Marlina, Endah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH EDUKASI PERILAKU SEKS BERESIKO TERHADAP SIKAP DAN NIAT PRILAKU SEKS PADA REMAJA DI SMA NEGERI 39 CIJANTUNG DI JAKARTA TIMUR TAHUN 2023 Debbiyantina; Syaripah, Rosita; Marlina, Endah; Sholihat, Suci
Jurnal Online Dengan Open Journal System Vol 4 No 2 (2024): JMSWH
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/jmswh.v4i2.1657

Abstract

Remaja Indonesia sedang mengalami perubahan nilai,sikap dan perilaku tentang seksualitas yang sangat cepat dan membingungkan , Mereka menjadi lebih liberal dalam mengungkapkan perasaan seksual mereka, terutama di daerah perkotaan yang mudah aksesnya keberbagai fasilitas hiburan, termasuk klub malam, diskotik dan pornografi melalui film, video, majalah, buku dan internet, rasa ingin tahu remaja,dapat mendorong untuk keinginan bereksperimen lebih banyak dengan rasa ingin tahu mereka, sehingga banyak dari mereka terlibat dalam perilaku seksual berisiko:. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui Pengaruh edukasi tentang prilaku seks beresiko terhadap sikap dan niat Prilaku seks pada remaja di SMA Negeri 39 Cijantung di Jakarta Timur. Tahun 2023. Metode Penelitian Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experimental design dan menggunakan model non equivalent control group design. Kedua kelompok diberikan pre dan post test untuk menilai adanya perubahan pada variabel niat, sikap dan perilaku, intervensi dilakukan berupa pemberian edukasi seks beresiko pada remaja. Adapun Sampel yang digunakan adalah tehnik purposive sampling, dengan 67 siswa untuk kelompok kontrol, dan 67 siswa untuk kelompok intervensi, analisis yang digunakan untuk mengetahui adanya pengaruh dalam penelitian ini dengan menggunakan Uji wilcoxon sign rangk test, adapun Dari Hasil yang didapat tentang Niat untuk Remaja beresiko Seks didapatkan sebelum dilakukan intervensi adalah 27,2% dan setelah dilakukan intervensi Niat untuk melakukan seks beresiko menurun menjadi 13,6%. Ada hubungan antara niat tentang seks beresiko pada remaja sebelum dilakukan intervensi dan sesudah dilakukan intervensihasil dari uji statistik untuk perbedaan skor niat, dengan P Value 0,000. Dan Dari hasil Sikap tentang seks beresiko memiliki rata-rata penurunan skor sebesar 34 , dengan P value 0,000, kemudian untuk hasil persepsi memiliki nilai mean 34,4 dengan p value 0,000 sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh yang signifikan intervensi yang telah dilakukan terhadap perubahan niat, sikap, dan perubahan persepsi responden. Dengan adanya hasil tersebut diharapkan berbagai pihak untuk memberikan edukasi tentang seks beresiko pada remaja secara berulang dengan menggunakan metode yang menarik.
Literature Review : Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kejadian Sibling Rivalry Pada Anak Usia 3-5 Tahun Syarifah, Rosta; Arifah, Putri Listya Arifah; Marlina, Endah; Junengsih, Junengsih
Excellent Midwifery Journal Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2, Oktober Tahun 2025
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v8i2.400

Abstract

Latar Belakang: Konflik antar saudara kandung atau yang dikenal sebagai sibling rivalry merupakan situasi yang cukup sering ditemui pada anak usia dini. Di Indonesia cukup tinggi sekitar 47,2 juta jiwa pada tahun 2018, hampir 75% anak menunjukkan gejala sibling rivalry. Pola asuh yang tidak sesuai, seperti terlalu otoriter atau terlalu permisif, dapat memicu rasa iri dan kompetisi di antara anak-anak dalam keluarga. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menelaah sejauh mana hubungan pola pengasuhan orang tua dengan kecenderungan munculnya sibling rivalry pada anak-anak usia 3 sampai 5 tahun. Metode: Kajian ini dilakukan dalam bentuk studi literatur, dengan menelusuri dan mereview tujuh artikel ilmiah nasional yang diterbitkan dalam kurun waktu 2020 hingga 2025. Artikel-artikel diperoleh melalui pencarian sistematis di database Google Scholar dan Semantic Scholar. Pemilihan artikel dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang disusun menggunakan pendekatan PICOS. Semua artikel yang dianalisis menggunakan metode kuantitatif. Hasil: Dari hasil penelaahan, seluruh artikel menunjukkan adanya korelasi signifikan antara pola asuh orang tua dengan intensitas terjadinya sibling rivalry (p < 0,05). Pola asuh otoriter dan permisif sering kali berkaitan dengan meningkatnya frekuensi konflik antar saudara, sementara gaya pengasuhan demokratis justru cenderung menurunkan tingkat perselisihan di antara anak-anak. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara cara orang tua mendidik anak dan kemungkinan timbulnya konflik saudara pada masa dini. Penerapan pola asuh yang demokratis, adil, serta peka terhadap kebutuhan emosional setiap anak dapat menjadi langkah pencegahan yang efektif dalam mengurangi risiko sibling rivalry.