Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Efektivitas Model Pembelajaran Tutor Sebaya Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Rahmawati, Aslihatul; Halimah, Nur; Azhari, Ainul
Eduka : Jurnal Pendidikan, Hukum, dan Bisnis Vol. 9 No. 1 (2024): Eduka : Jurnal Pendidikan, Hukum, dan Bisnis
Publisher : Pamulang university

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted with the aim of finding out differences in student learning achievement before and after implementing the peer tutoring model. The total population was 99 students, using saturated sampling techniques. This research used a pre-experimental research design with a one group pretest-posttest design, using the Paired Wilcoxon Test to obtain Sig. 0.000<0.05 means that the student's learning achievement after being treated is different from the score before the student was treated with the peer tutoring model. Keywords: Peer Tutors, Learning Achievement
CLIMATE CHANGE MITIGATION HADIṠ PERSPECTIVE: Thematic-Correlative Approach Azhari, Ainul
RIWAYAH Vol 10, No 2 (2024): Riwayah : Jurnal Studi Hadis
Publisher : Ilmu Hadis, Fakultas Ushuluddin, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/riwayah.v10i2.28586

Abstract

Climate change is a critical issue threatening life on earth, requiring active human efforts and support from religion to address it. This study analyzes the moral messages in hadiṡ related to climate change mitigation through a thematic-correlative approach. This research uses qualitative methods, library research, and takhrij al-hadis, data were examined using content analysis, al-jarh wa al-ta’dil, and tawarikh al-ruwat, along with internal and external hadīṡ criticism. The findings confirm that three hadīṡs addressing climate change mitigation are of high quality, making them valid references for Islamic teachings (maqbūl al-hujjah) and applicable in practice. Thematically, these hadīṡ align with efforts to combat climate change, emphasizing the importance of preserving water resources and preventing ecosystem damage. Islam highlights water conservation and responsible usage, recognizing water as vital for all living beings. Mitigation efforts include reforestation, rehabilitating degraded lands, and prohibiting the felling of wild trees to sustain ecosystems. These teachings affirm Islam’s proactive approach to environmental preservation through hadis, advocating for sustainable practices that align with the broader goal of mitigating climate change impacts. [Perubahan iklim adalam masalah krusial yang mengancam kehidupan di bumi, membutuhkan upaya aktif manusia dan dukungan agama untuk mengatasinya. Penelitian ini menganalisis pesan moral dalam hadis yang berkaitan dengan mitigasi perubahan iklim melalui pendekatan tematik-korelatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, penelitian kepustakaan, dan takhrij al-hadits. Teknik analisis data menggunakan analisis isi, al-jarh wa al-ta’dil, dan tawarikh al-ruwat, serta kritik hadis dari aspek internal dan eksternal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tiga hadis yang membahas mitigasi perubahan iklim memiliki kualitas tinggi, sehingga dapat dijadikan referensi yang sah dalam ajaran Islam (maqbūl al-hujjah) dan diterapkan dalam praktik. Secara tematik, hadis-hadis ini sejalan dengan upaya mengatasi perubahan iklim, menekankan pentingnya menjaga sumber daya air dan mencegah kerusakan ekosistem. Islam menekankan konservasi air dan penggunaannya secara bijak, mengingat air adalah kebutuhan esensial bagi semua makhluk hidup. Upaya mitigasi meliputi reboisasi, rehabilitasi lahan yang terdegradasi, dan larangan penebangan pohon liar untuk menjaga keberlanjutan ekosistem. Ajaran ini menegaskan pendekatan proaktif Islam melalui hadis terhadap pelestarian lingkungan, mendorong praktik berkelanjutan yang sejalan dengan tujuan mitigasi dampak perubahan Iklim.]
DERADIKALISAI PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF SAYYID MUHAMMAD ALAWI AL MALIKI Azhari, Ainul; Jalil, Dul
FIKRAH Vol 8 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v8i1.20605

