Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN KELUARGA SEBAGAI PENGAWAS MINUM OBAT DENGAN KEPATUHAN BEROBAT PENDERITA TUBERCULOSIS (TBC) DI PUSKESMAS TUTALLU KECAMATAN ALU Yaman, Imran; Masderi; Pattola; Muhrawi, MuhrawI Yunding
Bina Generasi : Jurnal Kesehatan Vol 15 No 2 (2024): Bina Generasi : Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES BINA GENERASI POLEWALI MANDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35907/bgjk.v15i2.327

Abstract

Tuberculosis (TBC) merupakan salah satu masalah kesehatan didunia termasuk Indonesia, ditahun 2020 Tuberculosis (TBC) merupakan salah satu dari 5 penyebab utama beban penyakit yang menjadi peringkat ke- 3 terbesar di dunia. Salah satu penyebab penyakit ini adalah mengenai program pengobatan Tuberculosis (TBC) yaitu kurangnya kepatuhan berobat penderita untuk minum obat anti Tuberculosis (TBC), motivasi kurang dikarenakan pendidikan yang rendah menjadi pengaruh pengetahuan yang kurang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Hubungan Pengetahuan Kelurga (PMO) dengan Kepatuhan Berobat pada Penderita Tuberculosis (TBC) di Puskesmas Tutallu Kecamatan Alu pada Tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Kuantitatif dengan rancangan desain Cross Sectional dan menggunakan Kuesioner Pengetahuan Keluarga pengawasan minum obat (PMO). Sampel yang digunakan 63 orang yang melakukan pengobatan lengkap di Puskemas Tutallu. Hasil analsis yang telah diuji yaitu Uji Chi Square yang menunjukkan nilai yang diperoleh 0, 031 yang berarti nilai yang diperoleh lebih kecil (α ≤ 0,050) yang artinya ada Hubungan Pengetahuan Keluarga (PMO) dengan Kepatuhan Berobat pada Penderita Tuberkulosis (TBC) di Puskesmas Tutallu Kecamatan Alu. Dapat disimpulkan bahwa ada Hubungan Pengetahuan Keluarga (PMO) yang signifikan antara kepatuhan berobat pada Penderita Tuberkulosis (TBC) di Puskesmas Tutallu Kecamatan Alu
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI DESA SALARRI KEC. LIMBORO KAB. POLEWALI MANDAR Yaman, Imran; Paiq, Muhammad; Munadyah; Nur, Hamdan
Bina Generasi : Jurnal Kesehatan Vol 17 No 1 (2025): Bina Generasi : Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES BINA GENERASI POLEWALI MANDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35907/bgjk.v17i1.382

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan salah satu dari beberapa penyakit tidak menular yang umum terjadi dan disebut sebagai penyakit silent killer, dimana hipertensi sendiri adalah peningkatan tekanan darah melebihi batas normal yang jika tidak di tangani dengan baik akan menimbulkan komplikasi seperti stroke, infark miokard, gagal ginjal, gangguan penglihatan, gagal jantung, dimensia, bahkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai hubungan gaya hidup yang meliputi perilaku konsumsi garam, merokok, konsumsi kopi, aktifitas fisik, dengan kejadian hipertensi pada lansia di Desa Salarri Kecamatan Limboro Kabupeten Polewali Mandar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain non eksperimental menggunakan pendekatan Cross Sectional dengan jumlah sampel sebanyak 67 yang diperoleh melalui metode Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 20 responden mengalami pra-hipertensi, 37 responden mengalami hipertensi derajat 1, dan 10 responden mengalami hipertensi derajat 2. Dari total keseluruhan responden di dapatkan sebagian besar responden mengkonsumsi tinggi garam sejumlah 59 responden, merokok 16 responden, konsumsi kopi 43 responden, dan tidak beraktifitas 5 responden. Dari hasil analisis menggunakan SPSS didapatkan terdapat hubungan yang bermakna antara konsumsi garam dangan p-value 0,001, dan konsumsi kopi dengan p-value 0,043 terhadap kejadian hipertensi pada lansia di desa salarri kecamatan limboro kabupaten polewali mandar. Serta tidak terdapat hubungan yang bermakna antara merokok dengan p-value 0,478 dan aktifitas fisik dengan p-value 0,316 terhadap kejadian hipertensi pada lansia di desa salarri kecamatan limboro kabupaten polewali mandar. Oleh karena itu disarankan kepada masyarakat terutama penderita hipertensi untuk mengontrol tekanan darah dengan mengurangi konsumsi garam dan kopi, serta melakukan aktifitas fisik yang ditambah dengan olahraga.  
Asuhan Keperawatan pada Lanjut Usia Dengan Masalah Keperawatan Defisit Pengetahuan pada Diagnosa Medis Gout Arthritis Syamsidar, Syamsidar; Darmiati, Darmiati; Yaman, Imran; Prana Anggara, Lestari
Mando Care Jurnal Vol. 2 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Yayasan Mandar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55110/mcj.v2i2.110

Abstract

Uric acid is an additional result of normal metabolism and digestion of protein and foods that cortain purine (especially offal and several types of vegetables such as nuts and beans). This study aims to determinan the description of nursing care for erderly people with knowledge deficit nursing problems in the medical diagnosis of gout arthritis in the Wonomulyo community health center working area. This research method uses a descriptive method with a case study approach on one erderly person who meets the inclusion creteria, who is in the Wonomulyo community health center working area. Data colletion in this research included observation interviews and physical examinations and sace studies. The results of the research conducted by this researcher showed that of the 4 respondents, 3 respondents had sufficient knowledge and a good attitude, while 1 respondent had insufficient knowledge and a good attitude. For health, especially nurses, in providing nursing care for erderly people who experience gout arthritis with knowledge deficit problems, more emphasis is placed on the aspect of providing more accuarate information.