Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PENERAPAN PROSES SAINS ANAK USIA DINI Eka Daryati, Melia; Suryadi, Didik; Lyna Sari, Dwi
Jurnal ABDI PAUD Vol. 3 No. 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/abdipaud.v3i2.25662

Abstract

Penguasaan proses sains untuk anak usia dini bila tidak dilakukan secara berulang-ulang dengan langkah-langkah yang ada dalam kegiatan sains memiliki kendala dalam meningkatkan kemampuan berfikir kritis anak dan proses pembelajaran menjadi tidak menyenangkan. Pentingkan kegiatan pengabdian masyarakat ini agar memberikan edukasi dan praktik langsung penerapan proses sains untuk anak usia dini. Adapun tujuan kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk mengedukasi guru PAUD dalam kegiatan: a) Kemampuan mengamati (observasi), b) Mengklasifikasikan atau melakukan pengelompokkan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah a) Pelatihan yang disertai dengan demonstrasi proses sains, b) Percontohan untuk menghasilkan keterampilan guru menpraktikkan proses sains, c) Praktik langsung yang dilakukan oleh anak dalam menjalankan semua tahapan pengimplimentasian proses sains. Hasil kegiatan pengabdian ini berupa proses sains diantaranya adalah: a) Kemampuan mengamati (observasi) dapat disimulasi melalui kegiatan: 1) Menunjukkan gambar bahan dan alat yang digunakan, 2) Menyebutkan bahan dan alat yang digunakan, 3) Menghitung bahan dan alat yang digunakan. b) Mengklasifikasikan (menggolongkan) dapat disimulasi melalui kegiatan: 1) Menyebutkan jenis benda, 2) Menyebutkan penyebab terjadinya sesuatu, 3) Menyebutkan faktor-faktor penyebab terjadinya suatu peristiwa
Penerapan Kegiatan STEAM untuk Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Usia Dini dalam Konteks Kesiapan Belajar Lyna Sari, Dwi; Agustriana, Nesna; Daryati, Melia Eka
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v4i1.1537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan kegiatan STEAM dapat meningkatkan keterampilan motorik halus anak kelompok B di TKIT Auladuna, Kota Bengkulu. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengacu pada model Kemmis dan McTaggart, yang terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 20 anak, dengan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama dua siklus. Pada tahap pra-siklus, skor rata-rata keterampilan motorik halus anak adalah 34,7. Setelah intervensi pada Siklus I, rata-rata skor meningkat menjadi 39,65, dan pada Siklus II, rata-rata skor mencapai 44,65. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan kegiatan STEAM secara signifikan meningkatkan keterampilan motorik halus anak kelompok B di TKIT Auladuna. Peningkatan keterampilan motorik halus ini dipengaruhi oleh penerapan kegiatan STEAM yang mengintegrasikan sains, teknologi, teknik, seni, dan matematika untuk merangsang keterampilan motorik anak. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan STEAM efektif dalam meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak kelompok B di TKIT Auladuna 1, Kota Bengkulu.