Abstract

Deradikalisai itu sangat penting terutama melalui pendidikan agama Islam dengan menanamkan nilai-nilai toleransi dalam berinteraksi terhadap orang lain, sehingga tidak terjadi lagi kekerasan yang mengatasnamakan agama yang dilakukan oleh para peserta didik. Maka, gerakan deradikalisasi harus dilakukan sedini mungkin terkhusus dalam dunia pendidikan ini dengan cara menata kembali Pendidikan Islam yang lebih mengedepankan sikap toleran dan humanis. Berikutnya, untuk melaksanakan deradikalisasi melalui pendidikan Islam ini dapat merujuk kepada metode dan prinsip pendidikan Islam Rasulullah Saw berdasarkan perspektif Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif analitis. Data yang dikumpulkan melalui observasi, interview dan dokumentasi. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini yaitu berupa studi pustaka (library search) dan teknik analisis datanya menggunakan content analysis, karena penelitian ini bertumpu pada teks dan bertujuan untuk memberikan deskripsi hasil penelitiannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat semangat untuk mewujudkan deradikalisai pendidikan Islam ini yang dapat dilaksanakan berdasarkan metode yang disampaikan oleh Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki yang tertulis dalam kitabnya “Ushulut Tarbiyah An Nabawiyah”, sehingga dapat menciptakan pendidikan Islam yang humanis, inklusif dan multikultural. Melalui metode pendekatan perumpamaan dan metode kisah dan cerita ini dapat memperlihatkan pendidikan Islam yang humanis. Pendidikan Islam yang inklusif dari metode pendidikan Nabi Saw ini terlihat dari metode memotivasi bertanya dan metode tes dan melempar pertanyaan serta metode gradual. Dan pendidikan multikultural ini dapat terlihat pada metode mengenali kapasitas dan dialek audiens. Adapun metode pendidikan Nabi Saw secara lengkapnya adalah metode memotivasi bertanya, metode tes dan melempar pertanyaan, metode penyegaran, metode mengenali kapasitas dan dialek audiens, metode mengalihkan realitas indrawi kepada realitas kejiwaan, metode peragaan, metode ungkapan dengan bahasa kiasan, metode gradual, metode mengapresiasi pertanyaan, metode mendekatkan realitas abstrak dalam bentuk konkret, metode memperkuat pendapat dengan argumen, metode mengarahkan kepada pemikiran yang bernilai tinggi, metode kisah dan cerita, dan metode pendekatan dan perumpamaan.
Optimalisasi Peran Pemuda Islam Dalam Pengembangan Potensi Wisata Daerah di Kelurahan Gebang Raya Kecamatan Periuk Kota Tangerang Nurislamiah, Siti; Setyawati, Ariesta; Azhari, Ainul
Abdi Pandawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Pemanfaatan dan Optimalisasi E-Learning di masa Pandemi
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Organisasi pemuda merupakan tempat berkumpulnya para remaja dalam menghimpun berbagai potensi yang mengarahkan dalam kegiatan-kegiatan positif. Organisasi lokal di lingkungan desa/kelurahan merupakan wadah untuk memenuhi kebutuhan ataupun memecahkan permasalahan masyarakat. Salah satu organisasi lokal yang ada di hampir setiap desa atau kelurahan di Indonesia adalah Karang Taruna sebagai tempat atau wadah pembinaan peran muda. Salah satu kegitatan tersebut adalah pemberdayaan kemampuan keagamaan untuk para pemuda kelurahan Gebang Raya Kecamatan Periuk Kota Tangerang. terciptanya kerukunan, bergotong royong dalam melakukan program kegiatan dan saling toleransi diantara para pemuda. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan berbagai metode dan tahapan dalam pelaksanaannya, yaitu: observasi, perencanaan, pemetaan, pelaksanaan, dan tindak lanjut. Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan di Kelurahan Gebang Raya Kecamatan Periuk ini terutama terhadap kegiatan yang dilakukan oleh para pemuda Karang Taruna unit 22, yaitu pengembangan potensi wisata daerah. Program wisata yang ditekankan adalah kampung wisata keramba 22, yang berlokasi di RW 22 Garden City. Program yang dilakukan oleh para pemuda Karang Taruna ini merupakan sebuah jawaban dari pengembangan peran pemuda muslim, yang menggunakan potensinya untuk kebaikan dirinya dan umat (masyarakat sekitarnya). Sedangkan para pemuda diluar sana masih menyibukkan kepentingan pribadinya saja. Kata Kunci : Peran Pemuda, Potensi Wisata, Keramba, Karang Taruna
SOSIALISASI MEDIA PEMBELAJARAN ONLINE DALAM MATERI IHSAN PADA SISWA SMA NEGERI 20 KABUPATEN TANGERANG Nurislamiah, Siti; Setyawati, Ariesta; Azhari, Ainul; Irawan, Irawan; Hermawan, Denny
Abdi Pandawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Strategi Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Menuju Era Pasca Pandemi
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sesuai dengan kurikulum 2013, bahwa dalam hal pembelajaran peserta didik lebih ditekankan pada aspek pengembangan individu masing-masing. Partisipan dalam kegiatan sosialisasi media pembelajaran online dalam materi meraih kasih allah dengan ihsan adalah siswa-siswi kelas 12 SMAN 20 Kabupaten Tangerang. Pembelajaran online yang digunakan selama pandemi ini membuat pembelajaran secara tatap muka secara online memberikan solusi terhadap pemahaman siswa pada materi yang disampaikan oleh guru meskipun tidak langsung di kelas, tapi melalui pembuatan video pembelajaran terkait dengan materi yang ingin disampaikan. Sehingga dalam penyampaian materi khususnya materi meraih kasih Allah dengan ihsan memudahkan tujuan pembelajaran ini tercapai sehingga dapat memacu siswa-siswi agar menjadi insan yang luhur akan budi pekertinya, juga dapat menjadi pengendalian perbuatannya ketika ia melakukan suatu perbuatan yang dilarang oleh Allah Swt, sehingga ia pun tidak menjadi buruk dan terjatuh dalam perbuatan yang tercela.
Pendampingan Pengajaran Hadis tentang Upaya Preventif Terhadap Perilaku Ghibah dan Namimah dalam Etika Islam dan Sosial Azhari, Ainul; Hilmiyyah, Nurul; Wisdayanti
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2025): Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/qh.v11i2.21089

