Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENYEDIAAN LAYANAN JASA DESAIN GAMBAR KERJA SEBAGAI IMPLEMENTASI KESIAPAN BERWIRAUSAHA SISWA SMK 2 SURABAYA JURUSAN DPIB Moh Faisal Faris; Widjaja, Andang; Supriyanto, Yunaidi
Jurnal Qua Teknika Vol 14 No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Islam Balitar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/quateknika.v14i1.3325

Abstract

Developing entrepreneurial interest in vocational school students is an effort. Vocational school students are prepared to work in the industrial world. Vocational school graduates are also encouraged to become creative entrepreneurs. Students majoring in Modeling Design and Building Information, armed with the competencies they have acquired during the learning process at school, can create their own businesses. Students can play a role in running their business in the field of design as planners independently. One form of business that can be developed is a business in the field of working drawing design services. The implementation method in the design services business consists of the stages of entrepreneurship, design services, planning working drawings, including preparation stages, market research and product formulation, and marketing strategies. Every business cannot be separated from analyzing a SWOT analysis, namely finding crucial aspects of the strengths, weaknesses, opportunities and threats experienced by a company. These four aspects are useful for increasing strengths, reducing weaknesses, building better opportunities, and avoiding threats. After carrying out a simple analysis of all aspects in accordance with SWOT, a business strategy can be taken based on the aim of optimizing opportunities from the strength aspect. The business strategy that can be implemented is to optimize opportunities through existing strengths. The strength of the design services business lies in the competency of each SMKN 2 Surabaya student as a business actor. Opportunities in the technology era must be maximized in achieving publication, promotion and dissemination of information related to the business sector. The advantage of this service business model is that it can channel interest in design into activities that generate financial profits. Business thinking must be instilled in students as potential entrepreneurs
Kajian Teoritis Kaidah Pemaknaan Teritorial (Studi Kasus: Objek Bangunan Sarijadi, Pasar Baru, dan Istana Plaza) Putri, Tiya Suryadi; Faris, Moh. Faisal; Lestari, Suci; Dewi, Ayu Komalasari
Journal of Infrastructural in Civil Engineering Vol 6, No 01 (2025): Volume 6, Issue 01, January 2025
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jice.v6i01.4928

Abstract

Territorial merupakan salah satu atribut dalam arsitektur lingkungan (environtment) dan perilaku (behaviour). Dengan adanya territorial jugalah seseorang individu/kelompok dapat mencapai tingkat privasi dan kenyamanan yang mereka inginkan. Adapun tujuan dari penulisan ini yaitu untuk mengkaji mengenai teori territory dalam arsitektur dari beberapa ahli dan beberapa penelitian yang telah dilakukan untuk melihat perilaku manusia dalam memberikan batasan-batasan territory yang secara tidak langsung memberikan identitas pada areanya untuk mencapai privasi ataupun kenyamanan yang mereka inginkan. dalam penulisan ini akan menggunakan metode literatur review untuk mencari teori-teori mengenai tema yang dibahas dan selanjutnya akan didiskusikan untuk menghasilkan argumen-argumen yang menjadi tujuan dari penulisan ini. Hasil dari literature review ini menunjukkan territory tercipta karena adanya interaksi antara individu/kelompok dengan lingkungannya, yang membentuk perilaku personalisasi, penandaan dan pertahanan. Dimana bentuk itu dilakukan untuk mempertahankan territory nya dan menjaga privasi ataupun kenyamanan yang ada didalam area tersebut. Penandaan-penandaan yang dilakukan rata-rata menggunakan elemen fix dan semi fix baik pada area primer maupun publik.
WOKAPODES: Workshop Design Portofolio For SMKN 3 Boyolangu Students Depatemen DPIB As A Means Of Branding Skills In The Digital Era Faris, Moh Faisal; Dewi, Ayu Komalasari; Lestari, Suci; Putri, Tiya Suryadi
Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG) Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG), Mei 2025
Publisher : UPPM Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jag.v8i1.1442

