Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN GURU PEMBIMBING DALAM MENGEMBANGKAN PELAKSANAAN IBADAH SISWA DI MADRASAH Najmul Hidayat, Ayi; Komara, Budi; Kusman, E. Kusman; Ulfah, Ulfah
Tahsinia Vol 5 No 3 (2024): Juni
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v5i3.235

Abstract

Latar belakang masalah penelitian ini adalah bahwa masih ada sebagian siswa madrasah yang kurang dalam melaksanakan ibadah shalat dhuhur dan shalat ashar berjamaah di madrasah, hal ini bisa dilihat dari kegiatan sehari-hari siswa dalam melaksanakan ibadah shalat secara berjamaah ketika berada dilingkungan madrasah. Dengan memperhatikan kenyataan, maka diperlukan peran guru pembimbing yang mampu melakukan berbagai upaya dalam bentuk bimbingan untuk mengembangkan pelaksanaan ibadah shalat dhuhur dan shalat ashar berjamaah di madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis secara empiris bagaimana peran guru pembimbing serta dampaknya terhadap pelaksanaan ibadah shalat dhuhur dan shalat ashar berjamaah di madrasah. Serta untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat peran guru pembimbing dalam upaya mengembangkan pelaksanaan ibadah shalat dhuhur dan shalat ashar berjamaah di madrasah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yang bertujuan menggambarkan secara sistematis dan akurat, fakta dan karakteristik tertentu. Berdasarkan data hasil penelitian, peran guru pembimbing dalam upaya mengembangkan pelaksanaan ibadah shalat dhuhur dan shalat ashar berjamaah di madrasah, yaitu dengan memberikan arahan kepada siswa mengenai kewajiban pelaksanaan ibadah dengan baik dan benar, memberikan pemahaman tentang pentingnya melaksanakan ibadah secara baik dan benar, memberikan motivasi kepada siswa untuk senantiasa dapat meningkatkan pelaksanaan ibadah khususnya ibadah sholat dhuhur dan sholat ashar berjamaah, memberikan bimbingan bagaimana cara melakukan ibadah yang baik dan benar sesuai dengan syariat dan kaidah-kaidah fikih, dan menjadi teladan bagi siswa dalam meningkatkan pelaksanaan ibadah khususnya sholat dhuhur dan sholat ashar berjamaah secara baik dan benar.
Manajemen Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas 8 dalam Mata Pelajaran Fikih Materi Sedekah, Hibah, dan Hadiah Kosasih, Fitriyani; Khadijah, Ifah; Komara, Budi; Kusman, E.; Rodini, Yogi; Islam, Ahmad Mujaddid Syaikhul; Permadi, Andi Taufik; Komala, Ade Tuti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13086

Abstract

Badan arbitrase merupakan badan yang bergerak menyelesaikan sengketa diluar pengadilan, yang mana orang yang terlibat sengketa menyelesaikan persengketaan mereka melalui arbitror baik satu orang atau lebih. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai bagaimana cara menyelesaikan sengketa melalui badan arbitrase, dengan mengetahui cara dan proses penyelesaian sebgketa baik itu dalam ranah kelebihan ataupun kekurangan. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode penelitian normatif yuridis yang ajuan nya mengaju kepada peraturan perundang-undangan yang ada dengan menggunakan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini diharapkan bisa memberikan pengetahuan orang untuk mengenai permasalahan yang diangkat.
MANAJEMEN SUPERVISI AKADEMIK PENGAWAS UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PAEDAGOGIK GURU MADRASAH (Studi Kasus di Madrasah Tsanawiyah Swasta KBB) Komara, Budi; Hanafiah, Hanafiah; Fatkhullah, Faiz Karim
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2665

Abstract

Background: Academic supervision is a strategic instrument for teacher mentoring and professional development. However, its implementation in private madrasas often faces structural, cultural, and technical constraints, which impact the stagnation of teachers' pedagogical competence improvement. Objectives: This study aims to describe and analyze the management of madrasah supervisors' academic supervision based on the POAC functions (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) and its effectiveness in improving the pedagogical competence of teachers in Private Madrasah Tsanawiyah in West Bandung Regency. Methods: The research used a qualitative approach with a multisite case study method in three private MTs. Data were collected through observation, in-depth interviews with 3 supervisors, 9 teachers, and 3 madrasah principals, and documentation studies. Data analysis followed an interactive thematic analysis model. Results: The findings reveal that the four POAC management functions in academic supervision are not yet optimal. Planning is top-down and lacks needs assessment; organizing is constrained by supervisor-madrasah ratios and time; implementation is dominated by brief observations with normative feedback; and evaluation and follow-up are almost non-existent. Consequently, the impact of supervision on improving teacher pedagogical competence is minimal and only visible in administrative aspects. Conclusions: Academic supervision in the research locus experiences decoupling, where formal activities are separated from the substantive goal of teacher development. Reformulation of policies, restructuring of supervisor workloads, strengthening clinical supervision capacity, and transformation of supervision culture towards collaborative-participatory approaches are needed.ABSTRAKLatar Belakang: Supervisi akademik merupakan instrumen strategis dalam pembinaan dan pengembangan profesional guru. Namun, implementasinya di madrasah swasta sering kali menghadapi kendala struktural, kultural, dan teknis, yang berimplikasi pada stagnasi peningkatan kompetensi pedagogik guru. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen supervisi akademik pengawas madrasah berdasarkan fungsi POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) serta efektivitasnya dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru Madrasah Tsanawiyah Swasta di Kabupaten Bandung Barat. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus multisitus di tiga MTs swasta. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan 3 pengawas, 9 guru, dan 3 kepala madrasah, serta studi dokumentasi. Analisis data mengikuti model analisis tematik interaktif. Hasil: Temuan penelitian mengungkapkan bahwa keempat fungsi manajemen POAC dalam supervisi akademik belum berjalan optimal. Perencanaan bersifat top-down dan minim analisis kebutuhan; pengorganisasian terkendala rasio pengawas-madrasah dan waktu; pelaksanaan didominasi observasi singkat dengan umpan balik yang normatif; serta evaluasi dan tindak lanjut nyaris tidak ada. Akibatnya, dampak supervisi terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru sangat minimal dan hanya terlihat pada aspek administratif. Kesimpulan: Supervisi akademik di lokus penelitian mengalami decoupling, di mana aktivitas formal terpisah dari tujuan substantif pengembangan guru. Diperlukan reformulasi kebijakan, penataan ulang beban kerja pengawas, penguatan kapasitas supervisi klinis, dan transformasi budaya supervisi menuju kolaboratif-partisipatif.