Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Desain dan Pengembangan Teknologi Asistif Berbasis Aplikasi Speech Text Reading Converter For Conference (SPETRIC) untuk Pembelajaran Daring Bagi Mahasiswa Disabilitas Rungu Yaum, Lailil Aflahkul; Marsidi, Marsidi; P, Nostalgianti Citra; Mais, Asrorul
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 8, No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v8i22022p158-163

Abstract

Penelitian ini dengan tujuan menyediakan Desain pengembangan Teknologi asistif untuk mendukung pembelajaran daring bagi mahasiswa Disablitas dengan menggunakan Aplikasi Speech text Reading converter yang dapat di aplikasikan di handphone android maupun laptop dan membuat Aplikasi Speech Text Reading Converter, dan dapat memudahkan mahasiswa disabilitas dalam mengikuti pembelajaran yang disampaikan secara lisan oleh dosen melalui video conference, sehingga capaian pembelajaran dapat tercapai secara optimal. Ruang lingkup penelitian ini yaitu desain pengembangan Teknologi asistif berbasis Aplikasi Speech Text Reading Converter (SPETRIC) yang Sasaran dalam penggunaan ini adalah pada tenaga Pengajar/Dosen dan Mahasiswa disabilitas Tuli/Rungu atau komunitas Disabilitas Tuli/Rungu. jenis penelitian menggunakan research and development/ R&D) teknik analisa data menggunakan teknis analisis data deskriptif. Instrument non tes berupa angket skala likert. hasil validasi memperoleh prosentase dengan rata rata 70%. Hasil penelitian dengan prosentase terendah terletak pada kecepatan/ Loading dalam konversi suara ke teks sebesar prosentase rata rata 6,8% dengan intrepretasi kategori layak, akurasi konversi suara ke teks seebsar 80%, pemanfaatan pada 82-85%. Berdasrkan uji coba I mendapatkan penilaian kelakyakan 84% dan Uji coba II mendapatkan penilaian kelakyakan penggunaan prosentase sebesar 87,5 % yang artinya masuk dalam kreteria sangat layak. 
Peningkatan Kemandirian Melalui Kemampuan Vokasional untuk Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Di SLB Branjangan Udhiyanasari, Khusna Yulinda; Sukmawati, Bhennita; P, Nostalgianti Citra; Hamidah, Fitria Nur
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 6 No. 2 (2023): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v6i2.8545

Abstract

Siswa berkebutuhan khusus membutuhkan pembelajaran serta layanan khusus agar semua siswa dapat mencapai potensi yang maksimal sepeti anak pada umumnya. Salah satu tujuan SLB N Branjangan yang berlokasi di Jl. Branjangan, Semenggu, Bintoro, Kec. Patrang Jember, adalah mengembangkan siswa disabilitas yang mandiri. Mengoptimalkan kemandirian siswa disabilitas salah satunya dengan memberikan keterampilan praktis seperti membatik dan memijat. Kegiatan ini berupaya untuk mengajarkan keterampilan kepada siswa berkebutuhan khusus agar mereka bisa mandiri setelah keluar dari sekolah, seperti membuka usaha mandiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana keterampilan vokasi dapat membantu siswa disabilitas di SLB N Branjangan Jember menjadi lebih mandiri. Penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan di SLB N Branjangan Jember. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan Wawancara, observasi, dan dokumentasi semuanya digunakan untuk memperoleh data. Prasarana SLB N Branjangan Jember dalam menunjang keterampilan vokasi sudah cukup baik sehingga mendukung kegiatan penelitian ini. Keterampilan vokasional yang difokuskan di SLB N Branjangan yaitu membatik dan memijat. Dukungan dari semua aspek baik seluruh guru pendamping dan kepala sekolah antusias mendukung pelaksanaan kegiatan keterampilan vokasional tersebut. Kata Kunci: kemampuan vokasional, kemandirian, anak berkebutuhan khusus.
Pengaruh Teknik Punishment dengan Media Puzzle Floor terhadap Perilaku Hiperaktif pada Anak Down Syndrome Ekawati, Agustin Siti Yulia; Mais, Asrorul; P, Nostalgianti Citra
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 7 No. 2 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v7i2.12450

