Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Implementasi Kurikulum Merdeka Melalui Penguatan Profil Pelajar Pancasila Gugus Raden Saleh Apriana, Susanti; Suriswo, Suriswo; Agung N, Rahmad
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1408

Abstract

Kurangnya pemahaman tentang tujuan dan struktur Kurikulum Merdeka mengakibatkan guru mengalami kesulitan dalam mengembangkan pembelajaran yang berpusat pada siswa dan sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pemahaman guru dan kepala sekolah tentang Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila di Gugus Raden Saleh, (2) kesiapan guru dan kepala sekolah dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka melalui Projek P5, (3) faktor-faktor pendukung dan penghambat implementasi Projek P5, dan (4) dampak Projek P5 terhadap penguatan Profil Pelajar Pancasila pada siswa di Gugus Raden Saleh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif studi kasus, di mana peneliti fokus untuk menyelidiki kondisi objek penelitian yang bersifat alamiah dengan penekanan pada pemahaman makna. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah  dan guru di Gugus Raden Saleh. Teknik pengambilan data melalui observasi lapangan dan wawancara. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat dikesimpulan sebagai berikut: (1) pemahaman guru dan kepala sekolah terhadap kurikulum merdeka dan profil pelajar pancasila di Gugus Raden Saleh secara umum memiliki pemahaman yang cukup baik, (2) kesiapan guru dan kepala sekolah dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka melalui projek P5 antara lain guru dan kepala sekolah sudah memiliki pemahaman yang cukup mendalam. Kesiapan tersebut antara lain merancang dan melaksanakan projek penguatan profil pelajar pancasila yang sesuai dengan kebutuhan dan minat peserta didik, (3) faktor pendukung implementasi Projek P5 sekolah dasar di Gugus Raden Saleh antara lain Kepala sekolah dan guru memiliki komitmen yang tinggi untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dan Projek P5, Memiliki sumber daya yang memadai untuk mendukung pelaksanaan Projek P5, menjalin kolaborasi yang baik dengan berbagai pemangku kepentingan, Guru memiliki kreativitas yang tinggi dalam merancang projek yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan dan minat peserta didik. Faktor penghambat implementasi Projek P5 di Gugus Raden Saleh antara lain terdapat beberapa guru dan kepala sekolah yang belum memahami secara secara menyeluruh, guru memiliki beban kerja yang cukup berat dan waktu yang terbatas untuk merancang dan melaksanakan projek, kurangnya sumber daya manusia yang kompeten dalam melaksanakan projek.
Kompetensi Sosial dan Kompetensi Profesional dengan Prestasi Belajar Siswa SD Mursala, Fajar Latif; Kusrina, Tity; Agung N, Rahmad
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1424

Abstract

Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan sangat ditentukan kesiapan guru dalam mempersiapkan peserta didiknya melalui kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan kompetensi sosial kepala sekolah dan kompetensi profesional guru dengan prestasi belajar siswa. Penelitian dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Tegal. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dan metode penelitian korelasi parsial. Sampel penelitian adalah guru SD Negeri di Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Tegal yang terdiri dari 48 guru. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian mengemukakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kompetensi sosial kepala sekolah dengan prestasi belajar siswa, tetapi tingkat koefisien korelasinya dalam kategori positif sedang mendekati lemah. Nilai signifikan sebesar 0.000< 0.05. Nilai koefisien korelasi sebesar 0.570. Terdapat hubungan yang signifikan antara kompetensi profesional guru dengan prestasi belajar siswa dengan tingkat koefisien korelasinya positif yang sangat kuat. Nilai signifikan sebesar 0.000<0.05. Nilai koefisien korelasi sebesar 0. 896. Terdapat hubungan yang signifikan secara bersama-sama antara kompetensi sosial kepala sekolah dan kompetensi profesional guru terhadap prestasi belajar siswa. Berdasarkan hasil uji Anova, diperoleh F hitung sebesar 91.675 dengan tingkat signifikansi 0.000 < nilai probabilitas ???? 0.05 sementara F tabel sesuai dengan tingkat signifikansi 0.05 (1.45) sebesar 4.08 sehingga F hitung > F tabel (91.675 > 4.08) sehingga H0 ditolak. Adapun besar hubungan kompetensi sosial kepala sekolah dan kompetensi profesional guru dengan prestasi belajar siswa secara bersama-sama sebesar 80% dan selebihnya 20% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti di dalam penelitian ini.
The effect of Felder's reflective active-based vak learning style on early childhood science learning outcomes Safarina, Arfani Rahma; Taufiqulloh, Taufiqulloh; Agung N, Rahmad
Journal of English Language and Education Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i1.643

