Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengelolaan Kegiatan Majelis Taklim Badan Kenaziran Masjid Besar Al Mawa sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Agama Masyarakat Ali, Zikri; Nasrillah, Nasrillah
Journal of Education Research Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i2.214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan kegiatan majelis taklim BKM Badan Kenaziran Masjid Al Mawa dalam meningkatkan pengetahuan agama masyarakat di Desa Tembung Pasar III Kecamatan Percut Sei Tuan. Keadaan masyarakat ini tidak seluruhnya memperoleh pengetahuan nilai-nilai agama. Pengetahuan agama masyarakat hanya bersifat oral atau dari mulut ke mulut. Hal tersebut dapat menjadi faktor yang mempengaruhi kehidupan sosial masyarakat. Minimnya pengetahuan agama dinilai oleh peneliti berdasarkan dari kebiasaan masyarakat, yakni masih mudah ditemukannya aktivitas ghibah yang dapat merusak hubungan baik antar masyarakai di Desa tersebut. Berdasarkan hal tersebut, Badan Kenaziran Masjid Besar Al Mawa menyelanggarakan majelis taklim sebagai langkah untuk meningkatkan pengetahuan agama masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Pengumpulan data melalui wawancara semi terstruktur dan observasi. Data yang telah diperoleh selanjutnya dianalisis melalui teknik reduksi, sajian, dan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pengeloaan kegiatan majelis taklim untuk meningkatkan pengetahuan agama masyarakat BKM Al Mawa melakukan perencanaan, yakni memikirkan rancangan-rancangan mengenai cara melibatkan masyarakat dan bagaimana metode yang digunakan. Selanjutnya BKM Al Mawa menentukan sumber daya manusia yang akan menjalankan rencana Badan Kenaziran Masjid. BKM Al Mawa melakukan pelaksanaan untuk meningkatkan pengetahuan agama masyarakat melalui majelis taklim. Sejalan dengan dilakukannya pelaksanaan, BKM Al Mawa melakukan pengawasan, yakni mengontrol segala kekurangan, mengoptimalkan kinerja guna untuk mencapai tujuannya, yakni meningkatkan pengetahuan agama masyarakat.
Upaya Pengadilan Agama dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Untuk Membentuk Keluarga Sakinah Nisa, Aminatun; Nasrillah, Nasrillah
Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 14, No 2 (2024): Madania
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jiik.v14i2.33005

Abstract

Mewujudkan  keluarga sakinah merupakan cita-cita masyarakat Muslim, namun kesadaran tentang pentingnya hal ini masih rendah di kalangan masyarakat Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya yang dilakukan Pengadilan Agama Panyabungan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membentuk keluarga sakinah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian mencakup pihak-pihak yang terlibat langsung dalam upaya mediasi dan program-program lain yang dijalankan oleh pengadilan. Data yang diperoleh akan dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengadilan Agama Panyabungan telah melakukan banyak hal, seperti memaksimalkan mediasi perceraian untuk mempertahankan pernikahan, mengadakan program sidang keliling untuk isbat nikah, dan bekerja sama dengan Radio MNC Trijaya FM Mandailing Natal untuk memberikan penyuluhan hukum. Pengadilan juga bekerja sama dengan mediator profesional untuk meningkatkan proses mediasi. Faktor pendukung seperti itikad yang baik dari pihak yang bersangkutan, peran tokoh agama, lingkungan keluarga, dan keahlian mediator mempengaruhi hasil upaya ini. Namun, ada hambatan lain, seperti kurangnya kesadaran hukum masyarakat dan ketidakhadiran pihak terkait. Studi ini menunjukkan betapa pentingnya menggunakan strategi terstruktur dan kolaboratif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keluarga sakinah. Diharapkan penelitian ini akan membantu pembuat kebijakan membuat rencana untuk meningkatkan kesadaran hukum dan menciptakan kerja sama yang lebih luas dalam masyarakat.
The Subject of Da'wah in the Koran and Its Role in the Digital Era Nasrillah, Nasrillah; Harmen, Harmen; Ayu, Zelda Puspa
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 1 (2025): January 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i1.4263

