Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Exploring English Learners’ Experiences of Using Mobile Language Learning Applications Nehe, Berita Mambarasi; Eka Nurul Mualimah; Weny Widyawati Bastaman; Ira Arini; Sri Purwantiningsih
JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 25 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jtp.v25i1.34883

Abstract

Mobile language learning applications provide the potential to transform the way language is learned and it has been used for various purposes including language learning improvement. This investigation will contribute to which applications can support and be appropriate for students in learning English and explore more students’ experiences in using them. This research aimed to explore English learners’ experience of using Mobile Language Learning Applications in an informal learning context. This research employed a descriptive qualitative design with 25 college students. They share their experiences of using Mobile Language Learning Applications to learn English outside the classroom. The instrument used was an interview. The finding of this research showed all the participants confirm that they use mobile language learning to support their learning in English outside the classroom well which involves easy access to the materials, flexible place and time, and sophisticated features of the applications make students explore more and more learning English on the applications and they feel enjoy and fun regulate their learning pattern whenever and where ever, they find progress in learning English after they explore the apps, and students feel free to self-learning with their mobile device. It can be concluded that using Mobile Language Learning Applications outside the classroom allows learners to practice all the areas of English and these applications really supported learners’ experience to learn English based on their needs and self-learning.
INTEGRASI KEARIFAN LOKAL BANTEN DALAM MATERI DIGITAL UNTUK MENYIAPKAN CALON GURU BIPA: STUDI KUALITATIF Berita Mambarasi Nehe; Iman Sampurna; Yadi Heryadi; Weny Widyawati Bastaman; Nunung Nurhayati; Sarah Rahmawati
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 15 No. 2 (2026): Lingua Rima
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/qvb2pn76

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pemanfaatan materi digital berbasis kearifan lokal Banten dalam menyiapkan calon guru Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan melibatkan mahasiswa semester lima Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia di sebuah universitas swasta yang telah menempuh mata kuliah pengantar BIPA pada semester sebelumnya. Data dikumpulkan melalui wawancara terbuka untuk menggali refleksi mahasiswa terkait pedagogi BIPA, integrasi budaya, dan kesiapan mengajar. Data dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi digital yang diperkaya dengan konten budaya lokal membantu mahasiswa mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang BIPA sebagai praktik pembelajaran bahasa yang berorientasi pada bahasa dan budaya. Mahasiswa memandang kearifan lokal Banten sebagai konten pembelajaran yang bermakna karena mendukung penjelasan budaya dan pembelajaran yang kontekstual. Penggunaan media digital, seperti video budaya dan modul digital, juga meningkatkan kepercayaan diri dan kesiapan mahasiswa dalam merancang pembelajaran BIPA bagi pembelajar asing. Selain itu, mahasiswa menunjukkan kesadaran antarbudaya yang mulai berkembang melalui refleksi terhadap potensi tantangan dalam mengajarkan budaya lokal kepada pembelajar dengan latar belakang budaya yang berbeda. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi kearifan lokal ke dalam materi digital BIPA dapat secara efektif mendukung kesiapan pedagogis calon guru BIPA.
Kehidupan Sosial-Budaya Masyarakat Cina Benteng Di Tenjo (1965-1998) Ernawati Ernawati; Usmaedi Usmaedi; Weny Widyawati Bastaman; Frylla Mandala Putra
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 3, No 3 (2026): Juli 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v3i3.1503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kehidupan sosial-budaya masyarakat Cina Benteng di Tenjo, Kabupaten Bogor, pada tahun 1965–1998, dengan fokus pada latar belakang keberadaan masyarakat Cina Benteng serta dinamika kehidupan sosial-budaya pada masa Orde Baru. Penelitian menggunakan metode sejarah yang meliputi tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi untuk merekonstruksi peristiwa sejarah secara sistematis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, serta penelusuran berbagai sumber tertulis berupa arsip, buku, jurnal, dan dokumen lain yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Cina Benteng di Tenjo merupakan bagian dari komunitas Tionghoa peranakan yang telah lama menetap dan membangun kehidupan berdampingan dengan masyarakat setempat melalui proses adaptasi dan akulturasi budaya. Pada masa Orde Baru, kebijakan pemerintah memberikan pengaruh terhadap kehidupan sosial-budaya masyarakat, terutama dalam pelaksanaan tradisi, praktik keagamaan, penggunaan bahasa, dan ekspresi budaya Tionghoa. Meskipun menghadapi berbagai pembatasan, masyarakat Cina Benteng di Tenjo tetap mampu mempertahankan identitas budayanya melalui strategi adaptasi yang tidak menghilangkan nilai-nilai budaya yang diwariskan. Kehidupan sosial yang harmonis, hubungan antaretnis yang baik, serta tetap berlangsungnya tradisi dan aktivitas keagamaan menunjukkan bahwa masyarakat Cina Benteng di Tenjo berhasil menjaga keberlangsungan identitas budaya di tengah perubahan sosial dan kebijakan pemerintah selama periode 1965–1998.