Tanlain, Vanessa Patricia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PEMASARAN DALAM UPAYA MEMAJUKAN BISNIS PUSAT PENGEMBANGAN ANAK (PPA) IO756 GEREJA SETIA BAKTI DI KEDIRI Tanlain, Vanessa Patricia; Wijaya, James; Nicholas, Moreno; Sutanto, Eddy Madiono
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 10, No 04 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v10i04.7605

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi saat ini sudah berkembang pesat dan merambah ke bidang pe­­ma­sar­an bagi para pelaku usaha, namun masih banyaknya ketertinggalan informasi dan pe­­­ngetahuan akan ma­suknya pola perilaku bisnis yang kian berkembang dan maju. Pada ke­gi­atan pengabdian masya­ra­kat ini kami mengajak anak-anak Pusat Pengembangan Anak (PPA) Setia Bakti untuk sama-sama be­lajar dan mengenal tentang pemanfaatan teknologi sa­at ini da­lam pemasaran bisnis. Pengabdian ini meng­gunakan pendekatan service learning gu­na mewujudkan kegiatan pengabdian masyarakat ini. Salah satu permasalahan yang diha­da­pi oleh para pelaku bisnis di Pusat Pengembangan Anak Setia Bakti yang berada di Kediri ada­lah masalah pemasaran dan keterampilan menggunakan teknologi. Pa­ra pelaku bisnis di pu­­sat Pengembangan Anak sangat membutuhkan pemahaman mengenai pe­ngem­bangan usa­ha berbasis teknologi, sehingga dapat bersaing dengan usaha-usaha lain guna mening­kat­kan op­ti­malisasi dalam menjalankan pemasaran bisnis dalam sektor bisnis apa pun. Upaya yang di­la­kukan adalah memberikan pengajaran dalam bentuk pelatihan dan pemaparan materi ten­tang dasar pe­masaran bisnis, mengukur kelebihan dan kekurangan bisnis yang dapat dijadi­kan kekuatan, menja­bar­kan alat-alat yang dapat digunakan untuk optimalisasi pemasaran bis­­nis dan pelatihan dengan mem­prak­tekkan langsung proses pembuatan konten untuk pema­sar­an bisnis dengan menggunakan alat-alat yang sudah kami jelaskan pada saat pemaparan ma­teri mengenai pemasaran era digital. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pemasaran di­gi­tal sangat membantu meningkatkan penjualan produk dari Pusat Pengembangan Anak ter­se­but.
KEPASTIAN HUKUM PENCEMARAN NAMA BAIK MEREK OLEH INFLUENCER DALAM UU ITE Tanlain, Vanessa Patricia
Lex Jurnalica Vol 23, No 1 (2026): LEX JURNALICA
Publisher : Lex Jurnalica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/lj.v23i1.10592

Abstract

Kasus Codeblu versus Clairmont Patisserie merupakan salah satu ilustrasi konkret ketidakpastian hukum dalam penerapan Pasal 27A UU ITE terhadap konten influencer yang melakukan ulasan produk atau layanan. Ketidakpastian hukum bersumber dari ambiguitas definisi pencemaran nama baik dalam konteks digital, inkonsistensi interpretasi yudisial, ketidaksesuaian kerangka hukum konvensional dengan karakteristik media sosial, serta ketegangan antara hak konsumen untuk menyampaikan pendapat dengan hak pelaku usaha untuk dilindungi dari informasi yang merusak reputasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa influencer tidak memiliki pegangan yang jelas mengenai batasan hukum dalam membuat konten ulasan, menciptakan zona abu-abu yang luas dan efek menakutkan terhadap kebebasan berekspresi. Mewujudkan kepastian hukum memerlukan reformulasi norma yang membedakan pernyataan fakta dan opini, pengembangan standar pembuktian yang jelas dan terukur, implementasi graduated response framework, penguatan peran platform digital dalam co-regulation, serta pengembangan literasi digital dan kode etik profesional influencer. Upaya komprehensif ini diperlukan untuk menyeimbangkan perlindungan reputasi pelaku usaha dengan kebebasan berekspresi dalam ekosistem ekonomi digital Indonesia.Kata kunci : kepastian hukum, pencemaran nama baik, influencer