Abstract

Da'wah using digital provides space for preachers to convey the teachings of the Islamic religion in today's era. The aim of this research is to find out how to preach in today's digital era. This research method uses literature study. This technique is carried out by collecting data and reading the data as well as collecting various literature and references related to the research content. This research explains how to preach in the digital era.
Pengelolaan Kegiatan Majelis Taklim Badan Kenaziran Masjid Besar Al Mawa sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Agama Masyarakat Ali, Zikri; Nasrillah, Nasrillah
Journal of Education Research Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i2.214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan kegiatan majelis taklim BKM Badan Kenaziran Masjid Al Mawa dalam meningkatkan pengetahuan agama masyarakat di Desa Tembung Pasar III Kecamatan Percut Sei Tuan. Keadaan masyarakat ini tidak seluruhnya memperoleh pengetahuan nilai-nilai agama. Pengetahuan agama masyarakat hanya bersifat oral atau dari mulut ke mulut. Hal tersebut dapat menjadi faktor yang mempengaruhi kehidupan sosial masyarakat. Minimnya pengetahuan agama dinilai oleh peneliti berdasarkan dari kebiasaan masyarakat, yakni masih mudah ditemukannya aktivitas ghibah yang dapat merusak hubungan baik antar masyarakai di Desa tersebut. Berdasarkan hal tersebut, Badan Kenaziran Masjid Besar Al Mawa menyelanggarakan majelis taklim sebagai langkah untuk meningkatkan pengetahuan agama masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Pengumpulan data melalui wawancara semi terstruktur dan observasi. Data yang telah diperoleh selanjutnya dianalisis melalui teknik reduksi, sajian, dan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pengeloaan kegiatan majelis taklim untuk meningkatkan pengetahuan agama masyarakat BKM Al Mawa melakukan perencanaan, yakni memikirkan rancangan-rancangan mengenai cara melibatkan masyarakat dan bagaimana metode yang digunakan. Selanjutnya BKM Al Mawa menentukan sumber daya manusia yang akan menjalankan rencana Badan Kenaziran Masjid. BKM Al Mawa melakukan pelaksanaan untuk meningkatkan pengetahuan agama masyarakat melalui majelis taklim. Sejalan dengan dilakukannya pelaksanaan, BKM Al Mawa melakukan pengawasan, yakni mengontrol segala kekurangan, mengoptimalkan kinerja guna untuk mencapai tujuannya, yakni meningkatkan pengetahuan agama masyarakat.
The Effect of Perceived Innovativeness on Interpersonal Adaptive Behavior and Service Offering Adaptive Behavior Mediated by Job Engagement Among Cafe Employees in Banda Aceh City Syaputri, Yuliana; Megawati, Megawati; Rahkmawati, Leni; Nasrillah, Nasrillah; Irawati, Wirdah
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 4 No. 03 (2026): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v4i03.2697

Abstract

This study aims to examine the effect of perceived innovativeness on interpersonal adaptive behavior and service offering adaptive behavior, with job engagement as a mediating variable, among cafe employees in Banda Aceh City. This study used a quantitative approach with Structural Equation Modeling (SEM) analysis techniques based on Partial Least Squares (PLS). Data were collected by distributing questionnaires to 110 respondents selected using purposive sampling techniques, with the criteria of being permanent employees who had worked at cafes in Banda Aceh City for at least six months. The results showed that perceived innovativeness had a positive and significant effect on interpersonal adaptive behavior and service offering adaptive behavior. However, job engagement was not proven to act as a mediating variable in this relationship. In other words, employees' perceived innovativeness directly influences their adaptive behavior without going through job engagement. These findings suggest that employees' perceived innovativeness plays a significant role in enhancing their adaptability, both in interpersonal interactions and in service offerings, regardless of their level of job engagement. This study provides practical implications for cafe management to create a work environment that supports innovation and job engagement to improve the quality of employee service adaptation.
The Effect of Perceived Innovativeness on Interpersonal Adaptive Behavior and Service Offering Adaptive Behavior Mediated by Job Engagement Among Cafe Employees in Banda Aceh City Syaputri, Yuliana; Megawati, Megawati; Rahkmawati, Leni; Nasrillah, Nasrillah; Irawati, Wirdah
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 4 No. 03 (2026): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v4i03.2697

Abstract

This study aims to examine the effect of perceived innovativeness on interpersonal adaptive behavior and service offering adaptive behavior, with job engagement as a mediating variable, among cafe employees in Banda Aceh City. This study used a quantitative approach with Structural Equation Modeling (SEM) analysis techniques based on Partial Least Squares (PLS). Data were collected by distributing questionnaires to 110 respondents selected using purposive sampling techniques, with the criteria of being permanent employees who had worked at cafes in Banda Aceh City for at least six months. The results showed that perceived innovativeness had a positive and significant effect on interpersonal adaptive behavior and service offering adaptive behavior. However, job engagement was not proven to act as a mediating variable in this relationship. In other words, employees' perceived innovativeness directly influences their adaptive behavior without going through job engagement. These findings suggest that employees' perceived innovativeness plays a significant role in enhancing their adaptability, both in interpersonal interactions and in service offerings, regardless of their level of job engagement. This study provides practical implications for cafe management to create a work environment that supports innovation and job engagement to improve the quality of employee service adaptation.