Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Motivasi Pengembangan Karir Terhadap Adversity Quotient Pada Mahasiswa Kelas Malam Yang Bekerja Gusria, Amarisma; Marisya Pratiwi
Psychology Journal of Mental Health Vol 4 No 1 (2022): Psychology Journal of Mental Health
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/pjmh.v4i1.68

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara motivasi pengembangan karir dengan adversity quotient pada mahasiswa kelas malam yang bekerja. Hipotesis penelitian yaitu ada hubungan antara motivasi pengembangan karir dengan adversity quotient pada mahasiswa kelas malam yang bekerja. Populasi penelitian adalah mahasiswa kelas malam yang kuliah sambil bekerja sebagai pegawai tetap, pendidikan terakhir D3/SMA, senin – jumat menjalani aktivitas kuliah sambil bekerja minimal 7 jam/hari. Populasi penelitian tidak diketahui jumlah pastinya sehingga peneliti menggunakan roscoe sebagai penentuan jumlah sampel. Motivasi pengembangan karir diukur dengan skala motivasi yang mengacu pada Siagian (2004) dan adversity quotient dari Stoltz (2004). Analisis data menggunakan korelasi. Hasil analisis korelasi diperoleh nilai signifikansi 0,000 dan nilai korelasi sebesar 0,309. Ini menunjukan motivasi pengembangan karir memiliki hubungan yang sifatnya positif dengan adversity quotient. Dengan demikian hipotesis yang diajukan diterima. .
STUDI KASUS: PERENCANAAN SDM MENGGUNAKAN ANALISA BEBAN KERJA MENTAL DENGAN METODE NASA-TLX PADA BANK DAERAH XY Gusria, Amarisma; Ufaira, Rifda Alda; Sulaiman, Jihan
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4545

Abstract

Abstract: The banking industry is currently facing numerous challenges due to the high level of competition from modern digital products and increasing external environmental demands. In response, Regional Bank XY has made efforts to maintain strong competitiveness by restructuring its organization as part of its Human Resource Planning (HRP). Unfortunately, the implementation of HRP has not been optimal, as it was not supported by standardized calculations such as a Workload Mental Analysis. As a result, many employees have complained about an uneven distribution of workload across various divisions, ultimately affecting employee well-being. Therefore, this study uses a qualitative approach with a pragmatic paradigm and employs a case study method. Data collection techniques used to explore the issue include interviews, observations, and document analysis. Participants in this study were selected using a random sampling technique, consisting of 20 employees from 5 different divisions, and were assessed using the NASA-TLX workload analysis method. The results show that 11 respondents experienced mental overload, with a NASA-TLX score > 80, 8 respondents were in the Optimal Load category; and 1 respondent was classified as underload with a score < 50. Based on these findings, it is recommended that regular mental workload analyses be conducted, along with the establishment of programs to collect and address employee complaints related to workload in a more systematic and responsive manner.Keyword: Human Resources Management, Mental Workload Analysis; NASA-TLX methodAbstrak: Industri perbankan saat ini sedang dipenuhi dengan tantangan karena tingginya daya saing kompetitor dengan produk digital modern dan tututan lingkungan eskternal. Upaya Bank Daerah XY untuk tetap memiliki daya saing yang tinggi adalah dengan melakukan restrukturiasi organisasi sebagai bagian dari Perencanaan Sumber Daya Manusia. Namun sayangnya pelaksanaan PSDM tersebut belum optimal karena tidak diiringi dengan perhitungan baku seperti Analisa Beban Kerja. Sehingga banyanya karyawan yang mengeluh adanya beban kerja yang tidak tersebar secara merata di berbagai divisi yang akhirnya mempengaruhi kesejahteraan karyawan. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigm pragmatis, dan jenis kualitatif studi kasus. Metode pengumpulan data untuk memperdalam permasalahan adalah wawancara, observasi, serta analisa dokumen. Partisipan pada penelitian ini diambil menggunakan teknik random sampling, terdiri dari 20 karyawan dari 5 divisi yang berbeda untuk dilakukan analisa beban kerja NASA-TLX. Hasilnya Terdapat 11 responden yang memiliki klasifikasi beban kerja mental overload dengan skor NASA-TLX >80, 8 responden di Optimal Load, dan 1 responden di klasifikasi underload dengan skor <50. Adapun Rekomendasi yang diberikan adalah melakukan analisa beban kerja mental secara rutin dan membuat program untuk menampung keluhan karyawan terkait pekerjaan agar ditindak lebih lanjut.Kata kunci: Manajemen Sumber Daya Manusia, Analisa Beban Kerja Mental, Metode NASA-TLX
PERAN WORK LIFE BALANCE TERHADAP WORK ENGAGEMENT PADA KARYAWAN WANITA MENIKAH PADA BANK ABC CABANG MEDAN Sulaiman, Fahmi; Sulaiman, Jihan; Gusria, Amarisma
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4320

