ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpidato siswa melalui penerapan metode pembelajaran iteraktif pada metri teks pidato. Latar belakang ini didasarkan pada rendahnya kemampuan siswa dalam menyampaikan pidato secara lisan, yang dilanjutkan oleh kurangnya penguasaan struktur teks, intonasi, serta kepercayaan diri saat di depan umum. Penelitian ini menggunakan Pendekatan Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian yang digunakan adalah 24 siswa kelas VIII E di SMPN 2 Sidangagung. Tekni pengumpulan data meliputi observasi dan tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan signifikan pada kemampuan berpidato siswa. Pada siklus 1, rata-rata nilai siswa sebesar 68,09 dan meningkat menjadi 82,84 pada siklus II. Peningkatan ini mencerminkan keberhasilan metode pembelajaran yang digunakan, yang menekankan pada latihan praktik, bimbingan langsung, dan penggunaan media pendukung. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran teks pidato secara interaktif dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa secara efektif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru dalam merancang pembelajaran bahasa Indonesia yang lebih menarik dan bermakna. KATA KUNCI: Keterampilan berbicara; Pembelajaran Interaktifi; Penelitian tindakan Kelas; Teks Pidato. IMPROVING PULBIC SPEAKING SKILL THROUGH THE PROJECT - BASED LEARNING (PJBL) MODEL BASED ON AUDIOVISUAL MEDIA IN GRADE VII SMP NEGERI 2 SINDANGAGUNG ABSTRACT: This study aims to improve the public speaking skills of eighth-grade students at SMPN 2 Sindangagung through the implementation of Project-Based Learning (PjBL) using audiovisual media in teaching speech texts. The research was motivated by students’ low confidence and limited ability to deliver structured and expressive speeches. This classroom action research (CAR) was conducted in two cycles involving 24 students of class VIII. Data collection techniques included observation, performance assessments, and documentation.The results showed a significant improvement in students’ speaking performance. In the first cycle, the average score was 68.09, which increased to 82.84 in the second cycle. This progress reflects the effectiveness of the PjBL approach and the use of audiovisual media in engaging students actively in learning, especially through practical speaking activities. It can be concluded that applying PjBL with audiovisual support can effectively enhance students' mastery of speech texts and their public speaking confidence. This study is expected to serve as a reference for teachers in designing innovative and student-centered Indonesian language instruction. KEYWORDS: Public speaking skills; Project-Based Learning; audiovisual media; classroom action research; speech text