Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN LITERASI ANAK – ANAK PANTI ASUHAN AS-SALAM MELALUI PROGRAM POJOK LITERASI Dewi, Dewi; Fikri, Ajief Aufa; Wiyono, Aurelia Carissa Anindita; Husna, Amelia Mujahadah; Tuladang, Cindy Adelia; Beelena, Beelena; Cahyadi, Julia Vanessa; Putri, Deandra Emilya; Wahid, Raseliya Ananda; Rahmatika, Tasha; Rifqi, Mohammad
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.33551

Abstract

Pelaksanaan Program Pojok Literasi di Panti Asuhan As-Salam bertujuan untuk meningkatkan literasi anak-anak dengan fokus pada keterampilan membaca, menulis, dan berpikir kritis. Program ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan membaca dan menulis melalui aktivitas literasi, meningkatkan minat baca dengan buku cerita yang menarik, dan mendorong kemampuan berpikir kritis melalui diskusi dan kegiatan terkait. Pencapaian tujuan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan literasi dan kemampuan berpikir anak-anak secara signifikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan untuk mengumpulkan data langsung dari Panti Asuhan As-Salam. Kegiatan pengabdian masyarakat, dilaksanakan pada 27 April 2024, fokus pada implementasi Program Pojok Literasi untuk meningkatkan keterampilan membaca dan menulis anak-anak. Persiapan mencakup riset materi literasi, perancangan sesi kegiatan, dan koordinasi dengan panti asuhan. Pada hari pelaksanaan, mahasiswa memperkenalkan diri, menyampaikan materi secara interaktif, dan mengadakan sesi membaca bersama. Program ini bertujuan untuk memberikan dampak positif pada perkembangan literasi anak-anak di panti asuhan. Hasil PkM menunjukan bahwa Program Pojok Literasi di Panti Asuhan As-Salam pada 27 April 2024 berhasil meningkatkan literasi anak-anak dengan menyediakan buku cerita, buku tulis, dan kegiatan literasi interaktif. Program ini efektif dalam mengatasi keterbatasan akses dan fasilitas pendidikan, meningkatkan minat baca, keterampilan menulis, dan kemampuan berpikir kritis anak-anak. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa program literasi yang baik dapat meningkatkan keterampilan dan motivasi belajar anak-anak, serta dapat dijadikan contoh untuk inisiatif serupa di lembaga lain.
Analisis Forensik Untuk Penanganan Cyber Crime Pada Aplikasi Whatsapp Menggunakan Metode National Institute Of Standard And Technology (Nist Sp 800-86) Rifqi, Mohammad; Ismail, Setia Juli Irzal; Rizal, Mochammad Fahru
eProceedings of Applied Science Vol. 9 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis forensik memiliki peran vital dalam penanganan kejahatan cyber pada aplikasi. Salah satu metode yang digunakan adalah metode National Institute of Standards and Technology (NIST) yang bertujuan untuk mengevaluasi bukti digital dalam aplikasi yang digunakan oleh pelaku kejahatan. Proses analisis dengan metode NIST melibatkan identifikasi, pengumpulan, analisis, interpretasi, dan dokumentasi bukti digital. Tim forensik menggunakan perangkat lunak dan peralatan khusus untuk mengakses informasi penting dari bukti digital. Metode NIST memiliki keunggulan dalam standarisasi proses, memfasilitasi kerja tim forensik, dan meningkatkan kualitas analisis. Ini juga memastikan integritas bukti digital yang dapat digunakan dalam pengadilan. Hasil analisis forensik dengan metode NIST penting dalam menangani kejahatan cyber pada aplikasi. Proses analisis yang terstruktur menjamin akurasi dan validitas bukti digital, menjadi dasar untuk tindakan hukum terhadap pelaku kejahatan. Dalam era di mana teknologi semakin merasuk ke berbagai aspek kehidupan, analisis forensik dengan metode NIST menjadi elemen krusial dalam menjaga keamanan digital dan menyediakan alat bukti yang kuat dalam persidangan.Kata Kunci -- Analisis Forensik, Penanganan cybercrime, WhatsApp, identifikasi, bukti digital.