Abstract

Sikap hiperaktif pada anak down syndrome dapat mempengaruhi berjalannya pembelajaran dalam kelas, sehingga pada penelitian ini akan membahas tentang pengaruh teknik punishment dengan media puzzle floor yang diharapkan dapat meminimalisir sikap hiperaktif pada anak tersebut. Teknik punishment merupakan suatu bentuk hukuman yang memberikan efek jera terhadap seseorang, sedangkan media puzzle floor merupakan media edukatif yang bermanfaat untuk meningkatkan daya konsentrasi pada anak. Jadi, media puzle floor ini adalah sebagai bentuk dari punishmentnya. Metode yang digunakan pada penelitian ini yakni metode Single Subject Research (SSR) yang biasa disebut dengan penelitian subjek tunggal. Metode SSR artinya metode eksperimen dalam memfokuskan data individu. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah desain A – B dimana desain tersebut melibatkan fase baseline (A) dan juga fase intervensi (B). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, teknik punishment dengan media puzzle floor berpengaruh terhadap siswa down syndrome yang hiperaktif. Hal itu dibuktikan dengan adanya mean fase intervensi (B) dengan nilai 15 lebih tinggi jika dibandingkan dengan fase baseline (A) yang memperoleh nilai 6,8. Begitupun perubahan level pada analisis antar kondisinya mendapatkan nilai (+9). Pada persentase overlap, mendapatkan nilai 0% dimana hal tersebut menunjukkan jika intervensi yang telah diberikan kepada siswa memiliki pengaruh pada perilaku hiperaktifnya. Berdasar pada hasil dari analisis data dalam kondisi maupun antar kondisi, maka diketahui jika, penerapan teknik punishment dengan media puzzle floor berpengaruh terhadap perilaku hiperaktif pada anak down syndrome. Hal ini, dapat diketahui karena perolehan hasil dari mean level fase intervensi (B) yang lebih tinggi dibandingkan dengan mean level fase baseline (A). Kata Kunci : Teknik Punishment, Media Puzzle Floor, Down Syndrome, Perilaku Hiperaktif
Pengaruh Media Cermin terhadap Kemampuan Pengucapan Vokal pada Anak Hambatan Pendengaran Kelas Dasar 1 di SLB Bina Insani Wongsorejo Subhan, Muhammad; P, Nostalgianti Citra; Sugihartatik, Sugihartatik
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 7 No. 2 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v7i2.13422

Abstract

Anak yang tidak mampu mendengar akan mengalami hambatan dalam menerima bahasa reseptif yang berupa suara. Anak hambatan pendengaran secara umum mempunyai masalah miskin bahasa. Terutama bahasa lisan, yang mengakibatkan anak hambatan pendengaran sulit memahami pesan orang lain, maupun dalam menyampaikan ide-idenya. Akibatnya anak hambatan pendengaran tidak bisa memahami pelajaran yang disampaikan oleh guru. Kunci utama dalam mengikuti pendidikan adalah bahasa. Tanpa pemahaman yang cukup tentang bahasa, sulit untuk memahami pelajaran yang disampaikan kepadanya. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa latihan bicara merupakan kegiatan yang mutlak dilakukan secara rutin sejak dini sehingga dalam kegiatan tersebut dapat dilakukan upaya-upaya mengembangkan bahasa anak yang di dalamnya terdapat latihan artikulasi untuk memperbaiki kesalahan pengucapan fonem khususnya vokal. Oleh karena itu, penelitian ini membahas tentang pengaruh media cermin terhadap kemampuan pengucapan vokal yang diharapkan dapat membantu hambatan pendengaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam pengucapan vokal melalui media cermin pada hambatan pendengaran di SLB Bina Insani Wongsorejo. Jenis penelitian ini adalah Single Subject Research (SSR). Penelitian ini menggunakan desain A-B. Subjek penelitian ini hambatan pendengaran yang berinisial R. Dalam proses penelitian menggunakan dua fase yaitu fase baseline dan fase intervensi. Pada fase baseline yang dilakukan selama 5 sesi dan 10 sesi pada fase intervensi dengan waktu 60 menit setiap sesi. Dari hasil persentase baseline yaitu 30%, 30%, 30%, 35% dan 35%, sedangkan hasil persentase intervensi yaitu 35%, 35%, 40%, 45%, 65%, 80%, 85%, 90%, 95%, dan 95% hasil yang diperoleh dilanjut dengan analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi. Pada persentase overlap yang didapatkan adalah 20% yang menunjukkan bahwa intervensi yang diberikan pada hambatan pendengaran berpengaruh terhadap kemampuan pengucapan vokal menggunakan media cermin. Dengan demikian rumusan masalah yang dikemukakan terjawab bahwa media cermin efektif meningkatkan kemampuan pengucapan vokal pada hambatan pendengaran di SLB Bina Insani Wongsorejo. Keywords : Hambatan Pendengaran; Media Cermin; Single Subject Reasearch (SSR); Vokal