri di TPQ Desa Tangkisan, Tawangmangu. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode studi lapangan untuk mengumpulkan data dari santri dan pengajar. Permainan edukasi yang diterapkan meliputi "tepuk konsentrasi" dan "ambil barang" untuk melatih konsentrasi dan kecepatan, serta metode bernyanyi untuk pembelajaran bahasa Arab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan edukasi mampu meningkatkan konsentrasi, kecepatan, dan kepercayaan diri santri. Santri menunjukkan peningkatan dalam partisipasi aktif dan keberanian dalam menjawab pertanyaan. Pemberian reward juga efektif dalam memotivasi santri. Hambatan seperti keterbatasan waktu dan peralatan dapat diatasi dengan penyesuaian yang fleksibel. Kesimpulannya, implementasi permainan edukasi di TPQ Desa Tangkisan berhasil meningkatkan kepercayaan diri santri dan dapat dijadikan model bagi TPQ lain. Pelatihan bagi pengajar tentang metode permainan edukasi direkomendasikan untuk keberhasilan dan keberlanjutan program.
DINAMIKA PENGEMBANGAN KARIR MAHASISWA PKL KEPERAWATAN JIWA: STUDI KUALITATIF MOTIVASI DAN HAMBATAN Wahyunnisa Aisy Agustini
JURNAL TALENTA PSIKOLOGI Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Talenta Psikologi Vol XIV No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/talenta.v14i2.2132

Abstract

Praktik klinik lapangan (PKL) keperawatan jiwa bertujuan mengembangkan kompetensi mahasiswa, tetapi sering terkendala stigma, fasilitas terbatas, dan tekanan mental. Penelitian ini mengeksplorasi motivasi dan hambatan mahasiswa selama PKL untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan minat di bidang keperawatan jiwa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Narasumber dipilih purposive, yaitu tujuh mahasiswa keperawatan jiwa. Data dianalisis melalui pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang fenomena yang diteliti. Penelitian ini menunjukkan bahwa dinamika pengembangan karir mahasiswa PKL keperawatan jiwa yang dipengaruhi oleh motivasi dan hambatan. Motivasi intrinsik mahasiswa, seperti keinginan untuk membantu pasien, dan motivasi ekstrinsik, seperti dukungan dari lingkungan kerja, berperan penting dalam membangun semangat belajar mereka. Dukungan sosial, baik dari pembimbing maupun rekan sejawat, juga memperkuat motivasi mahasiswa. Namun, hambatan seperti tekanan psikologis, kelelahan fisik, jarak lokasi PKL, dan kesulitan beradaptasi dengan pasien menjadi tantangan yang harus dihadapi. Pengalaman PKL memberikan wawasan praktis yang memperkaya keterampilan mahasiswa, sementara dukungan yang intensif dari institusi dan pembimbing sangat diperlukan untuk mengoptimalkan pengembangan karir mereka. Motivasi dan dukungan eksternal yang baik menjadi kunci dalam membentuk perawat jiwa yang kompeten dan berdedikasi. Kata Kunci: Pengembangan Karir, Studi Kualitatif, Motivasi, Hambatan
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN SELF-DIRECTED LEARNING PADA MAHASISWA PENDIDIKAN DI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI X Wahyunnisa Aisy Agustini
JURNAL TALENTA PSIKOLOGI Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Talenta Psikologi Vol. XIII No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/talenta.v13i2.2007

Abstract

Dalam pendidikan yang semakin dinamis, mahasiswa dituntut untuk memiliki kemandirian dalam proses belajarnya, namun model pembelajaran konvensional yang bersifat instruktif seringkali tidak efektif dalam mendorong mahasiswa untuk aktif mencari dan mengelola informasi. Oleh karena itu, pendekatan Self-Directed Learning(SDL) yang memberi kebebasan kepada mahasiswa untuk mengelola proses belajarnya sendiri dianggap lebih efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi SDL di UIN, dengan harapan memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi berbasis keislaman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam dan dokumentasi untuk mengumpulkan data dari tujuh mahasiswa Jurusan Pendidikan di UIN X. Data dianalisis melalui empat tahapan: pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini mengungkapkan bahwa penerapan model pembelajaran Self-Directed Learning (SDL) di kalangan mahasiswa jurusan pendidikanUniversitas Islam Negeri X, yang memungkinkan mereka untuk lebih mandiri dalam mengelola proses belajar mereka. Kata Kunci: Pembelajaran, Self-Directed Learning
Tinjauan Terhadap Faktor-Faktor Peningkatan Resiliensi Pada Remaja Akhir Fardinand Azis Wiratmaja; Kemurnian Zega; King Kalbu Sarjannadil; Muhammad Galuh Hermawan; Muhammad Anharul Huda; Novan Nugroho; Wahyunnisa Aisy Agustini
Concept: Journal of Social Humanities and Education Vol. 2 No. 4 (2023): Desember : Concept: Journal of Social Humanities and Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/concept.v2i4.948

