Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Bauran Pemasaran Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kota Subulussalam Dalam Mempromosikan Tahura Lae Kombih Agustina, Shopie; Masriadi; Ainol Mardhiah; Ade Muana Husniati
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10464091

Abstract

Potensi pariwisata diberbagai daerah di Indonesia sangat besar untuk dikembangkan sehingga memerlukan berbagaimacam strategi untuk memperkenalkan pariwisata di Indonesia ke mancanegara. Salah satu potensi pariwisata di Kota Subulussalam yang paling banyak di kunjungi wisatawan adalah Tahura Lae Kombih. Namun, promosi wisata ini dinilai masih kurang sehingga dibutuhkan strategi pemasaran untuk mempromosikan wisata tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bauran pemasaran yang dilakukan oleh Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kota Subulussalam saat ini belum cukup memadai, dan lebih memilih media sosial sebagai alat promosi seperti Instagram, Facebook, Youtube, Majalah dan Website. Diharapkan Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kota Subulussalam dapat meningkatkan sarana dan prasarana agar pengunjung merasa nyaman, dalam menggunakan media sosial agar dapat lebih aktif mengupload vidio di semua akun yang digunakan, tidak hanya berfokus pada Instagram saja. Sedangkan upload vidio yang efektif dapat meningkatkan kualitas, sehingga mendapatkan kesempatan untuk Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kota Subulussalam ataupun akun tersebut dapat menjadi terkenal atau booming (viral)
Model Komunikasi Pemerintahan Desa Paringgonan Dalam Pengelolaan Wisata Aek Milas di Kabupaten Padang Lawas Dina Serlina; Ade Muana Husniati; Masriadi; Ainol Mardhiah; Awaludin Arifin
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2024): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13883547

Abstract

permasalahan dari pengelolaan wisata aek milas ini adalah kurangnya koordinasi antara pemerintah desa, pihak terkiat, dan masyarakat lokal dalam pengambilan keputusan terkait pengelolaan wisata. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah adalah bagaimana model komunikasi pemerintahan desa paringgonan dalam pengelolaan objek wisata aek milas dan bagaimana hambatan komunikasi pemerintahan dalam pengelolaan dalam objek wisata aek milas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana komunikasi yang dilakukan pemerintahan desa dalam pengelolaan objek wisata aek milas dan untuk mengetahui apa saja hambatan komunikasi dalam pengelolaan objek wisata aek milas. Untuk mengedentifikasi permasalahan dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara bersama para informsn untuk mendapatkan hasil yang akurat. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Untuk analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan two way symetric oleh pemerintah desa dalam pengelolaan objek wisata aek milas dengan melibatkan dialog dan interaksi yang seimbang antara pemerintah desa dan para pemangku kepentingan termasuk masyarakat lokal dan pengunjung.
Kolaborasi Lintas Sektor Dalam Pelatihan Teknik Pemasaran dan Pemanfaatan Teknologi Digital Bagi UMKM di Kota Lhokseumawe Maryam; Aiyub; Muryali; Saharuddin; Ade Muana Husniati; Maisyura
Jurnal Solusi Masyarakat (JSM) Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jsm.v4i1.11764

Abstract

Digital marketing training and the use of digital technologies have become essential in today’s business environment. Increasing competition requires MSMEs to adapt by improving digital literacy and skills, particularly among groups with limited prior knowledge. In this context, stakeholders play a strategic role in providing knowledge, facilities, and sustained support to enable MSMEs to leverage digital channels and expand market access. This article examines a digital marketing and digital technology utilization training program for MSME practitioners in Lhokseumawe City, covering training materials, implementation methods, benefits, impacts, participant feedback, and follow-up recommendations. The program aimed to strengthen basic digital competencies, especially digital marketing strategies and the use of digital media to promote processed food products, which are predominantly produced by women-led MSMEs. The training was implemented through cross-sector collaboration involving government, academia, and MSME communities. The results indicate a meaningful impact, reflected in increased participants’ understanding of digital marketing, stronger motivation to promote their businesses through digital media, and initial actions such as creating accounts on online platforms. These findings suggest that digital marketing and digital media training can serve as a driving force for strengthening MSME capacity. Therefore, similar programs should be continuously promoted to generate long-term benefits for the economic sustainability of MSMEs in Lhokseumawe City.
Model AISAS sebagai Media Promosi Digital (Analisis Respon Konsumen pada Akun Instagram @Dapue.Moonra dan @Bitsybites.m) Hana Fatinah, Siti; Ade Muana Husniati; Masriadi; Ainol Mardhiah; Anismar
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon konsumen terhadap promosi digital yang dilakukan oleh akun Instagram @dapue.moonra dan @bitsybites.m dengan menggunakan model AISAS (Attention, Interest, Search, Action, dan Share). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap konsumen dari kedua akun tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap Attention dan Interest, strategi visual seperti foto produk yang menarik, promo, dan testimoni mampu menarik perhatian serta minat konsumen. Pada tahap Search, konsumen aktif mencari informasi tambahan melalui highlight, dan story, maupun komunikasi langsung dengan penjual. Tahap Action terlihat dari proses pembelian yang sebagian besar dilakukan melalui pemesanan online maupun pembelian langsung di outlet. Sementara itu, tahap Share menunjukkan bahwa sebagian konsumen bersedia merekomendasikan produk melalui cerita di media sosial maupun secara langsung kepada orang-orang terdekat. Secara keseluruhan, penerapan model AISAS pada akun @dapue.moonra dan @bitsybites.m terbukti efektif dalam menarik perhatian, membangkitkan minat beli, hingga mendorong tindakan konsumen melakukan pembelian dan rekomendasi.
Analisis SWOT (Strenght, Weaknesses, Opportunities, Threats) Toko Isano Collection Lhokseumawe Dalam Menentukan Strategi Komunikasi Pemasaran Reza Abdar; Anismar; Ade Muana Husniati; Ainol Mardhiah; Cindenia Puspasari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15818

Abstract

Penelitian ini membahas strategi pemasaran untuk meningkatkan daya saing Toko Isano Collection Lhokseumawe di tengah persaingan usaha ritel yang ketat. Isano Collection menjual berbagai merek sandal dan sepatu serta telah memanfaatkan media sosial sebagai saluran promosi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pemilik, pengelola, karyawan, dan pelanggan, serta studi dokumentasi. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa kekuatan (Strengths) Isano Collection meliputi kelengkapan varian merek dan produk, lokasi yang strategis, kualitas produk, layanan ramah, promosi online aktif, dan penawaran diskon produk. Kelemahan (Weaknesses) mencakup keterbatasan jumlah karyawan dan sistem pencatatan stok manual. Peluang (Opportunities) ditemukan melalui pemanfaatan media sosial, kerja sama dengan pemasok luar kota, dan pemanfaatan momen hari besar, sedangkan ancaman (Threats) berasal dari hadirnya pesaing baru, persaingan harga, serta perubahan tren fesyen sepatu. Berdasarkan temuan tersebut, strategi komunikasi pemasaran Toko Isano Collection yang disarankan meliputi interaksi tatap muka (personal selling) di dalam toko, iklan/promosi digital melalui media sosial, dan penguatan komunikasi antar-pelanggan (word-of-mouth). Hasil penelitian diharapkan dapat memperkuat daya saing usaha Isano Collection di pasar lokal.