Abstract

Abstract: This study aims to determine the role of work-life balance on work engagement among married female employees at Bank ABC Medan Branch. The population in this study consisted of 55 employees. Sampling in this study was conducted using total sampling technique, where the entire population became the sample. This study used a quantitative approach. The instruments used were validated and reliable work-life balance and work engagement questionnaires. The data were analyzed using simple regression analysis. The results indicate that work-life balance plays a role in work engagement, with a calculated F value of 62.276 > table F value of 4.03 and a significance level of 0.000 (p < 0.05)..Keyword: work life balance; work engagement; bank; employee; medanAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran work life balance terhadap work engagement Pada Karyawan Wanita Menikah Pada Bank ABC Cabang Kota Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah 55 karyawan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan teknik total sampling, dimana seluruh populasi yang menjadi sampel. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Instumen yang digunakan adalah angket work life balance dan work engagement yang telah valid dan reliabel. Penelitian ini dianalisis dengan uji analisi regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ada peran work life balance terhadap work engagment dengan F hitung = 62.276 > nilai F tabel = 4.03dengan nilai signifikansi 0.000 (p< 0.05).Kata kunci: work life balance, work engagement
DAMPAK JOB STRESS DAN JOB SATISFACTION TERHADAP PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA KARYAWAN PTS KOTA MEDAN Sulaiman, Jihan; Sulaiman, Fahmi; Gusria, Amarisma
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4805

Abstract

Abstract: This study aims to determine the impact of job stress and job satisfaction on psychological well-being among employees of private universities in Medan. The population in this study consisted of 3,000 employees of private universities in Medan. The sample was selected using purposive sampling, where the population was selected based on specific criteria and using the Slovin formula, resulting in a sample size of 352 employees of PTS City of Medan. The study employed a quantitative approach. The instruments used were validated and reliable questionnaires on Job Stress, Job Satisfaction, and Psychological Well-Being. This study was analyzed using multiple regression analysis. The results of the study indicate that: (1) There is an impact of Job Stress and Job Satisfaction on Psychological Well-Being with F calculated = 168.053 > F table value = 3.02 with a significance value of 0.000 (p< 0.05) (2) There is a negative and significant impact of Job Stress on Psychological Well-Being with a calculated T value of -4.071 > T table = 1.967, and a significance level of 0.000 (p<0.05) (3) There is a positive and significant impact of Job Satisfaction on Psychological Well-Being with a calculated T value of 3.982 > T table = 1.967, and a significance level of 0.000 (p<0.05).Keyword: Job Stress, Job Satisfaction, Psychological Well-BeingAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak Job Stress dan Job Satisfaction Terhadap Psychological Well-Being Pada Karyawan PTS Kota Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah 3000 Karyawan PTS Kota Medan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan teknik total sampling, dimana seluruh populasi akan menjadi sampel, sehingga jumlah sampelnya adalah 35 Karyawan PTS Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Instumen yang digunakan adalah angket Job Stress dan Job Satisfaction dan Psychological Well-Being yang telah valid dan reliabel. Penelitian ini dianalisis dengan uji analisi regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada dampak Job Stress dan Job Satisfaction terhadap Psychological Well-Being dengan F hitung= 168.053 > nilai F tabel = 3.02 dengan nilai signifikansi 0.000 (p< 0.05) (2) Ada dampak negatif dan signifikan Job Stress terhadap Psychological Well-Being dengan nilai T hitung= -4.071 > T tabel = 1,967, dan tarag signifikansi 0.000 (p<0.05) (3) Ada dampak positif dan signifikan Job Satisfaction terhadap Psychological Well-Being dengan nilai T hitung= 3.982 > T tabel = 1,967, dan taraf signifikansi 0.000 (p<0.05).Kata kunci: Job Stress, Job Satisfaction, Psychological Well-Being
Psychoeducation about Adaptive Behaviour among Civil Servants at The National Center for Drug and Food Control (BBPOM) in Palembang Gusria, Amarisma
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 12 No. 1 (2026): Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/qh.v12i1.21991

