Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas bagi Guru Sekolah Dasar di Wilayah Kecamatan Sikur Lia Rismawati; Wahidatul Murtafi'ah; Muh. Jaelani Al-Pansori; Mohammad Irfan
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v4i1.943

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan (i) pengetahuan mengenai penelitian tindakan kelas dan (ii) pelatihan penyusunan proposal sebagai rencana perbaikan kualitas pembelajaran. Untuk mencapai tujuan itu, metode yang digunakan ialah pelatihan dan lokakarya. Di samping itu, metode pendidikan orang dewasa (andragogi) diterapkan dengan memanfaatkan model pendekatan proses. Metode ini dipilih agar peserta bisa mengalami setiap langkah proses penyusunan proposal penelitian tindakan kelas sesuai permasalahan pembelajaran yang dihadapinya dalam proses belajar mengajar di sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang direncanakan. Kegiatan ini diikuti oleh 23 guru sekolah dasar. Peserta berhasil mewujudkan 5 draf proposal penelitian tindakan kelas yang disusun secara kelompok berdasarkan kebutuhan dan permasalahan yang mereka hadapi di sekolah. Semua proposal dapat diseminarkan dan diperbaiki berdasarkan saran, baik dari tim pengabdian masyarakat maupun dari sesama peserta. Sebagian besar peserta merasa puas terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Mereka merasa telah mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang mereka butuhkan.
Penggunaan Model Contextual Teaching and Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia di SDN 7 Sambelia Lia Rismawati; Wahidatul Murtafi'ah; Muh. Jaelani Al-Pansori
Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/literasi.v3i1.940

Abstract

The aim of this research is to describe the improvement in student learning outcomes in learning using Contextual Teaching and Learning assisted by image media. Data collection methods were carried out using quantitative and quantitative methods. Data display techniques are carried out using observation and documentation techniques. Assessment instruments include written tests, observation sheets, and videos of learning activities. The conclusion of this research is the results of data collection on completion, every week the first and second increases, the first 62.5, and the second 82.08. When KKM measures the academic achievement of students who take daily tests, the progress of elementary school graduates is an average of 58.33 students, and only three students improve on daily tests, for example six students who take an average of 62.5 students increase by 50%. and second. by 50%. cycle average 82.08, an increase of 50% across twelve graduates. Overall student achievement was observed in Stage One (50%) and increased to 100% in stage B. Previous results showed that SOL activities improved learning and academic presentation grade 4 students SDN 7 Sambelia Lombok Timur. The conclusion from the results of this research is that through the CTL approach teacher abilities, student activities and student learning achievement increase.
Struktur Sosial dan Pola Interaksi: Analisis Perubahan Relasi Kelas dalam Masyarakat Digital Ahmad taufik; Wahidatul murtafi'ah
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 4 No. 4 (2025): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Agustus 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/seikat.v4i4.1650

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa dampak signifikan terhadap struktur sosial dan pola interaksi masyarakat. Perubahan ini tidak hanya terlihat pada cara individu berkomunikasi, tetapi juga pada relasi sosial yang melibatkan transformasi posisi, peran, dan kelas dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat digital menciptakan ruang interaksi baru yang bersifat horizontal dan fleksibel, sehingga menggeser pola relasi tradisional yang cenderung hierarkis. Media sosial, platform digital, serta ekonomi berbasis teknologi membentuk kelas-kelas baru yang ditentukan oleh akses terhadap informasi, keterampilan digital, serta kemampuan mengelola jejaring online. Fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran dari dominasi kelas berdasarkan kepemilikan modal material menuju dominasi berbasis modal simbolik dan digital. Melalui analisis struktur sosial dan pola interaksi, penelitian ini menyoroti bagaimana masyarakat digital menghadirkan peluang inklusivitas sekaligus melahirkan bentuk ketimpangan baru. Hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai dinamika relasi kelas dalam konteks perubahan sosial di era digital.