Abstract

Late adolescents experience a critical phase of individual development with various challenges that can affect their mental and emotional well-being. The focus of this research is resilience, namely the ability to overcome, adapt and recover from stress or life pressure. The research aims to understand the factors that increase resilience in late adolescents, with a review of emotional regulation, impulse control, optimism, empathy, casual analysis, self-efficacy and achievement. This research uses a qualitative approach. Data was collected through interviews and observations with 7 late adolescent sources using random sampling. The research results show that the level of resilience of the majority of teenagers is in the good category. Factors such as optimism, self-efficacy, and impulse control play a key role in the formation of positive resilience. The conclusion of this research is that it emphasizes the importance of approaches in developing resilience in late adolescents. Empowerment efforts, particularly in emotional regulation and optimism, can help them face challenges, develop robust personal growth, and better prepare for the transition to adulthood. This research provides in-depth insights for the development of effective interventions to support the positive development of adolescents in their transition phase.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN SELF-DIRECTED LEARNING PADA MAHASISWA PENDIDIKAN DI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI X Wahyunnisa Aisy Agustini
JURNAL TALENTA PSIKOLOGI Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Talenta Psikologi Vol. XIII No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/talenta.v13i2.2007

Abstract

Dalam pendidikan yang semakin dinamis, mahasiswa dituntut untuk memiliki kemandirian dalam proses belajarnya, namun model pembelajaran konvensional yang bersifat instruktif seringkali tidak efektif dalam mendorong mahasiswa untuk aktif mencari dan mengelola informasi. Oleh karena itu, pendekatan Self-Directed Learning(SDL) yang memberi kebebasan kepada mahasiswa untuk mengelola proses belajarnya sendiri dianggap lebih efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi SDL di UIN, dengan harapan memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi berbasis keislaman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam dan dokumentasi untuk mengumpulkan data dari tujuh mahasiswa Jurusan Pendidikan di UIN X. Data dianalisis melalui empat tahapan: pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini mengungkapkan bahwa penerapan model pembelajaran Self-Directed Learning (SDL) di kalangan mahasiswa jurusan pendidikanUniversitas Islam Negeri X, yang memungkinkan mereka untuk lebih mandiri dalam mengelola proses belajar mereka. Kata Kunci: Pembelajaran, Self-Directed Learning
DINAMIKA PENGEMBANGAN KARIR MAHASISWA PKL KEPERAWATAN JIWA: STUDI KUALITATIF MOTIVASI DAN HAMBATAN Wahyunnisa Aisy Agustini
JURNAL TALENTA PSIKOLOGI Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Talenta Psikologi Vol XIV No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/talenta.v14i2.2132

Abstract

Praktik klinik lapangan (PKL) keperawatan jiwa bertujuan mengembangkan kompetensi mahasiswa, tetapi sering terkendala stigma, fasilitas terbatas, dan tekanan mental. Penelitian ini mengeksplorasi motivasi dan hambatan mahasiswa selama PKL untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan minat di bidang keperawatan jiwa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Narasumber dipilih purposive, yaitu tujuh mahasiswa keperawatan jiwa. Data dianalisis melalui pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang fenomena yang diteliti. Penelitian ini menunjukkan bahwa dinamika pengembangan karir mahasiswa PKL keperawatan jiwa yang dipengaruhi oleh motivasi dan hambatan. Motivasi intrinsik mahasiswa, seperti keinginan untuk membantu pasien, dan motivasi ekstrinsik, seperti dukungan dari lingkungan kerja, berperan penting dalam membangun semangat belajar mereka. Dukungan sosial, baik dari pembimbing maupun rekan sejawat, juga memperkuat motivasi mahasiswa. Namun, hambatan seperti tekanan psikologis, kelelahan fisik, jarak lokasi PKL, dan kesulitan beradaptasi dengan pasien menjadi tantangan yang harus dihadapi. Pengalaman PKL memberikan wawasan praktis yang memperkaya keterampilan mahasiswa, sementara dukungan yang intensif dari institusi dan pembimbing sangat diperlukan untuk mengoptimalkan pengembangan karir mereka. Motivasi dan dukungan eksternal yang baik menjadi kunci dalam membentuk perawat jiwa yang kompeten dan berdedikasi. Kata Kunci: Pengembangan Karir, Studi Kualitatif, Motivasi, Hambatan
PEMBINAAN REMAJA TERKAIT PENDIDIKAN KARAKTER DALAM UPAYA STOP PERANG SARUNG DI KABUPATEN KUNINGAN JAWA BARAT Wahyunnisa Aisy Agustini; Sri Ernawati
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i2.17026

