Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : syntax literate jurnal ilmiah indonesia

Job Satisfaction Memediasi Pengaruh Work Engagement dan Burnout Terhadap Turnover Intention Theodorus, Henry Andri; Winoto, Hery; Tecoalu, Melitina
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i4.64282

Abstract

Turnover intention perawat telah menjadi isu kritis dalam manajemen layanan kesehatan yang mengancam kualitas pelayanan dan stabilitas organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work engagement dan burnout terhadap turnover intention, dengan job satisfaction sebagai variabel mediasi pada perawat Rumah Sakit Swasta MHG di Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausal. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang didistribusikan kepada 100 perawat yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work engagement tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap turnover intention, sedangkan burnout berpengaruh positif signifikan terhadap turnover intention (p = 0,000). Job satisfaction berpengaruh negatif signifikan terhadap turnover intention (p = 0,040). Work engagement berpengaruh positif signifikan terhadap job satisfaction (p = 0,000), sementara burnout tidak berpengaruh signifikan terhadap job satisfaction. Dalam pengujian mediasi, job satisfaction terbukti memediasi pengaruh work engagement terhadap turnover intention secara signifikan (p = 0,043), namun tidak memediasi pengaruh burnout terhadap turnover intention. Temuan ini menegaskan bahwa burnout merupakan prediktor dominan turnover intention, sementara job satisfaction menjadi mekanisme psikologis utama yang menghubungkan work engagement dengan turnover intention. Manajemen rumah sakit perlu memprioritaskan strategi pengurangan burnout sekaligus meningkatkan work engagement guna memperkuat kepuasan kerja dan mempertahankan tenaga perawat yang berkualitas.