p-Index From 2021 - 2026
2.832
P-Index
This Author published in this journals
All Journal INKAM EKMAN
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : EKMAN

Kebijakan Jokowi Periode 2 Terkait Pembangunan Atas Infrastruktur Di Kalimantan Utara Terkait Dengan Pembangunan Infrastruktur Dalam Kawasan Industri Hijau Di Kalimantan Utara Yusran; Aspian Nur, Adi
Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kebijakan priode 2 jokowi terkait dengan pembangunan infrastruktur dalam Kawasan Industri Hijau di Kalimantan Utara, Jakarta, senin (11/7/2022) gubernur kaltara Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum mengikuti rapat terbatas percepatan pembangunan kawasan industri KI, provinsi Kalimantan utara di istana merdeka. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Presiden RI Joko Widodo tersebut membahas tentang kemajuan pembangunan kawasan industri yang telah peletakan batu pertama beberapa waktu lalu. Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa sekarang Indonesia akan masuk pada hilirisasi pada industrialisasi bahan-bahan mentah. Ia menegaskan bahwa ke depannya sebagian besar ekspor dari Kaltara akan berbentuk bahan setengah jadi atau produk jadi agar dapat memberi nilai tambah dan edit value yang besar bagi Indonesia. Dan juga yang kita ketahui bahwasannya permasalahan utama di kaltara adalah infrastruktur yang masih belum memadai. Koran kaltara, 31 maret 2022. Wakil ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Mahyudin beliau mengungkapkan bahwasannya hal yang perlu diperhatikan di kalimantan utara adalah aksesbilitas.
PERAN BUMDES DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT : PENGEMBANGAN DESA WISATA DI DESA MANGKUPADI KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR KABUPATEN BULUNGAN Aspian Nur, Adi
Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran Badan Usaha Milik Desa dalam pemberdayakan masyarakatstudi kasus pengembangan Desa Wisata di Desa Mangkupadi. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatifdeskriptif.Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasilpenelitian mengungkapkan bahwa Hasil penelitian mengungkapkan bahwa 1) Peran BUMDes dalampemberdayaan masyarakat Desa Mangkupadi melalui tiga tahapan yaitu tahap penyadaran, tahap transformasikemampuan, dan tahap peningkatan intelektual. 2) pemberdayaan melalui BUMDes Desa Mangkupadiberhasil meningkatkan keterampilan dan kemandirian masyarakat. 3) faktor yang mendukung pemberdayaanmasyarakat melalui BUMDes yaitu tingginya partisipasi masyarakat, semangat staff BUMDes danmasyarakat yang terlibat; kemampuan kerjasama dengan pihak-pihak lain untuk mengembangkan DesaWisata, dan banyaknya potensi yang dimiliki serta belum dimanfaatkan secara maksimal. Adapun faktor yangmenghambat pelaksanaan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan oleh BUMDes yaitu kecemburuansosial di masyarakat; kurangnya modal BUMDes kurangnya toleransi masyarakat terhadap wisatawan; konflikyang berupa perbedaan pendapat antara BUMDes dengan masyarakat.
Kebijakan Jokowi Terkait Pembangunan Infrasktruktur Di Kaltara Pada Periode Ke-II : PLTA Mentarang, Kabupaten Malinau Usat, Makdalena; Aspian Nur, Adi; machmud
Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kunjungan Presiden Jokowi ke Kalimantan Utara bertujuan meninjau kesiapan infrastruktur dalam rangka menarik investasi. Menurutnya, akan ada investasi besar yang masuk ke dalam provinsi termuda ini. BUMN Inalum akan digeser ke sini dengan kapasitas tiga kali lipat dari kapasitas yang ada di Kuala Tanjung, Sumatera Utara. Presiden Jokowi menginginkan investasi di sektor pembangkit listrik tenaga air juga didorong oleh pemerintah. Hal ini mengingat besarnya potensi yang dimiliki Provinsi Kalimantan Utara. Adanya persipan yang dilakukan oleh Gubernur dan Bupati disiapkan sebesar 11.000 hektar. Sementara itu, terkait pembangunan infrastruktur jembatan dari Tarakan ke Tanjung Selor, Presiden Jokowi menjelaskan belum memutuskan waktu pelaksanaannya. Meskipun, usulan tersebut sudah disampaikan oleh Gubernur Irianto Lambrie dalam rapat terbatas dengan Presiden beberapa waktu yang lalu.
