Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Dampak Tuberkulosis Terhadap Kesejahteraan Remaja Angelia, Ninuk; Dewi, Nur Setiawati; Agushybana, Farid
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 11 No 1 (2023): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jdk.v11i1.186

Abstract

Pendahuluan : Remaja telah diketahui berada pada peningkatan risiko infeksi baru dan tingkat kegagalan pengobatan yang lebih tinggi. Selain dampak pengobatan yang buruk, rendahnya dukungan sosial, dan masalah kesehatan mental juga mendukung temuan tersebut. Tujuan: Menggambarkan dampak pengobatan TBC terhadap kesejahteraan remaja. Metode: Review ini menggunakan pendekatan scoping review. Sumber literatur di peroleh melalui pencarian dengan menggunakan database yang terdiri dari PUBMED, Google Scholar, Science Direct dan Proquest. Kata kunci yang digunakan“Adolescents” OR “Youth” AND “Tuberculosis” AND “Impact” OR “Effect” AND “Wellbeing” OR “Happiness” OR “Life Satisfaction” OR “Quality of Life”. Kriteria inklusi dalam pemilihan artikel yaitu 1) rentang publikasi artikel 10 tahun terakhir; 2) Bahasa inggris; 3) tema artikel terkait dengan dampak TBC terhadap kesejahteraan remaja, 4) tersedia full teks dan spesifik. Hasil: Berdasarkan artikel yang didapatkan, peneliti mengklasifikasikan kesejahteraan dalam empat aspek yaitu aspek fisik, psikologis, sosial, dan ekonomi.  Kesimpulan: Pengobatan TBC berdampak pada seluruh aspek perkembangan remaja. Dibutuhkan pelayanan TBC yang ramah untuk remaja sehingga dapat mempertahankan kesejahteraan remaja selama menjalani pengobatan.
Efektivitas Breastfeeding oxytocin massage chair BOMASIR Septi Tri Rahayu; Alfirsta Auliyamatin Z; Zaenab Zahro Y; Ferry Martinda; Rizky Ridho Sembada; Ninuk Angelia
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 4 (2024): Juli : Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v2i4.2128

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of BOMASIR on respondents' comfort during the breastfeeding process. This type of research is a pre-experimental design with the one shot case study category. Samples were taken using the simple random sampling method, then analyzed using the SPSS software program. This research used a primary data collection method which was carried out on July 3 2024. Data was obtained through surveys and distributing questionnaires. The trial research was conducted at Integrated Service Post Toddler TemuGiring Pos 4 Sumbang, Banyumas, Central Java. Together with Sumbang Village Midwife Eka Wahyuningsih, A. Md. Kep and toddler Integrated Service Post cadres tested BOMASIR's innovation. The number of respondents in this study was 11 mothers participating in Posyandu Toddlers. Respondents were given 5 minutes to try the BOMASIR tool and fill out a questionnaire containing an assessment of the tool design and respondents' satisfaction with the BOMASIR tool on a Likert scale. The results of data analysis show that respondents gave very positive responses to the aesthetic appearance of BOMASIR innovation. Overall, the average percentage reached 98.7%, which is included in the "very positive" category, and the average satisfaction level of respondents reached 84.85% (very satisfied). The results of data normality with a p value of 0.615 show that this massage chair is generally very effective and useful in providing comfort while breastfeeding.
The Effect Simba Puzzle on Student's Self Efficacy Level in Flood Disaster Preparedness Juan Prasetyo Pamula; M Hanif Prasetya Adhi; Meida Laely Ramdani; Ninuk Angelia
HealthCare Nursing Journal Vol. 7 No. 1 (2025): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/healthcare.v7i1.5629

Abstract

Floods are among the most frequent natural disasters in Indonesia, including in Sirau Village, Kemranjen District, Banyumas Regency, Central Java Province. These recurring floods, occurring almost annually, result in significant infrastructure damage, economic losses, and health challenges for the affected communities. Moreover, the lack of preparedness, particularly among children, remains a critical issue. Preliminary interviews with the principal and students at MI Muhammadiyah 01 Sirau revealed that most students exhibit low levels of self-efficacy regarding flood disaster preparedness. This study employed a quantitative pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The population comprised 40 fourth- and fifth-grade students from MI Muhammadiyah 01 Sirau, with total sampling used as the sampling method. Research instruments included the SIMBA (Siaga Menghadapi Banjir) puzzle and a self-efficacy questionnaire. Data were analyzed using the Wilcoxon test. The analysis revealed a significant improvement in students' self-efficacy levels after using the SIMBA puzzle, with a p-value of 0.001 (p 0.005). This finding confirms that the SIMBA puzzle effectively enhances students' confidence and preparedness in dealing with flood disasters. The SIMBA (Siaga Menghadapi Banjir) puzzle is an effective educational tool for improving self-efficacy among school-age children in flood disaster preparedness.
Analisis Faktor Risiko Kejadian Gout Arthritis pada Lansia Angelia, Ninuk; Suciliyana, Yolinda; S, Ayu Kurnia
Journal of Telenursing (JOTING) Vol. 7 No. 4 (2025): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/mkkweq94

