Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Development of Scrapbook Learning Media in Basic Culinary Subjects at SMK Negeri 3 Padang Wajdi, Farelina; Yulastri, Asmar
Jurnal Pendidikan Tata Boga dan Teknologi Vol 5, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan, Tata Boga dan Teknologi
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jptbt.v5i1.12907

Abstract

This research is motivated by the use of an merdeka curriculum which gives schools and teachers the authority to carry out learning using practicums or not, as well as variations in learning media which are still lacking in Culinary Basics subjects which have an influence on student learning outcomes. The aim of this research is to analyze the validity of Scrapbook learning media and the practicality of Scrapbook learning media during the learning process. This type of research is research and development (RnD). The product trial subjects were lecturers on learning media and basic culinary arts, teachers of basic culinary subjects and X Culinary students at SMK Negeri 3 Padang. The research data analysis technique is the Aiken's V formula and the practicality value is analyzed descriptively. The research results obtained were validation of media development by media and material experts of 0.77 which was declared valid and 0.89 which was declared very valid. The practicality of using Scrapbook learning media by basic culinary subject teachers and Culinary X students is 90% with very practical criteria. 
Pelatihan Pembuatan Roti Buaya sebagai Hantaran Pernikahan Betawi kepada UMKM DKI Jakarta Wajdi, Farelina; Humairah, Aisyah; Juliani, Putri; Madikizella, Vendaya
Jurnal Vokasi Vol 9, No 2 (2025): Juli
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v9i2.6717

Abstract

Pelatihan pembuatan Roti Buaya bagi UMKM di DKI Jakarta menjadi cara efektif untuk melestarikan tradisi sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat. Roti Buaya, yang merupakan bagian penting dalam hantaran pernikahan adat Betawi, bukan hanya sekadar hidangan, tetapi juga simbol kesetiaan serta harapan akan rumah tangga yang abadi dan harmonis. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan UMKM dalam membuat Roti Buaya berkualitas, memahami nilai budayanya, dan memasarkannya secara online. Pelatihan melibatkan 20 pelaku UMKM di DKI Jakarta terlibat dalam pelatihan yang menggabungkan teori dengan praktik. Materi yang diajarkan meliputi teknik pengolahan, penyajian, pelabelan, serta strategi penjualan digital. Mahasiswa PPG Calon Guru bidang Vokasi dari berbagai disiplin ilmu memberikan bimbingan, mulai dari pemilihan bahan hingga pemasaran digital. Hasilnya, keterampilan peserta meningkat pesat. Peserta mampu menghasilkan produk yang memenuhi standar tradisional dan dikemas secara menarik. Pemahaman tentang makna budaya Roti Buaya juga semakin mendalam, memungkinkan untuk menyampaikan nilai-nilai simbolisnya kepada konsumen. Pemanfaatan e-commerce membuka peluang pasar yang lebih luas. Pelatihan ini sukses menggabungkan pelestarian budaya Betawi dengan pemberdayaan ekonomi UMKM.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Terhadap Hasil Belajar Materi Penyajian Makanan dan Minuman Pada Peserta Didik Kelas XI Kuliner Wajdi, Farelina; Muhammad Fajry Al Ghiffari
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 4 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i4.1148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dengan pendekatan diferensiasi terhadap hasil belajar teknik lipatan serbet (Napkin Folding) pada peserta didik kelas XI jurusan Kuliner di SMK Negeri 33 Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest yang melibatkan 32 siswa sebagai sampel total. Instrumen yang digunakan meliputi tes hasil belajar dan lembar observasi keterampilan. Data dianalisis menggunakan uji-t untuk mengukur peningkatan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada nilai rata-rata peserta didik, dari 58,7 pada pretest menjadi 88,3 pada posttest. Hal ini menandakan bahwa penerapan model PjBL dengan pendekatan diferensiasi efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Peningkatan tersebut juga mencakup aspek motivasi, kreativitas, serta keterampilan praktis dalam pembelajaran teknik lipatan serbet. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan model pembelajaran berbasis proyek yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik dapat meningkatkan hasil belajar dan keterampilan dalam bidang kuliner.
Analisis Implementasi Backward Design pada Kelas Industri terhadap Motivasi Karir Peserta Didik SMKN 33 Jakarta Wajdi, Farelina; Al Ghiffari, Muhammad Fajry
Jurnal Pendidikan Vokasi dan Seni Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Pendidikan Vokasi dan Seni, Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Vokasi Seni Kuliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jpvs.v4i2.3940

Abstract

This study examines the implementation of industrial classes using the Backward Design approach at SMK Negeri 33 Jakarta and its impact on students' career motivation. The Merdeka Curriculum provides flexibility for teachers to design project-based learning according to the needs of the world of work. Through industrial cooperation with PT. Jaddi Foods Group, students gain direct experience in the field of pastry and bakery, thereby improving their practical skills and work readiness. Backward Design is used to ensure that learning objectives are achieved systematically, starting from determining the final outcome, determining the assessment, to planning the learning. The results of the implementation show that students' motivation, interest, and confidence have increased. Supporting factors include collaboration between schools and industry; obstacles include limited facilities and curriculum adaptation. This study recommends sustainable strategies to strengthen the synergy between vocational education and the industrial world.