Analisis Dampak Pembangunan Infrastruktur terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan di Kabupaten Bulungan al amrie, machmud; Aspian Nur, Adi
Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembangunan infrastruktur terhadap kesejahteraan masyarakat pedesaan. Latar belakang penelitian ini berfokus pada permasalahan kualitas dan pemeliharaan infrastruktur, aksesibilitas dan distribusi, partisipasi masyarakat, serta evaluasi dampak yang masih terbatas. Dengan menggabungkan teori pembangunan seperti teori Rostow dan teori pembangunan berkelanjutan, penelitian ini mengadopsi pendekatan campuran (mixed methods) yang mencakup survei, wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus (FGD), analisis geospasial, dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur memiliki dampak positif signifikan terhadap kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat pedesaan, namun dampak tersebut bervariasi tergantung pada kualitas pelaksanaan proyek, partisipasi masyarakat, dan aksesibilitas. Temuan ini memberikan wawasan yang lebih holistik tentang pentingnya pendekatan partisipatif dan komprehensif dalam merencanakan dan mengevaluasi proyek infrastruktur di daerah pedesaan.
Peranan Ampas Kopi Sebagai Energi Alternatif Aspian Nur, Adi; al amrie, machmud; Yusran
Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan ampas kopi sebagai sumber energi alternatif telah menjadi fokus penelitian dalam beberapa tahun terakhir, mengingat ketersediaannya yang melimpah dan potensi lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi komposisi kimia ampas kopi dan keunggulannya dibandingkan dengan sumber energi alternatif lainnya. Ampas kopi, sebagai produk sampingan dari industri kopi, mengandung senyawa-senyawa seperti karbon, nitrogen, lipid, karbohidrat, dan protein, yang membuatnya cocok untuk berbagai proses konversi energi, termasuk pembakaran, pirolisis, dan gasifikasi. Selain itu, kandungan mineral dan polifenolnya menjadikannya bahan baku yang potensial untuk pupuk organik dan produk industri lainnya. Penggunaan ampas kopi dapat mengurangi jumlah limbah organik yang berakhir di tempat pembuangan akhir, menurunkan emisi gas rumah kaca, dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Keunggulan utama ampas kopi dibandingkan dengan sumber energi alternatif lainnya meliputi ketersediaannya yang melimpah, biaya rendah, nilai kalor yang tinggi, serta fleksibilitas aplikasinya dalam berbagai bentuk energi seperti biogas, biofuel, dan biomassa padat. Selain itu, ampas kopi juga berkontribusi pada pengelolaan limbah yang berkelanjutan dan peningkatan kualitas tanah melalui penggunaan sebagai pupuk organik. Penelitian ini menunjukkan bahwa ampas kopi memiliki potensi besar sebagai sumber energi alternatif yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Untuk mewujudkan potensi ini, diperlukan dukungan dari industri kopi, pemerintah, dan masyarakat melalui pengembangan teknologi konversi yang efisien, kebijakan yang mendukung, serta program edukasi dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan limbah. Dengan pendekatan yang holistik, ampas kopi dapat menjadi solusi energi yang inovatif dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan energi global dan masalah lingkungan.
Optimalisasi Pemanfaatan Daun Singkong sebagai Kemasan Ramah Lingkungan untuk Produk Makanan Tradisional Sri wahyuni, Rina; Aspian Nur, Adi
Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan daun singkong sebagai kemasan ramah lingkungan untuk produk makanan tradisional. Fokus utama penelitian adalah pada studi tentang proses pengolahan daun singkong dan penerimaan konsumen terhadap kemasan makanan tradisional yang menggunakan bahan alami. Metode penelitian yang digunakan mencakup observasi, wawancara, dan kuesioner terhadap produsen makanan tradisional dan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan teknik pengolahan yang tepat, daun singkong dapat dijadikan kemasan yang menarik, fungsional, dan ramah lingkungan. Respons konsumen terhadap kemasan daun singkong cenderung positif, khususnya di kalangan generasi muda yang lebih sadar akan isu lingkungan.
