Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Benefits of Joining English Speaking Club as an Extracurricular Activity : A Case Study at MA Patra Mandiri Plaju Jenni Septi Liana; Renny Kurnia Sari; Mirrah Salsabila
The Explora Vol. 10 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Pascasarjana Universitas HKBP Nommensen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51622/explora.v10i2.2480

Abstract

This research investigated the benefits of joining English speaking club as an extracurricular activity. The study aimed to find out the benefits of joining English club on students' speaking ability. The study used a qualitative research approach, and data was collected using interview. The participants were five eleventh-grade students who had joined the English club, one boy and four girls. The study found that there were 4 benefits gained by joining the English club. They are, The English club was more enjoyable than regular classes, the students received moral and emotional support to became confident, they got the same turn to speak, and they got new vocabulary. In short, the English club was a place for students to improve their English speaking skills and also a place for those who were interested to join many English competitions.
Penamaan UIN Raden Fatah Palembang: Refleksi Ketokohan Prabu Brawijaya V dan Raden Fatah dalam Sejarah Dakwah Islam Antasari, Rr Rina; Renny Kurnia Sari; Otoman; Siti Dini Fakhriya
Intelektualita Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intelektualita.v13i2.25227

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kebijakan Prabu Brawijaya V terhadap Raden Fatah dan pola sistem pendidikan yang dikembangkan Raden Fatah hingga namanya menjadi simbol penting dalam sejarah Islam dan pendidikan di Indonesia. Fokus penelitian ini adalah memahami nilai historis dan simbolis yang melatarbelakangi penamaan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, serta peran Raden Fatah dalam proses islamisasi dan pengembangan pendidikan Islam di Kesultanan Demak. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tinjauan sejarah dan konsep. Data primer diperoleh dari wawancara dengan alim ulama dan sejarawan di Palembang, sedangkan data sekunder berasal dari literatur terkait sejarah Raden Fatah dan Kesultanan Demak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Prabu Brawijaya V terhadap Raden Fatah mencerminkan proses musyawarah yang melibatkan berbagai pihak, dengan penekanan pada ketertiban, keadilan, dan manfaat bagi masyarakat. Raden Fatah berhasil mengintegrasikan ajaran Islam ke dalam sistem pendidikan dengan menekankan pada pengembangan ilmu pengetahuan dan akhlak. Pola kebijakan ini menjadi dasar simbolisasi nama UIN Raden Fatah Palembang, yang mencerminkan perpaduan nilai historis dan religius. Kesimpulannya, keberhasilan Raden Fatah dalam mengembangkan pendidikan Islam pada masa Kesultanan Demak tidak lepas dari kebijakan yang visioner dan berbasis musyawarah. Nilai-nilai yang terkandung dalam kebijakan tersebut tetap relevan sebagai pedoman pengembangan pendidikan Islam di era modern. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami keterkaitan antara sejarah, pendidikan, dan kebijakan dalam membentuk identitas lembaga pendidikan Islam.
Pemberdayaan Ekonomi Perempuan melalui Pelatihan Pengolahan Keripik Singkong: Studi Kualitatif di Desa Tanjung Dalam Sela Maharani; Syafina Ratu Thania; Libby Putri Felisha; Nova Eliza; Felinda Eka Putri; Siti Haura Najwa; Mgs. Rafli Hidayatullah; Renny Kurnia Sari
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 3 No 3 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami pengalaman perempuan dalam mengikuti program pelatihan pengolahan keripik singkong serta dampaknya terhadap pemberdayaan ekonomi mereka. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan untuk menggali pengalaman subjektif peserta pelatihan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi terhadap 20 perempuan yang mengikuti program pelatihan di Desa Tanjung Dalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan pengolahan keripik singkong memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan ekonomi perempuan dalam empat dimensi utama: (1) peningkatan pengetahuan dan keterampilan teknis, (2) penguatan kepercayaan diri dan motivasi kewirausahaan, (3) pembentukan jaringan sosial dan modal sosial, serta (4) peningkatan akses terhadap peluang ekonomi. Temuan ini mengindikasikan bahwa program pelatihan berbasis pemberdayaan dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kapasitas ekonomi perempuan di wilayah pedesaan. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pemangku kepentingan dalam merancang program pemberdayaan ekonomi perempuan yang lebih tepat sasaran.