Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SOSIALISASI EDUKASI GIZI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA PADA IBU HAMIL Ezalina, Ezalina; Gunawan, Putra; Rahmadan, Nilpas; Listari, Nia; Adelia, Dina; Dwi, Dwi
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 6, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v6i1.13135

Abstract

Abstrak: Anemia merupakan kondisi dimana sel darah merah tidak mencukupi kebutuhan fisiologis tubuh. Di dunia prevalensi ibu hamil yang mengalami anemia sebesar 41,8%, sedangkan di Indonesia 48,9%. Anemia termasuk masalah kesehatan masyarakat berat (severe public health problem) yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia yang dilahirkan. Salah satu faktor penyebab anemia dalam kehamilan adalah kurangnya asupan ibu mengkonsumsi makanan yang bergizi. Tujuan dilaksanakan pengabdian masyarakat adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang gizi dalam mencegah anemia kehamilan. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu dengan menggunakan metode pendidikan kesehatan. Mitra kegiatan adalah ibu hamil yang berada di Posyandu RW 13 Kelurahan Limbungan Baru Kecamatan Rumbai. Metode pelaksanaan kegiatan diawali dengan pemeriksaan fisik ibu hamil (pengukuran TD, BB, TB dan pengisian KMS ibu hamil) kemudian edukasi tentang gizi ibu hamil. Kegiatan diakhiri dengan diskusi atau tanya jawab tentang materi yang telah disampaikan. Hasil akhir kegiatan adalah terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil dari 45% menjadi 97% yang terlihat dari adanya antusias ibu hamil ketika menyimak materi yang disampaikan dan berkeinginan untuk menerapkan konsumsi makanan yang bergizi selama hamil.Abstract: Anemia is a condition in which red blood cells do not meet the physiological needs of the body. In the world the prevalence of pregnant women who experience it is 41.8%, while in Indonesia it is 48.9%. Anemia is a severe public health problem that has an impact on the quality of the human resources that are born. One of the factors that causes anemia in pregnancy is the lack of nutritious food consumed by pregnant women. The purpose of community service was to increase pregnant women's knowledge about nutrition in preventing anemia in pregnancy. The activity was carried out at posyandu (Integrated Health Center) using health education methods. The partners were pregnant women who are in posyandu RW 13, Limbungan Baru Village, Rumbai Subdistrict. The method of implementing the activity began with a physical examination of pregnant women (measurement of blood pressure, weight, height) and filling in KMS for pregnant women). Then, education about nutrition for pregnant women was given. The activity ended with a discussion or question and answer about the topic that had been presented. The final result of the activity was an increase in pregnant women's knowledge from 45% to 97% as seen from the enthusiasm of pregnant women in listening when the material was delivered and their desire to apply nutritious food consumption during pregnancy.
Analisis SWOT Pengembangan Wisata Berbasis Masyarakat di The Kaldera Toba Marbun, Ameliya Vega Three Br; Adelia, Dina; Kartika, Fizra
HOME : Hospitality and Gastronomy Research Journal Vol. 6 No. 2 (2024): HOME: Hospitality and Gastronomy Research Journal
Publisher : Politeknik Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61141/home.v6i2.552

Abstract

The Kaldera Toba adalah tempat wisata yang ada di Kecamatan Ajibata Sumatera Utara. The Kaldera Toba menjadi salah satu destinasi wisata yang dapat mengembangkan perekonomian masyarakat dan pemerintah yang tidak terlepas dari adanya partisipasi masyarakat. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan wisata berbasis masyarakat di The Kaldera Toba. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara, dan menganalisis data dengan transkip dan alat analisis SWOT untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di The Kaldera Toba. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat lokal dalam pengembangan pariwisata telah memberikan dampak positif dalam mencapai keberlanjutan jangka panjang. Masyarakat telah terlibat dalam kegiatan ekonomi kreatif, wirausaha, dan organisasi pengelolaan pariwisata seperti Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). Selain itu, pengembangan pariwisata juga memperkuat pelestarian budaya lokal dan kesadaran lingkungan. Meskipun demikian, kesadaran lingkungan masyarakat masih perlu ditingkatkan. Program pelatihan dan edukasi diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
Analysis Of The Effectiveness Of Regional Budget Management In Supporting Infrastructure Development In Deli Serdang Regency Adelia, Dina; Rizkina, Miftha; Sucipto, Tia Novira
Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Bisnis Digital Vol 5 No 2 (2026): April
Publisher : LPPJPHKI Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jambd.v5i2.11113

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of regional expenditure budget management in supporting infrastructure development in Deli Serdang Regency. Infrastructure development is one of the main priorities of local governments in improving public services, accelerating economic growth, and promoting equitable development. The effectiveness of regional expenditure management is an important indicator of the success of local governments in allocating and realizing budgets in accordance with established plans. This study employs a descriptive quantitative approach using secondary data derived from the Budget Realization Report (LRA) and the Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD) of Deli Serdang Regency. The research period focuses on recent fiscal years to examine trends and performance in regional expenditure management. The analytical techniques used include the analysis of regional expenditure effectiveness ratios, infrastructure expenditure growth analysis, and the contribution of capital expenditure to total regional expenditure. The results indicate that, in general, the management of the regional expenditure budget in Deli Serdang Regency has been relatively effective. However, several constraints remain, including the dominance of operational expenditure over capital expenditure and limited realization of infrastructure budgets in certain sectors. This study is expected to contribute to local governments as an evaluation reference and as a basis for formulating more effective budget management policies to support infrastructure development in Deli Serdang Regency.