Manik Ayu Titisari
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN MIE DENGAN MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) Faris Dwi Saputra; Manik Ayu Titisari
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 6 (2024): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 6 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuasan konsumen merupakan faktor terpenting bagi restoran, agar terus berdiri danberkembang. Setiap harinya perkembangan jumlah konsumen semakin meningkat sehinggakualitas pelayanan dan kepuasan konsumen harus diprioritaskan. Cara meningkatkan kepuasankonsumen adalah berusaha untuk mengetahui keinginan dan kebutuhan konsumen denganmenggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Tujuan penelitian ini adalahmerancang usulan perbaikan pelayanan di Mie Kober dengan menggunakan QFD. Pada penelitianini penentuan sampel menggunakan teknik non probability sampling dengan menyebarkankuesioner kepada 50 responden dari Mie Kober berdasarkan pengolahan data yang dilakukanuntuk merancang usulan perbaikan dengan metode Quality Function Deployment (QFD).Penentuan sampel menggunakan teknik Non probability Sampling dengan jumlah responden 50orang. Kuesioner diuji validitas dan uji reliabilitas dengan rumus Cronbach’s Alpha(α). Hasil ujivaliditas menunjukkan bahwa 15 indikator semuanya valid, dimana pada n = 50 dan α = 0,05didapatkan nilai r hitung lebih besar dibandingkan r tabel = 0,2353. Sedangkan hasil ujireliabilitas untuk Kepentingan sebesar 0.895, 0.828 dan 0.824, berarti reliabel. Nilai CSP dari MieKober dari tiap-tiap atribut banyak yang masih bernilai rendah dibandingkan dengan hasil dariCSP pesaing. Yang artinya para pelanggan belum cukup puas terhadap kinerja yang dilakukanoleh Mie Kober.
PENERAPAN METODE QFD (QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT) UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PADA BENGKEL MOTOR DI JEMBER May Riki Akhmad Trianto; Manik Ayu Titisari
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 6 (2024): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 6 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bengkel dikenal sebagai sistem sosial dan unit usaha pelayanan otomotif, didirikannya bengkelini agar supaya memberikan pelayanan otomotif dalam bentuk perawatan, pemeriksaan, danperbaikan kendaraan kepada masyarakat/konsumen dalam batas kemampuan teknologi dansarana yang tersedia di bengkel. Pada penelitian ini menerapkan Quality Function Deployment(QFD) di Bengkel pribumi motor jember untuk mengetahui atribut apa saja yang bisadikembangkan berdasarkan sarana dan prasarana yang dimiliki bengkel untuk meningkatkankualitas pelayanan. Data Voice of Customer dikumpulkan melalui survei, wawancara, danpenyebaran kuesioner kepada 30 responden, kemudian dikembangkan menggunakan QFD.Kuesioner diuji validitas dan uji reliabilitas dengan rumus Cronbach’s Alpha(α). Hasil uji validitasmenunjukkan bahwa 14 indikator semuanya valid, dimana pada n = 30 dan Tingkat signifikansiα = 5% didapatkan nilai r hitung lebih besar dibandingkan r tabel = 0,361. Sedangkan hasil ujireliabilitas untuk kepentingan sebesar 0,916 untuk harapan dan 0,852 untuk kinerja. dari syarat0,6 berarti reliabel. Hasil penelitian ini adalah: 1) Pemberian informasi yang jelas kepadakonsumen dengan nilai 10,95, 2) Kelengkapan minyak pelumas niai 10,32, 3) Kelengkapan sukucadang nilai 10,29. Kata kunci: Jasa pelayanan; Kepuasan pelanggan; QFD (Quality Function Deployment)
PENGENDALIAN KUALITAS KEMASAN MADU HG MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DI PERUSAHAAN PENGOLAHAN MADU IRFRIANUKE PAULINA; Manik Ayu Titisari
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 6 (2024): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 6 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan meningkatkan kualitas kemasan madu HG di Perusahaan Pengolahan Madu menggunakan metode Six Sigma. Metode Six Sigma diterapkan melalui lima tahap, yaitu Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control (DMAIC). Pada tahap Define, masalah utama dalam kemasan diidentifikasi melalui analisis diagram sebab-akibat(fishbone diagram). Pada tahap Measure, data cacat pada kemasan dikumpulkan dan diukur menggunakan Defect Per Million Opportunities (DPMO) dan level sigma. Analisis data menunjukkan adanya beberapa jenis cacat signifikan yang mempengaruhi kualitas kemasan, dengan segel sendok kurang merekat sebagai cacat tertinggi. Tahap Improve melibatkan penerapan usulan perbaikan menggunakan metode Failure Modes and Effects Analysis (FMEA). Hasil dari penerapan FMEA menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah cacat pada setiap jenis cacat yang teridentifikasi sebagai Critical to Quality (CTQ). Pada tahap Control, hasil perbaikan diserahkan kepada perusahaan untuk tindakan lebih lanjut dan evaluasi berkala. Pengujian hipotesis dengan Pair Sample T-Test mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan dalam kualitas kemasan, dengan hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai sig. 0,001 < 0,05 yang artinya menunjukkan efektivitas metode Six Sigma dalam mengurangi jumlah cacat kemasan madu HG.Kata kunci: Pengendalian Kualitas, Six Sigma, Diagram Fishbone, FMEA
Implementation of Erp-based Automated Inventory Management System at Sabana Fried Chicken Franchise Company Cahyono, Antonius; Manik Ayu Titisari; M. Nusron Ali M
Journal of Economics and Business UBS Vol. 12 No. 5 (2023): Special Issue
Publisher : Cv. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52644/joeb.v12i5.629

