Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kata Penyukat dalam Bahasa Madura dan Keparalelan-Nya Dalam Morfologi Rizal Afandi; Qurratul Aini
Jurnal Bima : Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan bahasa dan Sastra Vol. 2 No. 3 (2024): September : Jurnal Bima : Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan bahasa dan Sastra
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/bima.v2i3.995

Abstract

Madurese has the same words as other languages. The word suffocation in a language has different characteristics from other languages, and also has its own variations in its use. This article aims to find out what types of words in Madurese are and how to use them. This research uses a descriptive qualitative method which consists of three stages, namely the stage of providing data, analyzing data, and also presenting the results of data analysis, thus producing types of words in Madurese. The first is the word animal lover, its use is only specific to animals, such as: jhudhu, tide, etc. Secondly, there is the word plant protector, its use is specific to plant species, for example: kèjhang, tondun, kerreng, ghundung, etc. And the third is the word insulator for inanimate objects, which includes the words insulator in size, the words insulator in container, and the words insulator in action. The use of the word insulator for each type is different, depending on the object being addressed, whether animate or inanimate.
EVALUASI PROGRAM PENDIDIKAN PADA PENGEMBANGAN KETERAMPILAN TATA BOGA DI SLB MANDAILING NATAL Sapirin Sapirin; Nurul Paizah; Hasmiah Hasmiah; Nurul Afikah; Naharuddin Naharuddin; Rizal Afandi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Program Pendidikan pada Pengembangan Keterampilan Tata Boga di SLB Mandailing Natal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode evaluatif-deskriptif melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Model evaluasi CIPP digunakan untuk menilai konteks, input, proses, dan produk program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program keterampilan tata boga dirancang sesuai dengan kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus dan didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten. Pelaksanaan program berjalan cukup efektif dengan metode pembelajaran praktik langsung dan pendampingan intensif. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan vokasional, kemandirian, dan kepercayaan diri peserta didik. Disimpulkan bahwa Program Pendidikan pada Pengembangan Keterampilan Tata Boga di SLB Mandailing Natal telah berjalan dengan baik, namun memerlukan pengembangan berkelanjutan agar manfaat program dapat lebih optimal.