Optimalisasi PAD Kabupaten Bulungan: Membangun Kemandirian Fiskal Daerah Aspian Nur, Adi; Sri wahyuni, Rina
Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan elemen penting dalam pembangunan daerah yangmandiri dan berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk membahas upaya optimalisasi PADdi Kabupaten Bulungan sebagai strategi untuk membangun kemandirian fiskal daerah.Dengan mengidentifikasi tantangan, potensi, serta strategi peningkatan PAD, artikel inimengeksplorasi bagaimana Kabupaten Bulungan dapat memaksimalkan sumber dayalokalnya guna mendukung pembangunan yang lebih efektif. Kajian ini juga memanfaatkananalisis kuantitatif untuk memahami tren PAD serta dampaknya terhadap anggarandaerah dan kesejahteraan masyarakat. Melalui pembahasan ini, diharapkan KabupatenBulungan mampu menerapkan strategi yang lebih efisien dalam meningkatkan PAD.
Transfer Anggaran Provinsi Berbasis Ekologi di Indonesia Aspian Nur, Adi; al amrie, machmud
Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transfer Anggaran Provinsi Berbasis Ekologi (Ecological Fiscal Transfer - EFT) adalahmekanisme kebijakan yang memberikan insentif finansial kepada pemerintah daerahberdasarkan pencapaian indikator lingkungan. Kebijakan ini bertujuan untuk mendorongpelestarian lingkungan, meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal, dan mendukungpembangunan berkelanjutan. Di Indonesia, penerapan EFT dianggap penting mengingatpermasalahan lingkungan seperti deforestasi, penurunan kualitas air dan udara, sertaancaman perubahan iklim yang semakin mendesak. Artikel ini mengkaji konsep EFT, mulaidari teori yang mendasari, metodologi implementasi, hingga analisis terhadap dampak dantantangannya. Kajian ini juga membahas studi kasus penerapan kebijakan EFT di beberapanegara seperti Brasil dan India, serta potensi penerapannya di Indonesia. Hasil analisismenunjukkan bahwa penerapan EFT dapat menjadi solusi inovatif untuk menjagakeberlanjutan ekologi sekaligus mendorong pembangunan daerah. Namun, kesuksesankebijakan ini sangat tergantung pada penentuan indikator lingkungan yang tepat, kapasitaspemerintah daerah, serta mekanisme monitoring yang efektif.
Digitalisasi Ekonomi: Apakah UMKM Siap Go Online ? Al Amrie, Machmud; Aspian Nur, Adi
Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital telah menjadi salah satu pendorong utama perubahan dalam ekosistem ekonomi global, termasuk di Indonesia. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang merupakan tulang punggung perekonomian nasional, dihadapkan pada tantangan sekaligus peluang besar dalam era digitalisasi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan UMKM dalam menghadapi digitalisasi ekonomi, baik dari aspek infrastruktur, literasi digital, akses terhadap teknologi, hingga dukungan kebijakan pemerintah. Berdasarkan studi literatur dan data sekunder terbaru, ditemukan bahwa meskipun sebagian UMKM telah memanfaatkan platform digital untuk pemasaran dan transaksi, masih banyak yang mengalami kendala dalam adopsi teknologi secara menyeluruh. Faktor-faktor seperti keterbatasan pengetahuan digital, minimnya akses pendanaan, dan kurangnya pelatihan menjadi hambatan utama. Artikel ini menyimpulkan bahwa upaya peningkatan kapabilitas digital UMKM perlu dilakukan secara terintegrasi melalui kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan institusi pendidikan, agar UMKM tidak tertinggal dalam era ekonomi digital yang terus berkembang.