Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH KONSELING CALON PENGANTIN TERHADAP KEPATUHAN IBU DALAM MELAKUKAN PEMERIKSAAN KEHAMILAN SESUAI STANDAR DI PUSKESMAS BANGGAE I MAJENE Nurul Annisa; Arfan Nur; Indah Tri Utami
Bina Generasi : Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2023): Bina Generasi : Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES BINA GENERASI POLEWALI MANDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35907/bgjk.v15i1.304

Abstract

Interventions in reducing maternal mortality rates and infant mortality rates are not only carried out on pregnant women but must begin before pregnancy, namely on the prospective bride and groom by providing communication, information, education and reproductive health counseling as well as examinations for future bride and groom. Pre-marital counseling is a process of providing assistance by a professional to prospective husband and wife before carrying out marriage and providing provisions and instructions so that they can form a happy household life. The results of an initial study at Banggae 1 community Health centers on January-December 2022, 180 future bride and groom were counseled. Where among them who checked the pregnancy according to standards (KI) as many as 102 people, while the rest were not according to standards. This shows that there are still many future bride and groom who do not have standardized pregnancy checks. Based on these problems, the researcher is interested in examining how the influence of counseling of future bride and groom on mother's compliance in standardized prenatal checks. The purpose study is to determine the effect of counseling prospective brides on mother's compliance in standardized prenatal checks at Banggae 1 community Health centers. This study is quantitative method with a cross sectional study approach. It will be carried out in May 2023 with a population of 119 pregnant women who visited to Banggae 1 Majene Community Health Centers on January-April 2023 and sample of 54 people. The results showed that out of 54 respondents, 10 were in the category of respondents who did not receive counseling, while those who received counseling were 44 respondents. The conclusion is that there is an influence of prospective bride and groom counseling on mother's compliance in carrying out standard pregnancy checks at Banggae 1 Majene community Health centers.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Tidak Aman pada Pengendara Ojek dan Becak Motor di Kota Kotamobagu: Factors Related to Unsafe Behavior Among Motorcycle Taxi and Auto Rickshaw Drivers in the City of Kotamobagu Hairil Akbar; Syamsu A. Kamaruddin; Arfan Nur
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 12 No. 1: JUNE 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.113 KB) | DOI: 10.56338/pjkm.v12i1.2443

Abstract

Perkembangan transportasi terus menjamur dan berkembang sehingga mempengaruhi peningkatan kendaraan bermotor, khususnya sepeda motor. Hal ini menyebabkan potensi peningkatan angka kecelakaan lalu lintas, karena tingkat kepemilikan kendaraan mempengaruhi peningkatan kecelakaan lalu lintas. Kecelakaan lalu lintas masih menjadi masalah global sampai dengan saat ini. Kejadian kecelakaan lalu lintas di Indonesia mencapai 103.645 kasus pada tahun 2021. Berdasarkan data dari Polda Provinsi Sulawesi Utara sepanjang tahun 2021 mencatat ada kenaikan kecelakaan lalu lintas sebesar 207 kasus atau 13% dari tahun sebelumnya. Penyebab dari kejadian kecelakaan bervariasi. Namun, banyak didominasi oleh praktik dari pengendara, khususnya perilaku berkendara yang tidak aman. Tujuan penelitian menganalisis faktor-faktor yang berhubungan perilaku tidak aman pada pengendara ojek dan becak motor di Kota Kotamobagu. Jenis penelitian observasional analitik dengan menggunakan rancang bangun cross sectional study. Populasi seluruh pengendara ojek dan becak motor yang ada di Kota Kotamobagu. Total besar sampel yaitu 60 responden yang terdiri dari kelompok pengendara ojek 40 responden dan kelompok becak motor sebanyak 20 responden. Teknik pengambilan sampel yaitu Simple random sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian yaitu pengetahuan (p-value value=0,014;OR=4,889), dan sikap (p-value=0,010;OR=5,167) menunjukkan adanya hubungan signifikan dengan perilaku berkendara yang tidak aman. Sedangkan peran rekan kerja tidak berhubungan dengan perilaku tidak aman pada pengendara ojek dan becak motor di Kota Kotamobagu (p-value=0,231;OR=2,333). Diharapkan kepada seluruh pengendara ojek dan becak motor di Kota Kotamobagu untuk dapat memahami konsep kesadaran keselamatan dalam berkendara dan menghindari perilaku tidak aman saat berkendara.
Analisis Persepsi Konsumen Terhadap Produk Penyedap Rasa Masako dan Royco di Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug Kabupaten Bogor Arjuna Rimba Asmara; Arfan Nur; Yoesdiarti, Arti
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi ibu rumah tangga terhadap dua merek bumbu penyedap rasa, yaitu Masako dan Royco. Responden dipilih secara sengaja dengan jumlah 30 orang responden yang merupakan ibu rumah tangga di Kampung Sirnabakti RT 02 RW 06, Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Analisis dilakukan menggunakan Model Multiatribut Fishbein untuk mengevaluasi atribut utama yang memengaruhi preferensi konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen lebih menyukai produk Masako dibandingkan Royco, terutama dalam hal memiliki cita rasa yang tinggi, kemudahan mendapatkan produk, dan kualitas rasa. Faktor yang menjadi pertimbangan utama bagi para responden dalam memilih produk penyedap rasa adalah kemudahan mendapatkan produk, memiliki cita rasa yang tinggi, serta harga terjangkau.