Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Problematika Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar Pada Peserta Didik di SMP Aisyiyah Terpadu Kota Pagaralam Nabilah, Nurul; Maryanto, M. Agus
El-Idare Vol 10 No 2 (2024): El-Idare
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fak. Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/elidare.v10i2.24658

Abstract

Islamic religious education is a key component of the national education system in Indonesia. Teachers of Islamic religious education play an essential role in implementing the independent learning curriculum for students at SMP Aisyiyah Terpadu in Kota Pagaralam. However, these teachers face several challenges in applying the independent learning curriculum, such as difficulties in understanding the curriculum concepts, developing relevant teaching materials, and enhancing student motivation. The aim of this study is to identify and analyze the problems faced by Islamic religious education teachers in implementing the independent learning curriculum for students at SMP Aisyiyah Terpadu in Kota Pagaralam. This research employs a qualitative method through in-depth interviews and document analysis. The study involved 10 Islamic religious education teachers at SMP Aisyiyah Terpadu in Kota Pagaralam. The findings indicate that the challenges faced by these teachers include difficulties in understanding the independent learning curriculum concepts, developing relevant teaching materials, and increasing student motivation.
Upaya Meningkatkan Minat Membaca Masyarakat Desa Cibeuteung Udik Melalui Program ‘Saung Baca’ Apriyanti, Dwi; Nabilah, Nurul; Sarinah, Ika; Mufidah, Vika Nurul
PRAXIS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): PRAXIS September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47776/praxis.v1i1.547

Abstract

The purpose of this service is to increase interest in reading for early childhood children in Cibeteung Udik Village, Kp. Mosque Block. As a result of this activity, KKN students were able to complete the program, namely by establishing a 'Saung Baca' and increasing children's interest in reading.
Pengembangan Instrumen Tes Essay Berbasis Kemampuan Berpikir Kritis Materi Suhu dan Kalor Pada Pembelajaran IPA di Sekolah Menengah Pertama Nabilah, Nurul; Umma, Diva Khairina; Nasution, Sova Marwah; Putri, Mentari Darma
Jurnal Inovasi Pendidikan Sains (JIPS) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/jips.v6i2.5999

Abstract

Kemampuan berpikir merupakan proses berpikir menganalisis, mengeval__uasi, dan mensintesis informasi secara logis. Keterampilan ini berperan penting dalam membantu siswa memperoleh pemahaman yang lebih mendalam terhadap materi pelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan alat ujian esai berbasis keterampilan berpikir kritis pada materi suhu dan kalor untuk siswa sekolah menengah di Langsa provinsi Aceh. Penelitian ini mengadopsi metode penelitian dan pengembangan (R&D) berdasarkan model pengembangan ADDIE, yang terdiri dari lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan eval__uasi. Penelitian ini melibatkan 27 siswa kelas VII dari salah satu sekolah menengah di kota Langsa. Pengumpulan data dilakukan melalui tes esai 10 pertanyaan untuk mengukur keterampilan berpikir kritis siswa. Hasil uji instrumen dianalisis menggunakan aplikasi ANATES untuk mengetahui validitas, reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesulitan soal. Analisis data menunjukkan bahwa dari 10 pertanyaan, 9 pertanyaan dinyatakan valid dan 1 pertanyaan dinyatakan tidak valid. Nilai reliabilitas sebesar 0,94 menunjukkan konsistensi yang sangat baik. Analisis spesifisitas menghasilkan sembilan pertanyaan yang diklasifikasikan dalam kategori “sangat baik” dan satu pertanyaan yang diklasifikasikan dalam kategori “diragukan”. Dilihat dari tingkat kesukaran soal, terdapat 7 soal yang tergolong sedang dan 3 soal yang tergolong sukar. Secara keseluruhan instrumen tes yang dikembangkan terbukti valid dan reliabel dalam mengukur kemampuan berpikir kritis siswa.