Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERAN ZONA SELAMAT SEKOLAH (ZoSS) DALAM MENJAGA KESELAMATAN MASYARAKAT SEKOLAH KHUSUSNYA SISWA/I SDN 132 KOTA PEKANBARU Amin, Makomul; Sari, Nila Puspita; Putri, Rahma Dita Ayu; Lidya, Putri; Rosiani, Ranggi
Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): Mei: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jpkm.v5i1.21899

Abstract

Kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 132 yang berada di pinggir jalan raya, serta Zona Selamat Sekolah (ZoSS) yang keberadaannya tidak ada petunjuk khusus, merupakan suatu kondisi yang sangat membahayakan keselamatan siswa/i yang berada di lingkungan sekolah tersebut ketika menyeberang jalan. Kebaruan dalam kegiatan pengabdian ini adalah peran zona selamat sekolah dalam menjaga keselamatan masyarakat sekolah khususnya siswa/i. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan Safety Education terhadap pentingnya penerapan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) kepada siswa/i Sekolah Dasar Negeri (SDN) 132 Kota Pekanbaru dalam rangka peningkatan pengetahuan, perlindungan keamanan, keselamatan serta peningkatan kesadaran siswa/i menyeberang jalan dengan aman dan selamat. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini dalam bentuk penyuluhan, peserta disajikan materi Zona Selamat Sekolah (ZoSS) menggunakan media infokus didepan kelas yang melibatkan mahasiswa, siswa dan guru kelas. Hasil pengabdian memperlihatkan, pengetahuan serta kesadaran siswa/i bertambah terhadap pentingnya penerapan Zona Selamat Sekolah (ZoSS). Siswa/i memahami dan mengetahui bagaimana cara menyeberang jalan yang benar dan bagaimana memanfaatkan Zona Selamat Sekolah (ZoSS), terlihat berdasarkan pemahaman selama proses diskusi berlangsung pada saat kegiatan penyuluhan dilakukan. Kesimpulan dari bahwa pemahaman siswa/i terhadap penerapan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) sudah cukup baik.Kata kunci: ZoSS SDN 132 Pekanbaru; Keselamatan masyarakat sekolah; Kondisi Sekolah; Keberadaan ZoSS 
RISK CONTROL NAIK TURUN TANGGA DENGAN PENERAPAN THREE POINT CONTACT DI SMP JUARA KOTA PEKANBARU Amin, Makomul; Sari, Nila Puspita; Suri, Anggun; Resi, Olivia Santa
Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 5, No 2 (2024): November: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jpkm.v5i2.27544

Abstract

Keamanan adalah elemen vital dalam lingkungan pendidikan, khususnya di sekolah yang memiliki beragam fasilitas dan infrastruktur yang harus dipelihara dengan baik. Salah satu fasilitas krusial yang sering digunakan adalah tangga penghubung antar lantai. Meskipun tampak sederhana, tangga ini memiliki risiko kecelakaan yang cukup tinggi jika tidak digunakan dengan benar dan tanpa prosedur keselamatan yang memadai. Dengan meningkatnya jumlah siswa dan aktivitas di sekolah, frekuensi penggunaan tangga penghubung semakin tinggi. Data dari berbagai laporan keselamatan sekolah menunjukkan bahwa insiden kecelakaan di tangga sering terjadi dan dapat mengakibatkan cedera serius. Oleh karena itu, penerapan prosedur keselamatan yang efektif sangatlah penting untuk mengurangi risiko tersebut. Tujuan pengabdian masyarakat ini, diharapkan dapat tercipta budaya keselamatan (Safety Culture) yang kuat di lingkungan sekolah. Siswa dan staf tidak hanya akan lebih sadar tentang pentingnya keselamatan saat menggunakan tangga, tetapi juga akan memiliki keterampilan praktis untuk menjaga diri mereka dari potensi risiko kecelakaan. Metode pelaksanaan dengan menerapkan prinsip "Three Point Contact" atau kontak tiga titik. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian bahwa penerapan three point contact terbukti efektif dalam meningkatkan keselamatan penggunaan tangga. Prinsip ini mengharuskan pengguna tangga untuk selalu menjaga tiga titik kontak dengan tangga, yaitu dua tangan dan satu kaki atau dua kaki dan satu tangan. Metode ini memastikan keseimbangan dan stabilitas yang lebih baik, sehingga mengurangi risiko terjatuh. Kesimpulan pengabdian masyarakat ini memberikan peningkatan kesadaran siswa dan guru SMP Juara Kota Pekanbaru tentang pentingnya keselamatan saat menggunakan tangga.Kata kunci: Tangga; Budaya keselamatan; Tiga point kontak.
Ergonomic Approach In Visual Graphic Design On Students SMK N 05 Pekanbaru: Pendekatan Ergonomi Dalam Desain Grafis Visual Pada Siswa SMK N 05 Pekanbaru Anggara, Aldino; Amin, Makomul; Malai, Muhammad Fahri; Algazari, Afdhal; Hibrizi, Atthaya; Yolanda, Fitra; Putra, Risky Dwi
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas Vol. 5 No. 3 (2025): JPKK Edisi Desember 2025
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jpkk.Vol5.Iss3.2287