Abstract

The phenomenon that occurred in the field at the research location, namely at Aisyiyah Bustanul Athfal I Kindergarten and Aisyiyah Bustanul Athfal XI Kindergarten, East Tegal District, Tegal City, learning shows that science learning also supports the development of social and emotional skills. The purpose of this study is to determine visual, auditory, and kinesthetic learning styles, both active and reflective, on early childhood science learning outcomes. This type of research uses Mixed Methods research (Quantitative and Qualitative Combination). The data collection technique in this mixed methods research collects data through: Interviews, Observations, Documentation, Questionnaires, Test Methods. The data analysis technique in this study uses Sequential Explanatory. The results of this study show that there is a significant influence between visual, auditory, and kinesthetic learning style variables, both active and reflective, on early childhood science learning outcomes.
Development of a Soft Skills Competency Enrichment Book Model Focused on Hair Treatment Services Hidayati, Esti; Basukiyatno, Basukiyatno; Agung N, Rahmad
Journal of English Language and Education Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i1.670

Abstract

This research aims to (1) identify relevant soft skills for students in hair treatment services at SMKN 1 Tegal, (2) design an effective enrichment book model to enhance students' soft skills, (3) compile an enrichment book that effectively improves soft skill competencies in hair treatment services, (4) analyze the feasibility and practicality of implementing the enrichment book in the learning process, and (5) determine its effectiveness in learning hair treatment services. This study employs Research and Development (RD) using the ADDIE model from Dick and Carey. Data collection techniques include questionnaires, interviews, observations, and documentation. The population consists of Class XII students of SMKN 1 Tegal, with two classes as samples, divided into control and experimental groups. Data analysis techniques involve normality tests, homogeneity tests, t-tests, and feasibility and effectiveness tests. The results indicate a positive and significant impact of the Soft Skills Competency Enrichment Book Model on students’ hair treatment skills. Teacher and student needs analysis includes student requirements, user analysis, and facility evaluation. Media development involves media and format selection, question compilation, and application design. Validation results show 93% for material and 94% for media aspects. Learning effectiveness is demonstrated by an increase in experimental class performance from 18% to 85%, proving the model's significant impact on enhancing students' hair treatment service skills.
Implementasi Kurikulum Merdeka Melalui Penguatan Profil Pelajar Pancasila Gugus Raden Saleh Apriana, Susanti; Suriswo, Suriswo; Agung N, Rahmad
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1408

Abstract

Kurangnya pemahaman tentang tujuan dan struktur Kurikulum Merdeka mengakibatkan guru mengalami kesulitan dalam mengembangkan pembelajaran yang berpusat pada siswa dan sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pemahaman guru dan kepala sekolah tentang Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila di Gugus Raden Saleh, (2) kesiapan guru dan kepala sekolah dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka melalui Projek P5, (3) faktor-faktor pendukung dan penghambat implementasi Projek P5, dan (4) dampak Projek P5 terhadap penguatan Profil Pelajar Pancasila pada siswa di Gugus Raden Saleh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif studi kasus, di mana peneliti fokus untuk menyelidiki kondisi objek penelitian yang bersifat alamiah dengan penekanan pada pemahaman makna. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah  dan guru di Gugus Raden Saleh. Teknik pengambilan data melalui observasi lapangan dan wawancara. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat dikesimpulan sebagai berikut: (1) pemahaman guru dan kepala sekolah terhadap kurikulum merdeka dan profil pelajar pancasila di Gugus Raden Saleh secara umum memiliki pemahaman yang cukup baik, (2) kesiapan guru dan kepala sekolah dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka melalui projek P5 antara lain guru dan kepala sekolah sudah memiliki pemahaman yang cukup mendalam. Kesiapan tersebut antara lain merancang dan melaksanakan projek penguatan profil pelajar pancasila yang sesuai dengan kebutuhan dan minat peserta didik, (3) faktor pendukung implementasi Projek P5 sekolah dasar di Gugus Raden Saleh antara lain Kepala sekolah dan guru memiliki komitmen yang tinggi untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dan Projek P5, Memiliki sumber daya yang memadai untuk mendukung pelaksanaan Projek P5, menjalin kolaborasi yang baik dengan berbagai pemangku kepentingan, Guru memiliki kreativitas yang tinggi dalam merancang projek yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan dan minat peserta didik. Faktor penghambat implementasi Projek P5 di Gugus Raden Saleh antara lain terdapat beberapa guru dan kepala sekolah yang belum memahami secara secara menyeluruh, guru memiliki beban kerja yang cukup berat dan waktu yang terbatas untuk merancang dan melaksanakan projek, kurangnya sumber daya manusia yang kompeten dalam melaksanakan projek.
Kompetensi Sosial dan Kompetensi Profesional dengan Prestasi Belajar Siswa SD Mursala, Fajar Latif; Kusrina, Tity; Agung N, Rahmad
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1424

