Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

IDENTIFIKASI KOMODITAS UNGGULAN PERTANIAN DI KABUPATEN POHUWATO Adji, Bayu Eka Pratama; Saleh, Sri Endang; Payu, Boby Rantow; Mulyati, Yenni
Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan Vol 3, No 2 (2025): VOLUME 3 NOMOR 2 ,SEPTEMBER, 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jsep.v3i2.35259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui komoditas unggul pertanian yang ada di Kabupaten Pohuwato. 2) Mengetahui persebaran komoditas unggul pertanian di Kabupaten Pohuwato. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan Analisis Location Quetient (LQ), Analisis Koefisien Spesialisasi dan Analisis Koefisien Lokalisasi. Data yang digunakan merupakan data sekunder, yaitu data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Untuk mengidentifikasi komoditas unggul pertanian di Kabupaten Pohuwato tahun 2017-2021. Hasil dari penelitian ini menunjukan 1) Komoditas unggulan sektor pertanian di Kabupaten Pohuwato yaitu subsektor tanaman pangan terdiri dari jagung dan padi, subsektor holtikultural terdiri dari pangan cabai, cabai rawit, bawang merah, terong, kacang panjang, kangkung, dan ketimun, subsektor perkebunan terdiri dari kelapa dan kakao, subsektor perikanan cakalang dan tongkol. 2) Komoditas unggulan hampir tersebar di semua Kecamatan yang ada di Kabupaten Pohuwato. Berdasarkan Analisis Koefisien Spesialisasi memiliki nilai rata-rata sebesar 0,1112 artinya tidak ada spasialisasi terhadap kegiatan pertanian pada komoditi di Kecamatn tertentu. Sedangkan hasil dari Analisis Koefisien Lokalisasi memliki nilai rata-rata -0,1 artinya keberadaannya komoditas unggulan tersebut menyebar di beberapa Kecamatan di KabupatenPohuwato.Kata Kunci: Sektor Pertanian, subsektor tanaman pangan, perkebunan, holtikultural, perikanan.
Analisis Data Panel Pengaruh Kapasitas Fiskal Daerah Terhadap Fluktuasi Kemiskinan di Provinsi Gorontalo Sarasni; Herwin Mopangga; Yenni Mulyati
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i3.2039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kapasitas fiskal daerah yang terdiri dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH), dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap fluktuasi tingkat kemiskinan di 6 kabupaten/kota Provinsi Gorontalo. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan mengolah 66 observasi data sekunder berjenis panel selama periode 2015–2025 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Berdasarkan tahapan pemilihan model, Fixed Effect Model (FEM) ditetapkan sebagai spesifikasi analisis terbaik. Hasil estimasi regresi secara parsial menunjukkan bahwa PAD memberikan pengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan dengan koefisien -2.309126 dan probabilitas 0.0113. Sebaliknya, instrumen dana transfer pusat belum menunjukkan signifikansi statistik: DAU berpengaruh negatif (koefisien -0.982788; prob. 0.8227), sementara DAK (koefisien 0.270609; prob. 0.1944) dan DBH (koefisien 1.400562; prob. 0.0815) menunjukkan arah hubungan positif, tetapi tidak signifikan secara statistik. Secara simultan, keempat variabel tersebut terbukti berpengaruh terhadap fluktuasi kemiskinan (probabilitas F-statistic 0.000000) dengan koefisien determinasi (R-squared) sebesar 93,10%. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa kemandirian fiskal lokal memiliki peran penting dalam menurunkan tingkat kemiskinan, sehingga pemerintah daerah perlu mengoptimalkan penerimaan daerah dan meningkatkan kualitas belanja publik yang berorientasi pada pengentasan kemiskinan.  
Strategic Framework for Enhancing Food Security and Economic Growth in Tomini Bay’s Agricultural Sector Yenni Mulyati; Rachman Agus Bahar; Funco Tanipu, Echan Adam
Economics and Digital Business Review Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Food security ensures consistent access to nutritious food for all people. This study examines the agricultural potential of Tomini Bay, encompassing North Sulawesi, Gorontalo, and Central Sulawesi, with the goal of strengthening regional food security and promoting economic growth. Despite its natural wealth and strategic location, Tomini Bay faces challenges such as limited technological access, inadequate infrastructure, and weak market connectivity. This research applies descriptive quantitative and qualitative approaches, gathering data from key stakeholders, including farmers and officials, from July to December 2023. SWOT, IFAS, EFAS, and QSPM analyses were used to identify the region's strengths, weaknesses, opportunities, and threats. The findings highlight Tomini Bay’s significant assets, such as abundant resources, diverse ecosystems, and governmental support, though infrastructure and technology limitations hinder development. Recommended strategies focus on improving infrastructure, enhancing human resource skills, and leveraging Special Economic Zones and ASEAN market opportunities. These results underscore the importance of collaboration among government, private sectors, and local communities to achieve sustainable agricultural development. This study contributes to Indonesia’s food security framework by offering a region-specific model for integrating agricultural potential with sustainable development goals. Further research should examine climate impacts and explore technology adoption among small-scale farmers.