Darmawanti, Retno Risti
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pola Asuh Orangtua Dalam Membentuk Karakter Anak Usia Dini Darmawanti, Retno Risti
IJIGAEd: Indonesian Journal of Islamic Golden Age Education Vol. 3 No. 2 (2023): IJIGAEd: Indonesian Journal of Islamic Golden Age Education
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/ijigaed.v3i2.6669

Abstract

One of the main factors for the success of education is the parenting style of parents, therefore parents must show more parenting style given to children to form character from an early age, so that after the child grows up, he will grow into a human being with the expected character. Furthermore, the link between parenting styles and forming early childhood character is meant as an effort by parents to lay the foundations of character in children, children who are instilled with character from an early age will have self-regulation based on religious values, cultural values, social rules, outlook on life, and an attitude of life that is meaningful for himself, society, nation and state. This type of research is qualitative and descriptive in nature. This study uses interview data collection techniques, observation and documentation. The results of this study indicate that children have begun to be able to speak politely and behave well to everyone, have a religious attitude, are independent, not selfish, respect others, and are disciplined in everyday life.
Implementasi Permainan Sains Untuk Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini Darmawanti, Retno Risti; Jamilatusoleha, Sulsin; Fasha, Anis Kumala; Fitriyani, Fitriyani; Diana, R. Rachmy
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 20, No 1 (2023)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edukids.v20i1.47013

Abstract

Motorik halus merupakan gerakan yang melibatkan bagian-bagian tubuh tertentu yang dilakukan oleh otot-otot kecil dengan menggunakan jari jemari tangan dan gerakan pergelangan tangan. Perkembangan motorik yaitu perkembangan yang mengendalikan gerak tubuh melalui pusat saraf, urat syaraf dan otot yang berkoordinasi. Anak usia dini merupakan individu yang berbeda, unik, dan memiliki karakteristik tersendiri sesuai dengan tahapan usianya. Masa usia dini (0 sampai 6 tahun) merupakan masa keemasan dimana stimulasi seluruh aspek perkembangan berperan penting untuk tugas perkembangan selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motorik halus anak melalui permainan sains (rambat warna) di PAUD Azkya Lampung Timur. Subjek penelitian ini terdiri dari kepala sekolah, guru kelas, dan anak didik yang berjumlah 13 siswa. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpul data observasi, wawancara dan dokumentasi, untuk memudahkan penganalisaan data. Teknik analisa data menggunakan reduksi data, display data, dan pengambilan keputusan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan dan dipahami bahwa meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui permainan sains di PAUD Azkya Lampung Timur telah dilakukan dengan baik. Hal ini terbukti bahwa anak dapat mengenal warna, anak dapat membedakan bentuk, ukuran, dan volume air. Serta permainan sains untuk meningkatkan motorik halus anak dalam penelitian ini terbukti anak dapat menuangkan air dan perwarna kedalam gelas, anak dapat menyusun gelas, dan melipat tisu.Kata kunci: motorik halus, anak usia dini, permainan sains (rambat warna) 
Improving Prosocial Behavior Through Project-Based Learning Activities In Children Aged 5-6 Years Hermawati, Alfina; Kurniasih, Apri; Darmawanti, Retno Risti
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 9 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v9i2.1111

Abstract

Prosocial behavior plays a crucial role in early childhood social-emotional development, as it forms the foundation for children’s ability to interact, cooperate, and demonstrate empathy in social contexts. This study aims to improve the prosocial behavior of children aged 5–6 years through the implementation of project-based learning at PAUD Budi Luhur II. The research employed a classroom action research design conducted in two cycles, involving 15 children as participants, with data collected through observation, interviews, and documentation. Data were analyzed using descriptive qualitative and quantitative techniques by comparing prosocial behavior achievement across cycles. The findings indicate a significant improvement in children’s prosocial behavior, particularly in cooperation, sharing, and helping behaviors, with 80% of children reaching the very well-developed category. These results imply that project-based learning is an effective pedagogical approach for fostering prosocial behavior in early childhood education.
IMPLEMENTASI PERMAINAN TRADISIONAL BENTENGAN DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KERJASAMA ANAK USIA DINI Darmawanti, Retno Risti; Oktaviana, Anita
Kumara Cendekia Vol 12, No 4 (2024): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v12i4.75217

Abstract

Kerja sama adalah salah satu bentuk interaksi sosial yang terdapat aktivitas tertentu yang ditunjukkan untuk mencapai tujuan bersama dengan saling membantu dan saling memahami aktivitas masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kerja sama pada anak melalui permainan tradisional bentengan di PAUD Azkya. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini merupakan wali kelas dan anak umur 5-6 tahun di kelas B sejumlah 24 anak yang meliputi 11 anak perempuan dan 13 anak laki-laki. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dihasilkan tersebut selanjutnya peneliti analisis menggunakan reduksi data, display data, dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa dalam kegiatan permainan tradisional anak usia 5-6 tahun di kelas B di PAUD Azkya sudah dilakukan dengan baik sesuai indikator kerja sama anak. Kegiatan permainan tradisional ini dapat dijadikan salah satu alternatif pengembangan kemampuan kerja sama dan sarana pengembangan berbagai aspek perkembangan bagi anak usia dini.