Abstract

Tindakan ghibah (menggunjing) dan namimah (adu domba) merupakan bentuk penyimpangan sosial yang masih sering dijumpai di tengah masyarakat dan berpotensi merusak ikatan ukhuwah Islamiyah. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dalam memahami dan menyampaikan ajaran hadis yang berkaitan dengan larangan serta pencegahan terhadap perilaku ghibah dan namimah kepada jamaah Majlis Ta’lim Mar’atus Shalihah, Klaster Udayana, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, serta simulasi studi kasus yang bersumber dari hadis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap dampak negatif ghibah dan namimah, sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran bersama untuk mengamalkan nilai-nilai etika Islam dalam kehidupan sosial. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam membangun akhlak mulia dan membudayakan literasi hadis di lingkungan masyarakat.
Edukasi pencegahan dan penanganan bullying di lingkungan sekolah berbasis pondok pesantren Azhari, Ainul; Rahmawati, Aslihatul
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i2.21817

Abstract

Bullying merupakan tindakan intimidasi yang dilakukan secara berulang-ulang oleh pihak yang lebih kuat terhadap pihak yang lebih lemah, dilakukan dengan sengaja dan bertujuan untuk melukai korbannya secara fisik maupun emosional. Dalam melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan pada Pondok Pesantren Daarul Abroor Lebak Wangi Kabupaten Tangerang menggunakan metode PAR (Participatory Action Research)Permasalahan bullying ini seringkali terjadi dalam berbagai konteks sosial, khususnya dalam bidang pendidikan. Karena siswa-siswi SMP dan SMA rentan dari bullying. Upaya penyuluhan perlu dilakukan, agar pelaku dan bullying memahami dampak yang akan terjadi. Kemudian dilanjutkan dengan pendampingan kepada pengurus OSIS SMP dan SMA Daarul Abroor Lebak Wangi. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah berupa penyuluhan di lingkungan sekolah untuk memberikan pemahaman kepada para siswa tentang bullying dan upaya dalam pencegahan perbuatan bullying dan penanganan dari tindakan bully serta menumbuhkan kesadaran dan membiasakan diri dalam kehidupan sehari-hari untuk berbicara dan bertindak yang sopan kepada guru, teman dan orang tua di rumah. Kemudian dari penyuluhan tersebut dilanjutkan ke pendampingan kepada pengurus OSIS dari SMP dan SMA Daarul Abroor agar dapat dan memiliki peran penting dalam mengawasi serta meminimalisir terjadinya tindakan bullying baik di lingkungan sekolah maupun pondok pesantren. Kegiatan ini terlaksana dengan baik dan lancar.
Pemanfaatan Inlislite dalam Pengolahan Bahan Pustaka oleh Pustakawan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Provinsi Sumatera Barat Azhari, Ainul; Zhafiri, Shabrina; Maksum, M.Ridho Sahid; Rahmah, Elva
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi informasi mengalami perkembangan yang sangat cepat sehingga bisa mendorong berbagai lembaga untuk memaksimalkan penggunaan system mereka. Salah satu system yang digunakan yaitu aplikasi Inslite pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Provinsi Sumatera Barat. Aplikasi ini digunakan untuk mengelola bahan pustaka secara efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfataan aplikasi Inlislite dalam pengelolaan bahan Pustaka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan cara mewawancarai beberapa staf pustakawan pada bulan November 2024. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk mengetahui manfaat dari penggunakan aplikasi Inlislite. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Inlislite ini memberikan manfaat yang begitu besar dalam mengelola bahan pustaka sehingga dapat menunjang kinjera pustakawan. Pemanfataan aplikasi Inlislite dalam pengelolaan bahan pustaka di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat memberikan manfaat yang besar seperti menginput data, pencarian bahan pustaka, pembuatan laporan, peningkatkan kualitas pelayanan, pengadaan buku dan juga dalam hal peminjaman buku.
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK SEBAGAI MEDIA PENGUATAN KARAKTER Halimah, Nur; Rahmawati, Aslihatul; Azhari, Ainul
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i3.6696