Abstract

AKHLAK values are crucial for every ASN to implement as a source of enthusiasm and guidance for workplace behavior. The BPOM is conducting routine assessments to measure the implementation of AKHLAK among employees and to determine its impact on daily work processes. However, the results show that it needs to improve its employees' adaptive behavior relative to other values in AKHLAK. Daily behaviors indicate that some employees still have difficulty adapting to rapidly changing work systems and to constantly changing policies. Employees sometimes feel surprised, afraid, and exhausted, and experience stress from having to adapt continuously. One of the strategies used by BPOM, in collaboration with Psychology at Sriwijaya University, is to provide psychoeducation on adaptability skills. The purpose is to help participants: (1) Identify what challenges, situations, and changes are being experienced and their solutions, (2) Increase awareness and willingness of employees to implement the solution for adaptive behavior in real life, (3) Identify their stress condition and help all employees manage stress effectively with coping stress. The community service method uses psychoeducation and an experiential learning approach with 45 employees. The evaluation used a pre-post test survey and an overall assessment on a 1-5 scale. The results showed an increase in participants' knowledge of adaptive abilities, with scores rising by 20%-43%, and even participants strongly agreed that this agenda could have a significant impact on future work performance.
OPTIMALISASI POTENSI DIRI UNTUK MENDORONG JIWA ENTERPRENEURSHIP PADA MAHASISWA PRODI ILMU TANAH UNIVERSITAS SRIWIJAYA Gusria, Amarisma; Kurdeniansyah, Kurdeniansyah
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.36310

Abstract

ABSTRAK                                                                                Indonesia saat ini sudah menyadari bahwa pendidikan terkait kewirausahaan sejak dini bagi mahasiswa adalah hal yang sangat penting. Namun, di prodi ilmu tanah universitas sriwijaya didapatkan masih banyak mahasiswa yang belum termotivasi, merasa bingung untuk memulai, tidak tahu bagaimana cara membagi waktu antara kegiatan perkuliahan dengan berwirausaha dan merasa takut gagal. Padahal melalui kegiatan wirausaha, dapat membentuk kepribadian yang positif seperti kreatif, inovatif, inisiatif, mandiri, tekun, dapat memiliki kemampuan adaptasi yang baik dan dapat berpikir secara cepat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini ditujukan kepada mahasiswa program studi ilmu tanah di Universitas Sriwijaya sebanyak kurang lebih 50 mahasiswa. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan pengetahuan pentingnya berwirausaha, cara memulainya, serta meningkatkan keterampilan mengenali minat dan bakat diri sendiri (termasuk kelebihan dan kekurangan diri sendiri). Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan ceramah dan pendampingan secara partisipatif, dan evaluasi kegiatan dilakukan melalui post-test dan pre-test. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan sebanyak 20% terkait pentingnya kewirausahaan, 40% peningkatan cara mulai melakukan kewirausahaan, peningkatan 40% cara mengetahui kelebihan dan kekurangan diri guna memilih bidang kewirausahaan yang akan ditekuni.Kata kunci: Penyuluhan Mahasiswa; Kewirausahaan; Kepribadian Positif; Kepribadian Proaktif. ABSTRAKDespite the national emphasis on early entrepreneurship education in Indonesia, Soil Science students at Universitas Sriwijaya frequently face barriers such as low motivation to do business, time management difficulties between academic’s activity with enterpreneurship, and fear of failure to do enterpreneurship. To address these challenges, this community service initiative aimed to 50 students at Soil Science students at Universitas Sriwijaya. The program focused to increase knowledge about the entrepreneurship importance, how to start being entrepreneurship, and self-identification of talent which help students to choose the business field. The methodology in this activity use presentation, participatory, and pre-test and post-test evaluations that demonstrated significant progress. Such as 20% increase in students' understanding of entrepreneurial importance and a 40% improvement in both business initiation knowledge and self-assessment capabilities (self strength and weaknenss). These results indicate that the program effectively empowered students to identify personal strengths and navigate potential entrepreneurial pathways. Keywords: Student Socialization; Entrepreneurship; Positive Personality; Proactive Personality.