Abstract

ABSTRAK Portofolio desain merupakan suatu media yang dapat digunakan dalam menunjang personal branding diera digital. Melalui workshop penyusunan karya portofolio desain peserta diberikan bekal pengetauhan dan keterampilan dalam menyusun portofolio desain yang kreatif, komunikatif, menarik, dan professional. Tidak hanya itu peserta juga diberikan strategi personal branding diera digital. Kegiatan ini merupakan kolaborasi pengabdian dosen dan mahasiswa program profesi guru lintas universitas. Kegiatan ini bermitra dengan pihak SMKN 3 Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Terdapat dua tahapan yaitu sesi I pelaksanaan pelatihan dan sesi II praktik penyusunan portofolio desain. Total sebanyak 118 peserta yang mengikuti serangkaian kegiatan, baik secara daring dan luring. Hasil evaluasi menunjukan peningkatan pemahaman peserta denga skor sebesar 3,30 poin dari rerata skor pre-test 5,75 poin menjadi 9,05 poin pada skor post-test. Kegiatan ini berhasil menjadi stimulus dalam peningkatan skill dan peluang karir bagi peserta.
KAJIAN IMPLEMENTASI MATERIAL RINGAN PADA DESAIN BANGUNAN RUMAH TINGGAL SEDERHANA ADAPTIF TERHADAP BANJIR Moh Faisal Faris; Putri, Tiya Suryadi; Lestari, Suci; Dewi, Ayu Komalasari
Jurnal Qua Teknika Vol 15 No 02 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Islam Balitar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/quateknika.v15i02.4831

Abstract

Perubahan iklim dan kerusakan lingkungan akibat alih fungsi lahan yang tidak terkendali, memberikan dampak pada terjadinya bencana alam. Banjir adalah satu jenis bencana alam yang menjadi permasalahan didaerah perkotaan. Penelitian ini mengkaji implementasi material ringan pada desain rumah tinggal sederhana adaptif terhadap banjir sebagai respons terhadap meningkatnya frekuensi bencana banjir di kawasan perkotaan, khususnya di Kota Bandar Lampung seperti kecamatan Bumi Waras, Teluk Betung Selatan, Terluk Betung Timur, dan Kecamatan Panjang. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh konfigurasi tatanan ruang pada denah rumah sederhana tipe 36 dan pemilihan material terhadap berat bangunan sebagai parameter kritis dalam kinerja sistem adaptif seperti apung atau elevasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi literatur dan analisis komparatif terhadap dua model denah rumah tipe 36A plong atau lurus dan zig-zag atau bersilang. Hasil penelitian terhadap analisis volumetrik dan perhitungan berat total menunjukkan bahwa tipe plong memiliki berat lebih ringan, yaitu 5.020,88 kg dibandingkan tipe zig-zag sebesar 5.420,30 kg, atau 9,6% lebih berat akibat kebutuhan konfigurasi ruang ekstra yang berkorelasi terhadap berat mati bangunan. Material ringan seperti baja ringan, sandwich panel, dan genteng metal terbukti efektif mengurangi beban mati, meskipun material seperti PVC pada plafon perlu dipertimbangkan ulang karena menyumbang 31,79% terhadap beban non-struktural. Berdasarkan hasil analisis, desain tipe 36A lebih direkomendasikan karena memberikan efisiensi struktural, reduksi massa, dan optimalisasi material, mendukung konsep rumah adaptif yang aman, berkelanjutan, dan responsif terhadap perubahan iklim.
IDENTIFIKASI TEKNIK SAMBUNGAN KAYU PADA ARSITEKTUR VERNAKULAR LAMBAN PESAGI DI LAMPUNG Suci Lestari; Putri, Tiya Suryadi; Faris, Moh. Faisal; Dewi, Ayu Komalasari
Jurnal Qua Teknika Vol 15 No 02 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Islam Balitar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/quateknika.v15i02.4865

Abstract

Vernacular architecture represents the physical embodiment of local wisdom shaped by adaptation to environmental conditions, cultural practices, and available materials. One example of such architecture in Indonesia is Lamban Pesagi, the traditional house of the Lampung Pepadun ethnic group, which holds significant historical, cultural, and technical value. This study aims to identify and analyze the wooden joinery systems employed in the construction of Lamban Pesagi as part of efforts to preserve traditional building techniques increasingly threatened by modernization. The research adopts a qualitative, descriptive-analytical approach through field observation, visual documentation, technical sketching, and literature review. The object of study is a Lamban Pesagi structure relocated to the Lampung Museum. The findings reveal a variety of joinery techniques, including mortise-and-tenon joints, wooden pegs, ornamental clamped joints, oblique mortise-and-tenon, and lashed joints. Each joint type serves specific structural functions according to its location in the foundation, mid-structure, or roof zone and demonstrates a high level of technical sophistication. These techniques not only ensure structural strength and stability but also provide lateral flexibility and efficient use of local materials. The identified joinery systems exhibit strong potential for integration into contemporary timber construction practices focused on sustainability. The documentation and analysis of these traditional joints contribute significantly to the preservation of Nusantara’s architectural heritage and the development of sustainable construction practices rooted in indigenous knowledge.
Bantuan Teknis Perencanaan Renovasi Masjid Ali Wal Asri di Kota Bengkulu Tiya Suryadi Putri; Dewi, Ayu Komalasari; Lestari, Suci; Faris, Moh. Faisal
Nemui Nyimah Vol. 5 No. 1 (2025): Nemui Nyimah Vol. 5 No. 1 2025
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v5i1.120