Abstract

Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan sangat ditentukan kesiapan guru dalam mempersiapkan peserta didiknya melalui kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan kompetensi sosial kepala sekolah dan kompetensi profesional guru dengan prestasi belajar siswa. Penelitian dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Tegal. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dan metode penelitian korelasi parsial. Sampel penelitian adalah guru SD Negeri di Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Tegal yang terdiri dari 48 guru. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian mengemukakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kompetensi sosial kepala sekolah dengan prestasi belajar siswa, tetapi tingkat koefisien korelasinya dalam kategori positif sedang mendekati lemah. Nilai signifikan sebesar 0.000< 0.05. Nilai koefisien korelasi sebesar 0.570. Terdapat hubungan yang signifikan antara kompetensi profesional guru dengan prestasi belajar siswa dengan tingkat koefisien korelasinya positif yang sangat kuat. Nilai signifikan sebesar 0.000<0.05. Nilai koefisien korelasi sebesar 0. 896. Terdapat hubungan yang signifikan secara bersama-sama antara kompetensi sosial kepala sekolah dan kompetensi profesional guru terhadap prestasi belajar siswa. Berdasarkan hasil uji Anova, diperoleh F hitung sebesar 91.675 dengan tingkat signifikansi 0.000 < nilai probabilitas ???? 0.05 sementara F tabel sesuai dengan tingkat signifikansi 0.05 (1.45) sebesar 4.08 sehingga F hitung > F tabel (91.675 > 4.08) sehingga H0 ditolak. Adapun besar hubungan kompetensi sosial kepala sekolah dan kompetensi profesional guru dengan prestasi belajar siswa secara bersama-sama sebesar 80% dan selebihnya 20% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti di dalam penelitian ini.
SOCIAL-EMOTIONAL LEARNING (SEL) BASED ON LOCAL WISDOM OF HANDWOVEN SARONG USING NON-MECHANICAL LOOMS (ATBM) FOR STRENGTHENING THE CHARACTER OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS IN TAMAN DISTRICT, PEMALANG REGENCY, ACADEMIC YEAR 2025/2026 Miarsi, Tutik; Muljani, Sutji; Agung N, Rahmad; miarsi, bunga
PIONIR: JURNAL PENDIDIKAN Vol 15 No 2 (2026): PIONIR: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Prodi PGMI FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/pjp.v15i2.33362

Abstract

This study aims to examine the implementation of Social-Emotional Learning (SEL) based on the local wisdom of handwoven sarongs produced using non-mechanical looms (Alat Tenun Bukan Mesin/ATBM) in strengthening the character of elementary school students in Taman District, Pemalang Regency, during the academic year 2025/2026. The integration of local cultural values into SEL is expected to foster students’ social awareness, emotional regulation, responsibility, and respect for cultural heritage. This research employed a qualitative descriptive approach with data collected through observations, interviews, and documentation involving students, teachers, and local weaving artisans. The learning activities were designed by incorporating values embedded in the ATBM weaving process, such as patience, cooperation, perseverance, and discipline, into classroom and co-curricular learning. The findings indicate that SEL based on local wisdom effectively enhances students’ character development, particularly in terms of self-awareness, social skills, empathy, and positive behavior. Moreover, students demonstrated increased appreciation for local culture and a stronger sense of identity. The study concludes that integrating SEL with local wisdom-based learning not only supports character education but also contributes to the preservation of cultural heritage in elementary education. Therefore, this approach can be considered an innovative and contextually relevant strategy for strengthening students’ character in primary schools. Keywords: Social-Emotional Learning, Local Wisdom, Character Education