Abstract

Perang sarung saat ini sedang menjadi suatu fenomena tersendiri di kalangan remaja di Kabupaten Kuningan. Perang sarung yang mulai mengkhawatirkan, membuat orang tua harus waspada. Hal ini membuat kami melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tujuan untuk memberikan pembinaan karakter kepada remaja pelaku perang sarung melalui pendekatan edukatif dan afektif. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk seminar dan forum dialog yang melibatkan 14 remaja pelaku, orang tua, kepala sekolah, serta pihak Polres Kuningan, KPAID, dan UPTD PPA. Hasil kegiatan menunjukkan terjadinya transformasi sikap peserta, yang ditandai dengan ekspresi penyesalan dan rekonsiliasi dengan orang tua melalui simbolisasi pembasuhan kaki dan pelukan. Kegiatan ini juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi multi-stakeholder dalam membentuk karakter remaja secara holistik. Pembinaan karakter dengan pendekatan afektif dan lintas sektor terbukti efektif sebagai strategi preventif dalam menangani kenakalan remaja, khususnya perang sarung.
PERAN MODIFIKASI PERILAKU DALAM MENGATASI GANGGUAN KECEMASAN PADA REMAJA Wahyunnisa Aisy Agustini
JURNAL TALENTA PSIKOLOGI Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Talenta Psikologi Vol XV No. 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/talenta.v15i1.2146

Abstract

Gangguan kecemasan pada remaja merupakan masalah kesehatan mental global dengan prevalensi yang terus meningkat, memberikan dampak negatif pada kinerja akademik, hubungan sosial, dan kesejahteraan psikologis. Salah satu pendekatan yang efektif untuk mengatasi hal ini adalah modifikasi perilaku, yang bertujuan mengubah pola pikir dan perilaku maladaptif menjadi lebih adaptif melalui teknik seperti pelatihan relaksasi, desensitisasi sistematis, dan penguatan positif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana peran modifikasi perilaku dalam mengatasi gangguan kecemasan pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi literatur (literature review) dengan merujuk pada 6 jurnal yang berkaitan dengan tema penelitian dengan rentang waktu penelitian 2014-2024. Penelitian ini menegaskan bahwa modifikasi perilaku, terutama teknik kognitif-perilaku seperti desensitisasi sistematik, pelatihan relaksasi, dan strategi SMART, terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan pada remaja. Dengan dasar teori behaviorisme, pendekatan ini memberikan hasil signifikan dalam berbagai konteks, termasuk pada individu dengan kebutuhan khusus. Namun, keberhasilannya dipengaruhi oleh faktor seperti dukungan keluarga, lingkungan sosial, dan ketersediaan sumber daya.
Implementasi Permainan Kolaboratif Untuk Mengontrol Sosial Emosional Selama Proses Pembelajaran Di Luar Ruangan Pada Anak Sdn 1 Kartasura Wahyunnisa Aisy Agustini; Anniez Rachmawati Musslifah
Jurnal Nusantara Berbakti Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Nusantara Berbakti
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jnb.v2i1.316

Abstract

This research faced challenges in incorporating web design skills into the curriculum of SMK Istiqomah Muhammadiyah 4 Samarinda with limited resources. Through the prototype method and the Figma platform, PKL projects are used to teach students about website development. The aim is to provide relevant skills to the technology and graphic design industries. The steps include requirements analysis, prototyping, user evaluation, and user interface design for the company profile. The result is expected to be a web application that is informative, interesting, and in accordance with the needs of the vocational school Abstract.This research aims to implement collaborative games as a strategy to control social emotional development in school-aged children at SDN 1 Kartasura. School-aged children have diverse emotional characteristics, and social-emotional development is very important to shape children's personality and independence. Collaborative games were chosen as a method to stimulate children's social abilities through group activities. The initial stage of this research includes understanding the potential and challenges of social emotional development in school-aged children. Furthermore, a collaborative game was designed and implemented on September 9 2023, involving 25 grade 4 students at SDN 1 Kartasura. This activity includes game sessions, observations of social interactions, and evaluation of activity results which show that the implementation of collaborative games has a positive impact on students' social emotional development. However, research also identifies several obstacles, such as some students who still experience difficulties in socializing and controlling emotions. Therefore, further efforts are needed to maximize the potential of collaborative play in improving children's social emotional development. In conclusion, implementing collaborative games can be an effective approach to creating a positive learning environment and improving students' social emotional development at SDN 1 Kartasura. This research contributes to the understanding of social emotional development strategies in school-aged children through collaborative play.