Abstract

The community service program activity was carried out at Ali Wal Asri Mosque, located in the city of Bengkulu. One of the main issues identified at the mosque is the need for a more comfortable and spacious indoor prayer area than what currently exists. This condition highlights the necessity for building renovations to meet these spatial and functional needs.The objective of this community service activity is to provide technical support in the form of a renovation design proposal for Ali Wal Asri Mosque. The design focuses on expanding the indoor prayer area, emphasizing spatial harmony and user comfort, as well as the addition of openings such as windows and doors. The activity involved a planning process that included preliminary data collection and surveys, analysis and decision-making, and design development that resulted in conceptual and technical drawings as references for construction.The final output of this community service activity is a completed renovation design and a Detailed Engineering Design (DED), which can be used by the foundation as a guideline for the renovation process and for preparing a Bill of Quantities (BoQ) to support fundraising efforts for the mosque’s development.
IDENTIFIKASI POTENSI INTEGRASI ANTAR PUSAT KEGIATAN (NODES) DI KAWASAN PERKOTAAN BANDAR LAMPUNG Ayu Komalasari Dewi; Tiya Suryadi Putri; Suci Lestari; Moh. Faisal Faris
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Arsitektur ARCADE Juni 2026
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31848/arcade.v10i2.4350

Abstract

Abstract: The lack of Public Open Spaces (POS) in Bandar Lampung is still a fundamental challenge in achieving sustainable urban development. The city also shows a polycentric pattern, where various activity centers grow in different districts, but this is not yet supported by proper planning or spatial integration. At the same time, understanding how communities actually use urban spaces is important to see how these areas function in everyday life. This study aims to develop a concept for urban nodes in Bandar Lampung that is adaptive, integrated, and responsive by considering community behavior. The methods used include mapping observations (to identify activity center points) and questionnaires (to understand user behavior in POS). The results show that among the four districts studied, Enggal District has the strongest potential to serve as a primary node that can integrate other surrounding nodes. Keyword: Public Open Space, Urban Nodes, Community Behavior, Integrated Development Abstrak: Keterbatasan Ruang Terbuka Publik (RTP) di Kota Bandar Lampung masih menjadi isu mendasar dalam pengembangan perkotaan yang berkelanjutan. Selain itu, struktur ruang Kota Bandar Lampung menunjukkan kecenderungan perkembangan pusat kegiatan yang bersifat polisentrik, dengan sebaran aktivitas di berbagai kecamatan, namun belum diimbangi oleh sistem perencanaan dan integrasi spasial yang memadai. Di sisi lain, aktivitas komunitas di ruang kota penting untuk diketahui dan dipahami untuk mendapatkan perspektif bagaimana ruang digunakan oleh masyarakat secara nyata. Tujuan penelitian ini yaitu untuk dapat merumuskan konsep pengembangan pusat kegiatan atau nodes di Bandar Lampung yang adaptif, terintegrasi, dan responsif dengan mempertimbangkan perilaku komunitas disekitarnya. Metode yang digunakan yaitu observasi pemetaan (titik-titik pusat kegiatan) dan kueisioner (perilaku pengguna RTP). Adapun hasil nya memperlihatkan bahwa dari empat kecamatan yang ada di Bandar lampung, Kecamatan Enggal mempunyai potensi untuk menjadi node primer yang dapat mengintegrasikan node node lain disekitarnya. Kata Kunci: Ruang Terbuka Publik, Nodes Perkotaan, Perilaku Komunitas, Terintegrasi
Pengembangan Virtual Tour pada Prototype Lunjuk Balak Buay Subing Terbanggi Besar Menggunakan Teknologi 360-Degree Panaromic View Panji Kurniawan; M. SHUBHI YUDA WIBAWA; MOH. FAISAL FARIS; Puan Jati Megawati; Ahmad Baqir Adrian
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industri (SINTA) 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pelestarian berbasis teknologi imersif melalui perancangan virtual tour dengan tampilan 360-degree panoramic view untuk merepresentasikan arsitektur Lunjuk Balak milik Buay Subing di Terbanggi Besar, Lampung. Lunjuk merupakan elemen utama dalam upacara Cakak Pepadun yang memiliki nilai simbolik tinggi, namun bersifat temporer sehingga kurang terdokumentasikan, baik secara arsitektural maupun digital. Kondisi ini menjadikan bentuk, fungsi, dan makna Lunjuk sangat rentan mengalami kepunahan dalam konteks sosial budaya. Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian ini menerapkan pemodelan 3D terhadap struktur dan elemen simbolik Lunjuk yang kemudian diintegrasikan ke dalam virtual tour interaktif berbasis 360-degree panoramic view. Teknologi ini memungkinkan pengguna mengeksplorasi ruang, material, struktur, serta konteks ritual Lunjuk secara visual dan spasial melalui platform digital yang dapat diakses secara luas. Hasil penelitian berupa prototype virtual tour berbasis web dan perangkat bergerak yang menyajikan representasi arsitektural beserta informasi naratif dan interpretatif pada tiap komponennya. Secara keseluruhan, temuan penelitian menunjukkan bahwa pendekatan imersif berbasis teknologi digital dapat menjadi alternatif efektif untuk pelestarian dan edukasi arsitektur tradisional, sekaligus memperkuat peran arsitektur sebagai medium naratif yang menghubungkan bentuk ruang, nilai budaya, dan pengalaman kolektif masyarakat.
SOSIALISASI INOVASI RUMAH APUNG SEBAGAI STRATEGI TANGGAP BENCANA DI KECAMATAN PANJANG Fadhilah Rusmiati; Ayu Komalasari Dewi; Tiya Suryadi Putri; Moh. Faisal Faris
Nemui Nyimah Vol. 6 No. 1 (2026): Nemui Nyimah Vol. 6 No. 1 2026
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v6i1.228

