Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Model Creative Problem Solving (CPS) Terhadap Self Efficacy dan Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik Pada Materi Optik Anjiana, Rifa; Makiyah, Yanti Sofi; Susanti, Ernita
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 15, No 2 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v15i2.17896

Abstract

Minimnya inovasi model pembelajaran yang diterapkan dalam mata pelajaran Fisika serta rendahnya self-efficacy dan keterampilan berpikir kreatif peserta didik yang mempelajari materi optik menjadi inspirasi penelitian ini. Penerapan model pembelajaran creative problem solving (CPS) adalah solusi yang peneliti temukan dalam mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk melihat bagaimana self-efficacy dan keterampilan berpikir kreatif dipengaruhi oleh model CPS. Metode Penelitian yang diterapkan yakni quasi experiment beserta desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi penelitian yaitu seluruh peserta didik kelas XI MIPA Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Tasikmalaya tahun pelajaran 2022/2023 dan terdiri dari 8 kelas. Sampel penelitisan diambil dari dua kelas dengan menggunakan tehnik cluster sampling. Untuk mengukur efikasi diri yaitu dengan menggunakan angket sebelum dan sesudah diberikan perlakuan sedangkan dalam menaksir keterampilan berpikir kreatif diberikan pretest (sebelum) dan posttest (sesudah) berbentuk uraian berjumlah 7 soal pada materi optik. Hipotesis yang diuji menggunakan uji MANOVA (multivariate analysis of variance) menyiratkan bahwasanya nilai sig 0,05. Artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian didapat nilai sig 0,000, maka dari itu penelitian bisa disimpulkan bahwa model CPS memiliki pengaruh signifikan terhadap self-efficacy dan keterampilan berpikir kreatif pada materi optik kelas XI MIPA SMA Negeri 3 Tasikmalaya tahun ajaran 2022/2023. 
Optimasi Penggunaan Laboratorium IPA di SMP: Evaluasi Ketersediaan Sarana Prasarana Laboratorium dan Kualitas Pembelajaran Anjiana, Rifa; Yuliastuti, Ita; Rayahu, Alfira; Kristiani, Yani; Mustofa, Romy Faisal
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 13 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v13i1.84339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketersediaan sarana dan prasarana laboratorium IPA serta dampaknya terhadap kualitas pembelajaran di salah satu SMP Negeri di Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling untuk menentukan subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan guru IPA, laboran, dan peserta didik, serta analisis dokumen kebijakan sekolah. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menerapkan triangulasi sumber dan teknik guna menjaga validitas hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan laboratorium IPA masih belum optimal karena keterbatasan alat, minimnya pemeliharaan, serta kurangnya integrasi praktikum dalam pembelajaran. Faktor latar belakang akademik guru juga memengaruhi rendahnya pelaksanaan eksperimen, terutama dalam mata pelajaran fisika. Optimalisasi laboratorium IPA memerlukan peningkatan pelatihan bagi guru, pengelolaan laboratorium yang lebih efektif, serta integrasi praktikum dalam kurikulum untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sains di SMP
Urgensi Scientific Reasoning Skills dan Creative Thinking Skills dalam Pendidikan: Analisis Awal Hasil Peserta Didik di Sekolah Anjiana, Rifa; Surahman, Endang; Rizal, Rahmat
DIFFRACTION: Journal for Physics Education and Applied Physics Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/diffraction.v7i2.16986

Abstract

Scientific Reasoning Skills dan Creative Thinking Skills merupakan keterampilan berpikir tingkat tinggi yang esensial dalam pembelajaran abad ke-21, terutama dalam bidang sains. Namun, berbagai studi menunjukkan bahwa kemampuan tersebut masih rendah di kalangan peserta didik Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan capaian scientific reasoning skills dan creative thinking skills siswa serta menganalisis urgensinya dalam pembelajaran fisika di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan subjek 36 siswa kelas XII-1 SMA Negeri 8 Kota Tasikmalaya yang telah mempelajari materi suhu dan kalor. Data dikumpulkan melalui tes dengan indikator scientific reasoning berdasarkan enam aspek Lawson dan creative thinking berdasarkan empat indikator Torrance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata capaian scientific reasoning skills sebesar 51,85% termasuk kategori cukup, sedangkan creative thinking skills sebesar 38,14% tergolong kurang kreatif. Temuan ini menandakan bahwa kemampuan penalaran ilmiah siswa lebih berkembang dibandingkan kemampuan berpikir kreatif. Simpulan penelitian menegaskan bahwa kedua keterampilan tersebut saling terkait dan sama-sama penting untuk dikembangkan dalam pembelajaran fisika. Diperlukan inovasi model pembelajaran, seperti Creative Problem Solving berbasis Human-Centered Design, agar siswa mampu menyeimbangkan logika ilmiah dengan kreativitas dalam memahami dan menerapkan konsep sains.