Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGARUH MODEL BEYOND CENTERS AND CIRCLE TIMES (BCCT) TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 TANJUNG ALAI KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR Alia; Anggri Kustiara
Dialektologi Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Dialektologi
Publisher : Universitas Islam Ogan Komering Ilir Kayuagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh model pembelajaran Beyond Centers and Circle Times (BCCT) terhadap kemampuan berbicara siswa kelas IV SD Negeri 1 Tanjung Alai Kabupaten Ogan Komering Ilir. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 2 kelas yaitu kelas IV.A berjumlah 21 siswa dan IV.B berjumlah 21 siswa, jadi jumlah seluruhnya adalah 42 siswa. Pengambilan Sampel berdasarkan teknik sampling jenuh dan acak sederhana sehingga diperoleh kelas IV.A sebagai kelas eksperimen dan kelas IV.B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes bentuk unjuk kerja berupa berbicara. Teknik analisis data menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikansi pembelajaran berbicara antara siswa kelas IV.A yang mendapatkan pembelajaran dengan model Beyond Centers and Circle Times (BCCT) dengan siswa kelas IV.B yang mendapatkan pembelajaran tanpa menggunakan model pembelajaran Beyond Centers and Circle Times (BCCT). Nilai rata-rata tes awal berbicara kelompok eksperimen 63,80 dan kelompok kontrol 60,23. Nilai rata-rata tes akhir berbicara kelompok eksperimen 75,95 dan kelompok kontrol 64,04. Hal tersebut dibuktikan dari hasil uji-t pada nilai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasilnya adalah nilai 0thitung > ttabel yakni thitung (3,464) > ttabel (1,683). Nilai. Hasil analisis data menunjukkan, terdapat perbedaan kemampuan berbicara yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Beyond Centers and Circle Times (BCCT) dengan model pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning) atau CTL. Dengan demikian terdapat pengaruh model pembelajaran Beyond Centers and Circle Times (BCCT) terhadap kemampuan berbicara
PENGARUH MODEL RADEC (READ, ANSWER, DISCUSS, EXPLAIN, CREATE) TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPLANASI Alia; Triska Purnamalia; Nabila
Dialektologi Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Dialektologi
Publisher : Universitas Islam Ogan Komering Ilir Kayuagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52237/jd.v10i1.343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model model radec (read, answer, discuss, explain dan create) terhadap kemampuan menulis teks eksplanasi. Metode yang digunakan ialah eksperimen semu dengan sampel siswa kelas VIII B dan VIII C Madrasah Tsanawiyah Ibnul Fallaah Desa Bangsal. Teknik pengumpulan data menggunakan tes unjuk kerja. Selanjutnya, teknik analisis data menggunakan program SPSS 22 dan uji-t. Berdasarkan nilai rata-rata tes awal kelas eksperimen 62,29 dan tes akhir 78,13. Sementara itu, rerata tes awal kelas kontrol 58,85 dan tes akhir 71,25. Hasil menunjukkan rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih besar dibandingkan kelas kontrol, yakni 78,13 >71,25. Hasil analisis menunjukkan bahwa t-hitung (3,143) lebih tinggi dari t-tabel (1,679) dengan derajat keabsahan 46 (df 46) pada taraf signifikansi probability di bawah 0,05 atau 0,000. Ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model ini memiliki pengaruh bagi siswa dalam menulis teks eksplanasi
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN MEMBACA PEMAHAMAN CERPEN DI SMP NEGERI 3 INDRALAYA SELATAN Yati Oktarina; Alia; Iin Parlina
Dialektologi Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Dialektologi
Publisher : Universitas Islam Ogan Komering Ilir Kayuagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52237/jd.v10i2.380

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan teori yang menyataan bahwa motivasi belajar dengan kemampuan membaca pemahaman cerpen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif non eksperimen. Studi korelasi adalah studi yang meneliti hubungan variabel atau beberapa variabel terhadap variabel lain. Tek pengumpulan data dilakukan melalui tes angket motivasi belajar, dan tes pilihan ganda. Teknik anali data mendeskripsikan nilai, mencari normalitas tex, uji homogenitas tes, menentukan korelasi menggunakan SPSS product momen korelasi, menghitung reliabilitas tes dan memberikan interpretasi koefisien korelasi yang diperoleh. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya korelasi antara variabel X dan Y. Hal ini dibuktikan dengan hasil pengujian angka g sebesar 0,404 dan rubel korelasi product moment sebesar 0,349. Membandingkan nilai-nilai ini berarti bahwa Thitung lebih besar dari Tabel (0,404 > 0,349). Dengan demikian hasil pengujian koefisien korelasi adalah positif. Oleh karena itu, terdapat hubungan yang positif antara motivasi belajar dan kemapuan membaca pemahaman cerpen. Dengan memperhatikan kriteria interval koefeisien, yaitu 0,404 dapat disimpulkan bahwa Ho tolak sedangkan Ha diterima. Dengan kata lain, dapat dikatakan bahwa motivasi belajar dan kemampuan membaca pemahaman cerpen pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Indralaya Selatan
The effect of the reciprocal teaching model on the ability to write explanatory texts Santi, Novi; Parlina, Iin; Alia; Susanti, Erna
Indonesian Research Journal in Education |IRJE| Vol. 9 No. 02 (2025): IRJE |Indonesian Research Journal in Education| in Progress|
Publisher : Universitas Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/irje.v9i02.41477

Abstract

This research aims to determine and describe the influence of the reciprocal teaching model on the ability to write explanatory texts. This research employed a pre-experimental using a one-group pretest-posttest design. The population was all the seventh-grade students of Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Ogan Komering Ilir. The sample in this research was one class, VIIC, with 30 students. The data collection technique used was a performance test written in explanatory text. Before receiving instruction using the reciprocal teaching model, the test results showed a score of 64.93 for the ability to write explanatory text. After learning to listen through the reciprocal teaching model, the score increased to 79.10. The data shows the average test results for the ability to write explanatory texts before being taught using the reciprocal teaching model and after being taught to listen using a higher reciprocal teaching model, namely 79.10>64.93. Based on the analysis results, it shows that t-test 8.357 > t-table 1.699 with a validity degree of 29 (df 29) with a significance probability below <0.05. The results mean that H0 is rejected, and Ha is accepted.