Abstract

Panjang Subdistrict, located in Bandar Lampung City, is a coastal area vulnerable to tidal flooding and coastal abrasion due to climate change and rising sea levels. This Community Service Program (PKM) aims to enhance community knowledge and preparedness through the dissemination of floating house innovations as an environmentally based disaster response strategy. The methods employed in this program include coordination with local government authorities, field observations, problem identification, formulation of adaptive solutions, and socialization activities using visual educational media such as posters, leaflets, and information boards. The results indicate that the community still has limited understanding of coastal disaster mitigation. Therefore, the service team introduced three main innovations: floating houses as an adaptive architectural response to rising sea levels, biopore infiltration holes to improve soil absorption and reduce waterlogging, and retaining walls as protection against coastal abrasion. The socialization process was carried out through interactive discussions and simulations of simple innovation applications involving active community participation. The outcomes demonstrate an increase in community awareness, knowledge, and participation in disaster mitigation efforts, further supported by the installation of mitigation signage and evacuation maps in the coastal area. Overall, this program contributes to the development of a resilient, adaptive, and sustainable coastal community in facing disaster threats
Perencanaan Gazebo sebagai Pengembangan Ruang Sosial di Kawasan Masjid Ali Wal Asri Kota Bengkulu: Bahasa Indonesia Tiya Suryadi Putri; Moh. Faisal Faris; Suci Lestari; Ayu Komalasari Dewi
Nemui Nyimah Vol. 6 No. 1 (2026): Nemui Nyimah Vol. 6 No. 1 2026
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v6i1.234

Abstract

Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga berkembang sebagai pusat aktivitas sosial masyarakat. Peningkatan aktivitas jamaah pasca renovasi ruang dalam di Masjid Ali Wal Asri menimbulkan kebutuhan terhadap fasilitas penunjang pada area luar masjid. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan bantuan teknis perencanaan gazebo sebagai ruang semi-terbuka yang dapat mendukung aktivitas sosial, interaksi jamaah, dan kegiatan non-ritual lainnya. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan tahapan observasi lapangan, wawancara, identifikasi kebutuhan pengguna, analisis tapak, serta penyusunan konsep desain. Hasil kegiatan menghasilkan rancangan gazebo yang menyesuaikan karakter arsitektur masjid melalui penggunaan bentuk atap limasan, material bernuansa natural, serta konsep ruang terbuka yang mendukung kenyamanan termal dan interaksi sosial. Selain itu, desain juga dilengkapi elemen kolam dan lanskap sebagai bagian dari pendekatan arsitektur tropis untuk meningkatkan kualitas visual dan kenyamanan ruang. Keberadaan gazebo diharapkan mampu mengoptimalkan fungsi ruang luar masjid sebagai ruang sosial, edukatif, dan interaktif bagi masyarakat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa bantuan teknis perencanaan dapat menjadi solusi dalam pengembangan fasilitas penunjang masjid yang lebih kontekstual, fungsional, dan berkelanjutan. Kata Kunci : Gazebo, Masjid, Ruang Sosial, Pengabdian Masyarakat