Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KEINGINAN KARYAWAN DALAM BERINOVASI Ashariana, Ashariana; Rukhmana, Trisna; Kuswinardi, Jacobus Wiwin; Mukaddamah, Ivon; Mardikawati, Mardikawati; Pradana, Aria Mulya
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.25417

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi dampak budaya organisasi terhadap keinginan karyawan untuk berinovasi di lingkungan kerja. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini bertujuan untuk mendalami hubungan antara nilai-nilai bersama, norma-norma organisasi, dan fleksibilitas terhadap perubahan dengan tingkat motivasi karyawan untuk terlibat dalam proses inovatif. Partisipan penelitian terdiri dari karyawan berbagai tingkatan di beberapa organisasi yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai bersama yang kuat dalam budaya organisasi menjadi fondasi yang signifikan, menciptakan identitas bersama dan komitmen terhadap tujuan organisasi yang sejalan dengan keinginan karyawan untuk berinovasi. Selain itu, norma-norma positif yang mendorong penghargaan terhadap ide baru dan keterbukaan terhadap gagasan inovatif memberikan dorongan tambahan untuk karyawan berpartisipasi aktif dalam menciptakan solusi kreatif. Fleksibilitas organisasi dalam menghadapi perubahan terbukti menjadi elemen kunci dalam membentuk iklim inovatif, memberikan ruang untuk eksplorasi ide-ide baru dan meningkatkan keinginan karyawan untuk mengatasi tantangan inovasi. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan budaya organisasi yang mendukung inovasi dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing organisasi di era bisnis yang dinamis. Studi ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang kompleksitas interaksi antara budaya organisasi dan keinginan karyawan untuk berinovasi, memberikan pandangan yang mendalam bagi organisasi yang berupaya mencapai keunggulan inovatif.
Analysis of Local Wisdom "Siri" in Leadership Of The Head of Temmappadaue Village, Marusu District, Maros Regency Solong, Aras; Dwiyanti, Tetty; Alwi, Muh; Ashariana, Ashariana
Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 3 No. 10 (2026): Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/enrichment.v3i10.575

Abstract

This study aims to determine the value of local wisdom leadership "siri" as a motivational tool to improve the implementation of tasks and work of employees at the Temmappaduae Village office. Study This use A qualitative approach with data collection techniques through observation of research objects, direct interviews with informants and documentation, namely tracing evidence in the form of written decisions and regulations, books or magazines. The data analysis techniques used are data collection techniques, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that the leadership value of local wisdom "siri" as a basis in providing encouragement to carry out employee encouragement and work by using indicators alempureng (honesty), amaccang (education), assitinajang ( appropriateness ), agettengeng (firmness) and reso (effort) which must be held and upheld firmly by an employee accompanied by a high commitment in carrying out the tasks and work that are his responsibility. The results of the study found that the leadership value of local wisdom "Siri" if implemented well will produce good and responsible performance. Furthermore, things that are considered to affect the implementation of employee tasks and work that are not optimal can be eliminated if leadership value factors such as warani (brave), masagena (ability) and makaritutu (vigilance) in supporting efforts to improve performance must be held firmly and become a driver for employees in carrying out tasks and work to support maximum employee performance.Leadership
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN Ashariana, Ashariana; Ibrahim, Ibrahim; Muliati, Muliati; M, Ristifani Arista
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.9344

Abstract

The quality of public services in population administration is a primary measure of local government performance. However, in Tinambung District, Polewali Mandar Regency, a gap remains between public expectations and the reality of available services. This study aims to analyze the effectiveness of population administration services using a descriptive qualitative approach. Data collection was conducted through participant observation, in-depth interviews with officials and the public, and documentation studies. Data were then analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques. The research findings indicate that the dimensions of reliability, responsiveness, assurance, and empathy of officers have performed well, characterized by data accuracy, speed of response, and a humanistic approach to serving citizens. However, the tangibles dimension remains a crucial weakness due to damaged electronic ID card recording devices and the lack of adequate waiting room facilities. The main conclusion of this study confirms that although the work culture of civil servants is oriented towards public satisfaction, overall service effectiveness is still hampered by a technical infrastructure deficit, necessitating the revitalization of these facilities and infrastructure as a priority for future improvement. ABSTRAK Kualitas pelayanan publik dalam administrasi kependudukan menjadi tolak ukur utama kinerja pemerintah daerah, namun di Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, masih ditemukan kesenjangan antara harapan masyarakat dengan realitas layanan yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelayanan administrasi kependudukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan aparatur dan masyarakat, serta studi dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dimensi keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (empathy) petugas telah berjalan dengan baik, ditandai oleh akurasi data, kecepatan respons, serta pendekatan humanis dalam melayani warga. Namun, dimensi bukti fisik (tangibles) masih menjadi kelemahan krusial akibat rusaknya alat perekaman KTP elektronik dan minimnya fasilitas ruang tunggu yang layak. Simpulan utama penelitian ini menegaskan bahwa meskipun budaya kerja aparatur sudah berorientasi pada kepuasan publik, efektivitas layanan secara keseluruhan masih terhambat oleh defisit infrastruktur teknis, sehingga diperlukan revitalisasi sarana prasarana sebagai prioritas perbaikan di masa depan.