Abstract

This research is motivated by the challenges of implementing effective character education, where traditional learning methods often fail to deeply instill values such as responsibility and cooperation. The focus of this study is to examine the effectiveness of the Project-Based Learning (PjBL) model as a medium for strengthening the character of responsibility, cooperation, and independence in junior high school students. As a crucial step, this study used a qualitative field research approach with 25 eighth-grade students at SMPN 1 Mauk. Data were collected through observation, interviews, and documentation of a project themed “Anti-Plastic Waste Campaign,” which was then analyzed using the Miles and Huberman model. The main findings indicate that the implementation of PjBL successfully encouraged positive character behavior changes. Students showed significant improvements in responsibility, active collaboration in groups, and independence in decision-making. In conclusion, the PjBL model has proven effective in shaping students' character through contextual and meaningful learning experiences, thus being recommended as a sustainable strategy for character education. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan implementasi pendidikan karakter yang efektif, di mana metode pembelajaran tradisional seringkali gagal menanamkan nilai-nilai seperti tanggung jawab dan kerja sama secara mendalam. Fokus penelitian ini adalah untuk mengkaji efektivitas model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning/PjBL) sebagai media untuk penguatan karakter tanggung jawab, kerja sama, dan kemandirian pada siswa SMP. Sebagai langkah penting, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif field research pada 25 siswa kelas VIII di SMPN 1 Mauk. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap proyek bertema “Kampanye Anti Sampah Plastik,” yang kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Temuan utama menunjukkan bahwa penerapan PjBL berhasil mendorong perubahan perilaku karakter yang positif. Siswa menunjukkan peningkatan signifikan dalam hal tanggung jawab, kolaborasi aktif dalam kelompok, dan kemandirian dalam pengambilan keputusan. Kesimpulannya, model PjBL terbukti efektif membentuk karakter siswa melalui pengalaman belajar yang kontekstual dan bermakna, sehingga direkomendasikan sebagai strategi berkelanjutan untuk pendidikan karakter.
STRATEGI PENGEMBANGAN ITELLIGENCE QUOTIENT ANAK DALAM PENDIDIKAN ISLAM Azhari, Ainul; Nuraeni, Neni; Hikmah, Nur Alifathul
ISLAMIKA Vol. 16 No. 2 (2022): Juli- Desember 2022
Publisher : Universitas Islam Syekh-Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intelligence Quotient atau IQ merupakan suatu indikator untuk mengukur kecerdasan seseorang. Kecerdasan yang dimaksud, yaitu kecerdasan yang terbentuk atas proses pembelajaran dan pengalaman hidup. IQ menggambarkan kemampuan seseorang dalam berpikir, mengingat, memahami, mengevaluasi, mengolah, menguasai lingkungan, dan bertindak secara terarah. Pendidikan pada masa kanak- kanak memegang peran penting dan sangat esensial memberikan pengaruh yang sangat dalam, yang mendasari proses pendidikan dan perkembangan anak selanjutnya. Pada usia lima tahun pertama masa kanak-kanak penuh dengan kejadian penting dan unik (a highly eventfull and unique period of life) yang meletakkan dasar bagi kehidupan seseorang di masa dewasa. Pendidikan Islam adalah proses bimbingan kepada manusia yang mencakup jasmani dan rohani yang berdasarkan pada ajaran dan dogma agama (Islam) agar terbentuk kepribadian yang utama menurut aturan Islam dalam kehidupannya sehingga kelak memperoleh kebahagiaan di akhirat nanti. Oleh karena itu, diperlukan penerapan pendidikan secara Qur’ani untuk mengembangkan kecerdasan anak usia dini secara intelektual (IQ). Pengembangan kecerdasan tersebut diharapkan mampu memberikan bekal anak dalam menempuh tugas perkembangan di usia selanjutnya serta memberikan dasar yang penting dalam mempersiapkan anak menjadi pribadi yang utuh, berakidah mantap, berakhlak mulia, berkemampuan akademis tinggi, serta berguna bagi masyarakat, bangsa dan negara. Metode yang digunakan adalah analisis pustaka dari beberapa referensi dan data yang ada di lingkungan sekitar.