Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH MEDIA PROMOSI KESEHATAN BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN CALON PENGANTIN TENTANG PENCEGAHAN PENULARAN HIV/AIDS DI KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN WALANTAKA KOTA SERANG BANTEN TAHUN 2024 Muhida, Vega; Tu’sadiah, Halimah; Musllihah, Liana; Adista, Nuria Fitri
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 1 (2024): Vol. 7 No. 1 Edisi 3 Oktober 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i1.1835

Abstract

Abstract: This study aims to assess the effectiveness of media booklets in enhancing prospective couples' knowledge about HIV/AIDS prevention. HIV/AIDS is a global health issue with 37.9 million people living with the condition, including 1.7 million children under 15 and 36.2 million adults (UNAIDS, 2019). Insufficient knowledge about HIV/AIDS complicates efforts for early detection and control, leading to increased AIDS-related deaths (Ministry of Health of the Republic of Indonesia, 2022; Purnamawati, 2016). Therefore, early detection and diagnosis are crucial for reducing transmission and improving life expectancy. This research employs an experimental method with a pretest-posttest design. The sample consisted of 110 prospective couples who received a media booklet as an intervention. Analysis results indicate that the media booklet significantly improved the prospective couples' knowledge, with a P-value of 0.000. These findings suggest that the media booklet is an effective educational tool, presenting information in a straightforward yet comprehensive manner. This supports previous research highlighting the positive impact of media booklets on health education, reinforcing memory, and clarifying information. The study also aligns with the educational principles in Surah Al-Imran (3:110), emphasizing the importance of conveying goodness and preventing wrongdoing. Based on the study’s results, it is recommended that media booklets be integrated into every counseling and guidance session for prospective couples by the Religious Affairs Office (KUA) and related institutions. Media booklets should be considered a primary strategy in health promotion programs for disease prevention, given their significant impact on improving public health literacy. The outcomes of this study include publication in accredited journals and the application for intellectual property rights (IPR) for the media booklet as a health education tool.Keywords: Booklet, HIV/AIDS Preventio
Peran Fisioterapi terhadap Pencegahan Stunting melalui Stimulasi Motorik di Wilayah Puskesmas Cinangka Depok Anniza, Meiza; Rakhman, Amalia; Muhida, Vega; Sipayung, Ade Putri Malahayati
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.18806

Abstract

Background: Stunting memiliki dampak tidak optimalnya kemampuan kognitif dan motorik anak. Apabila tidak segera ditangani, kondisi ini dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap kehidupannya. Kemampuan kognitif merujuk pada kapasitas untuk berpikir secara kompleks dan melakukan penalaran dalam proses pemecahan masalah. Hal ini diperlukan pendekatan Fisioterapi dalam memberikan promotif dan preventif dalam pencegahan stunting melalui stimulasi motorik. Pemberian stimulasi pada balita berperan penting dalam merangsang perkembangan otak, yang pada akhirnya mendukung optimalisasi kemampuan motorik kasar dan halus, perkembangan bahasa dan bicara, serta aspek sosialisasi dan kemandirian anak. Metode: Metode kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan praktik stimulasi motorik, sesi edukasi kelompok, serta pendampingan individual. Hasil: Adanya peningkatan pengetahuan peserta tentang pentingnya stimulasi motorik serta keterampilan dasar dalam menerapkannya di rumah. Selain itu, tercipta kolaborasi yang lebih baik antara fisioterapis dan tenaga kesehatan setempat dalam mendukung tumbuh kembang anak. Kesimpulan: Peran fisioterapi memiliki kontribusi yang signifikan dalam upaya promotif dan preventif terhadap stunting di tingkat komunitas. Diharapkan program ini dapat menjadi model intervensi berkelanjutan yang terintegrasi dengan pelayanan kesehatan dasar.
Efektivitas edukasi pencegahan stunting dengan media booklet dan CTJ tentang cs selor di Desa Pegadingan 2025 Adista, Nuria Fitri; Apriyanti, Ika; Muhida, Vega; Santia, Vera; Ariesta, Talla Nurbani
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 9, No 2 (2025): Desember
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Kondisi ini disebabkan oleh kekurangan asupan gizi dalam jangka panjang dan berdampak pada pertumbuhan serta perkembangan kognitif anak. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui edukasi gizi yang efektif dengan memanfaatkan media pembelajaran yang menarik dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi pencegahan stunting menggunakan media booklet dan CTJ (Cerita Tanya Jawab) tentang Cegah Stunting dengan Serba Daun Kelor (CS Selor) dalam meningkatkan pengetahuan wanita usia subur (WUS) di Desa Pegadingan, Kabupaten Serang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Pre-Eksperimental (One Group Pretest–Posttest Design). Sampel penelitian terdiri atas 38 WUS yang dibagi menjadi dua kelompok intervensi, yaitu media booklet dan media CTJ. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan yang telah divalidasi dan dianalisis menggunakan uji Mann–Whitney dengan taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok booklet dan CTJ dengan nilai p = 0,003 (p 0,05). Nilai mean rank booklet (24,71) lebih tinggi dibandingkan CTJ (14,29), menunjukkan bahwa media booklet lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan responden. Booklet dinilai menarik secara visual, mudah dipahami, dan dapat dibaca berulang kali sehingga memperkuat daya ingat dan pemahaman. Kesimpulan: Media booklet terbukti lebih efektif dibandingkan CTJ dalam meningkatkan pengetahuan WUS tentang pencegahan stunting di Desa Pegadingan. Media booklet direkomendasikan untuk digunakan secara luas dalam kegiatan promosi kesehatan oleh bidan dan tenaga kesehatan masyarakat.