Abstract

The application of ergonomic principles in schools is very important to create a safe and healthy learning environment, especially related to the use of computers in the digital age. This activity aims to improve the understanding of SMK N 05 Pekanbaru students regarding the importance of ergonomics in visual graphic design, as well as to avoid the risk of musculoskeletal problems such as back pain due to improper sitting positions. By using interactive lecture methods and presentation tools, information is conveyed about the correct way to sit, ergonomic work tool arrangements, and the importance of taking regular breaks. The results of this activity show that students are more aware of ergonomic practices, and there is support from the school to implement these principles on an ongoing basis. Abstrak Penerapan prinsip ergonomi di sekolah merupakan hal yang sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan sehat, terutama berkaitan dengan penggunaan komputer di era digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa SMK N 05 Pekanbaru mengenai pentingnya ergonomi dalam desain grafis visual, mencegah risiko gangguan muskuloskeletal seperti nyeri punggung bawah, serta mendorong pihak sekolah untuk mendukung penerapan ergonomi dalam proses belajar. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 28 Mei 2025 pukul 08.00–11.00 WIB di SMK N 05 Pekanbaru dengan jumlah peserta sebanyak 35 siswa. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif dan tanya jawab, dibantu media presentasi Power Point dan spanduk. Materi yang diberikan meliputi cara duduk yang benar, pengaturan alat kerja yang ergonomis, dan pentingnya peregangan atau istirahat secara berkala. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap prinsip ergonomi, kesadaran untuk menjaga postur tubuh saat bekerja, serta adanya dukungan dari pihak sekolah untuk menerapkan prinsip-prinsip ergonomi secara berkelanjutan.
KELUHAN LOW BACK PAIN (SAKIT PINGGANG) PADA PEKERJA INFORMAL PABRIK TAHU : Keluhan Low Back Pain (Sakit Pinggang) Pada Pekerja Informal Pabrik Tahu Tara, Mutiara; Amin, Makomul; Sari, Audia Fatika; Anggraini, Fitria; Syaharani, Regina; Sari, Yuni Fadila
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas Vol. 5 No. 3 (2025): JPKK Edisi Desember 2025
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jpkk.Vol5.Iss3.2292

Abstract

Low back pain (LBP) is a musculoskeletal complaint that is often experienced by workers in the informal industry, including tofu factory workers, due to heavy physical activity, repetitive movements, and non-ergonomic work postures. This community service activity aims to improve workers' understanding of the causes, impacts, and prevention of LBP through K3 counseling using lecture methods and brochures. The results of the activity showed an increase in workers' awareness of the importance of maintaining back health and the need to apply ergonomic principles in the work environment. It is recommended that workers participate in safe work technique training, undergo regular health checks, and utilize adequate rest facilities. With the right education and intervention, the risk of LBP can be minimized to support worker productivity and welfare Abstrak Low back pain (LBP) merupakan keluhan muskuloskeletal yang banyak dialami oleh pekerja di industri informal, termasuk pekerja pabrik tahu, akibat aktivitas fisik yang berat, gerakan repetitif, dan postur kerja yang tidak ergonomis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pekerja mengenai penyebab, dampak, dan pencegahan LBP melalui penyuluhan K3 menggunakan metode ceramah dan media brosur dengan jumlah peserta 3 orang yaitu pekerja pabrik tahu yang dimulai pada pukul 15.00 wib-selesai. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran pekerja terhadap pentingnya menjaga kesehatan punggung serta perlunya penerapan prinsip ergonomi di lingkungan kerja. Disarankan kepada pekerja untuk mengikuti pelatihan teknik kerja yang aman, melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, serta memanfaatkan fasilitas istirahat yang memadai. Dengan edukasi dan intervensi yang tepat, risiko LBP dapat diminimalisir guna mendukung produktivitas dan kesejahteraan pekerja.