Zahara, Nadhifha Aprillia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISA PENGARUH VARIASI TUMBUKAN PADA LAPISAN ASPAL AC-BC TERHADAP NILAI STABILITAS DAN FLOW Zahara, Nadhifha Aprillia; Kurniawati, Ignalia; Fatikasari, Aulia Dewi
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2022): JURNAL REKAYASA TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v7i2.1805

Abstract

Jalan merupakan sarana dan prasarana yang sangat penting dalam suatu system transportasi untuk menghubungkan suatu tempat ke tempat lain dalam rangka pemenuhan kebutuhan sosial, budaya dan ekonomi. Suatu kondisi jalan yang baik, diperlukan adanya kelancaran kegiatan transportasi supaya mempercepat kelancaran mobilisasi barang dan jasa secara aman dan nyaman. Faktor penyebab terjadinya kerusakan jalan beraspal yaitu jumlah passing pemadatan yang tidak sesuai dengan perencanaan. Dalam pelaksanaan perkerasan jalan dapat terjadi perbedaan tebal perkerasan dikarenakan cara dan jumlah passing yang berbeda yang akan mempengaruhi kualitas jalan. Maka perlu dikaji tentang pengaruh variasi jumlah tumbukan pada lapisan aspal AC-BC. Penelitian ini dilakukan di laboratorium PT.Dua Putri Kedaton yang berlokasi di Pamekasan. Dalam penelitian ini variasi tumbukan campuran aspal yang digunakan  2x68 dan 2x75 dengan menggunakan kadar aspal 5,8%, kemudian hasilnya dibandingkan dengan menggunakan parameter stabilitas dan flow yang mengacu pada Spesifikasi Bina Marga 2018 revisi 2. Pada penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan jumlah tumbukan pada lapisan aspal AC-BC terhadap nilai stabilitas dan flow. Dari hasil pengujian tersebut didapatkan nilai stabilitas terendah pada variasi tumbukan 2x68 sedangkan nilai stabilitas tertinggi pada variasi tumbukan 2x75. Dari hasil pengujian flow menunjukkan semakin bertambahnya tumbukan maka semakin tinggi nilai flow.
Pengaruh Variasi Suhu Pada Campuran Aspal AC-WC Terhadap Karakteristik Marshall Zahara, Nadhifha Aprillia; Sholichin, Ibnu
Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2023): JURNAL REKAYASA TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/rjrs.v8i1.2015

Abstract

Jalan ialah sarana dan prasarana yang begitu penting pada suatu sistem transportasi yang dipergunakan untuk menghubungkan satu tempat ke tempat yang lain untuk pemenuhan kebutuhan sosial, budaya dan ekonomi. Saat ini jalan raya dipergunakan sebagai prasarana transportasi yang menjadi penghubung antara daerah satu dengan daerah yang lain, maka akan diperlukan kualitas lapisan aspal yang memiliki kualitas yang baik..  Kerusakan jalan raya juga akan mengganggu pengguna jalan yang akan melintasi jalan yang rusak, faktor penyebab kerusakan jalan raya antara lain karena temperatur suhu lapisan aspal yang tidak sesuai dikarenakan terjadinya perubahan cuaca,. Misalnya gerimis dan hujan, atau pada saat pengangkutan campuran aspal kemungkinan tidak tertutup dengan terpal yang bisa mengalami penurunan suhu. Maka perlu dikaji tentang pengaruh variasi suhu pada campuran aspal AC-WC terhadap karakteristik Marshall. Pada penelitian ini yang ditinjau adalah pengaruh variasi suhu campuran aspal AC-WC terhadap karakteristik Marshall  yang meliputi Voids in Mix (VIM), Void in The Mineral Aggregate (VMA), Voids Filled Asphalt (VFA), stabilitas,  flow, dan Marshall Quotient (MQ) yang mengacu pada Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2. Pada penelitian ini menggunakan beberapa variasi suhu benda uji, yaitu 115°C, 125°C, 135°C, 145°C, 155°C, dan 165°C. Dari hasil penelitian tersebut didapatkan kadar aspal optimum yaitu 7%, dan Nilai stabilitas yang memenuhi syarat yaitu suhu 145°C, 155°C, dan 165°C, nilai Flow, MQ, dan VMA  semua variasi suhu memenuhi syarat bina marga, nilai VIM yang memenuhi syarat yaitu hanya pada suhu 155°C, dan 165°C, nilai VFA yang memenuhi syarat yaitu hanya pada suhu 155°C, dan 165°C. Dengan hasil suhu tertinggi yaitu 165°C.