Abstract

This study aimed to determine the prevalence of gout arthritis and identify risk factors contributing to its incidence in the Sokaraja Community Health Center I work area. A correlational approach was used to analyze the relationship between gender, nutritional status, diet, and physical activity level with the risk of gout arthritis in the elderly population in the area. The results showed no statistically significant association between the risk factors, with a p-value > 0.05. Based on the analysis, it can be concluded that the incidence of gout is not significantly associated with food type, physical activity, nutritional status, or gender. Although these four factors are often associated as potential risk factors, this study did not statistically demonstrate an effect on the incidence of hyperuricemia in older people in the Sokaraja Community Health Center I work area.   Keywords: Physical Activity, Gout, Gender, Food Type, Nutritional Status
Edukasi TRIAD KRR sebagai Strategi Peningkatan Kapasitas Santri dalam Mencegah Perilaku Berisiko Angelia, Ninuk; Angelia, Nunik; Linggardini, Kris; Bella, Cindy Rozza
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.23093

Abstract

Remaja Indonesia saat ini tengah mengalami perubahan sosial masyarakat modern yang begitu pesat, dimana terjadi perubahan norma, nilai, dan gaya hidup. Keadaan ini beresiko meningkatkan kerentanan remaja terhadap berbagai macam permasalahan, salah satunya adalah TRIAD Kesehatan Reproduksi Remaja (TRIAD KRR). Pemanfaatan layanan kesehatan reproduksi remaja di Indonesia cenderung rendah. Hal ini menjadi salah satu penyebab rendahnya pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi remaja. Pondok pesantren berperan penting dalam pembinaan akhlak remaja, namun masih menghadapi tantangan dalam kesehatan reproduksi santri. Keterbatasan akses informasi yang komprehensif dan sesuai nilai keagamaan menyebabkan rendahnya pengetahuan dan sikap santri terhadap perilaku sehat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas santri Pondok Pesantren Darussalam Dukuhwaluh dalam memahami dan mencegah permasalahan TRIAD. Sasaran kegiatan ini adalah santri remaja usia 15–19 sebanyak 54 santri. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam satu kali pertemuan yang diawali dengan pre-test, dilanjutkan dengan penyampaian materi edukasi TRIAD Kesehatan Reproduksi Remaja (TRIAD KRR), diskusi interaktif, dan post-test. Rerata skor pengetahuan sebelum edukasi sebesar 82,62 meningkat menjadi 95,75 setelah edukasi. Meskipun peningkatan tersebut belum menunjukkan perbedaan yang signifikan, hasil ini mengindikasikan adanya peningkatan pemahaman santri setelah mengikuti kegiatan edukasi partisipatif. Secara keseluruhan, hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode edukasi partisipatif TRIAD KRR dapat diterapkan dengan baik di lingkungan pondok pesantren dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan santri. Namun demikian, diperlukan pengembangan program edukasi yang dilakukan secara berulang dan berkelanjutan, serta penguatan layanan pendampingan atau konseling kesehatan reproduksi yang ramah santri untuk menghasilkan perubahan pengetahuan dan sikap yang lebih optimal.
Intervensi Terapi Kelompok dalam Perawatan Diri Lansia Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Cilongok 1 Suciliyana, Yolinda; Atsna, Zafria; Angelia, Nunik; Angelia, Ninuk
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.23477

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi pada lansia dan sering menyebabkan penurunan kemampuan perawatan diri. Keterbatasan informasi, rendahnya literasi kesehatan, serta minimnya dukungan sosial menjadikan lansia hipertensi membutuhkan pendekatan edukatif yang sesuai dengan karakteristik mereka. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi, dan kemampuan perawatan diri lansia hipertensi melalui intervensi terapi kelompok di wilayah kerja Puskesmas Cilongok 1. Metode pelaksanaan meliputi skrining kesehatan, berbagi pengalaman antarpeserta, penyuluhan kesehatan, diskusi kelompok, serta pendampingan oleh kader kesehatan. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan lansia secara aktif dalam proses pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait manajemen hipertensi, munculnya motivasi untuk merawat diri, serta terbentuknya kelompok kecil yang saling mendukung dalam menjalankan pengobatan dan kontrol tekanan darah. Lansia juga menunjukkan antusiasme tinggi terhadap metode diskusi interaktif yang dianggap lebih mudah dipahami dibandingkan penyuluhan satu arah. Keterlibatan kader kesehatan dinilai memperkuat keberlanjutan praktik perawatan diri setelah kegiatan berlangsung. Pembahasan menggambarkan bahwa terapi kelompok efektif dalam meningkatkan dukungan emosional, memperkuat motivasi, serta memfasilitasi pertukaran pengalaman pada lansia hipertensi. Intervensi ini juga relevan untuk diterapkan pada populasi berpendidikan rendah karena penyampaian informasi dilakukan dengan cara sederhana dan mudah dipahami. Dukungan sosial dari sesama lansia dan kader terbukti berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan perawatan diri. Kesimpulannya, intervensi terapi kelompok terbukti efektif meningkatkan kemampuan perawatan diri lansia hipertensi serta berpotensi diintegrasikan dalam program rutin Posyandu lansia sebagai strategi berkelanjutan dalam pengendalian hipertensi di komunitas.