Abstract

The implementation of an Automated Inventory Management System (AIMS) based on Enterprise Resource Planning (ERP) has a crucial role in improving the operational efficiency of franchise companies. This study investigates the AIMS implementation strategy for Sabana Fried Chicken, detailing the process and benefits. Qualitative approaches and literature analysis are used to deeply understand this implementation. Sabana Fried Chicken adopts JD Edwards Enterprise One 9.0 to manage accounting and inventory. The system facilitates tight control over inventory, allowing store managers to accurately plan, manage, and forecast inventory. In addition, this system also simplifies the process of journal entry, allocation, and bank account reconciliation. A deep understanding of the Operational Information System, Enterprise Collaboration System, Sabana Fried Chicken Management System, and Sabana Fried Chicken's Field Management System was revealed. Successful implementation is supported by comprehensive employee training, efficient inventory management, as well as adaptation to fluctuations in customer demand. Risk coverage analysis and SWOT analysis highlight the challenges and opportunities facing companies, with strategic recommendations to address risks and capitalize on existing opportunities. This research provides in-depth insight into AIMS implementation strategies in franchise companies and makes important contributions to the inventory management and ERP literature. The findings are expected to guide other companies in facing similar challenges and harnessing the full potential of technology to improve their efficiency and competitiveness.
Pengaruh Abu Pembakaran Sampah Dengan Penambahan Kotoran Kijang Untuk Pupuk Tanaman Hias Moch Zainuri; Yanatra Budi Pramana; Arif Yachya; Manik Ayu Titisari; Ida Kusnawati Tjahjani; Krisyanti Budipramana; Suparman
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 18 No 02 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.18.02.10711.%p

Abstract

The increasing volume of waste in Indonesia poses environmental challenges, especially incinerator ash residues that contain heavy metals and have the potential to contaminate soil. This study aimed to evaluate the utilization of incinerator ash combined with deer dung as an alternative growing medium for ornamental betel nut (Epipremnum aureum). Four treatments of growing media composition were tested: pure soil, ash and dung mixture in different ratios, and observed for eight weeks on the parameters of plant length, leaf area, and plant weight. Results showed that the treatment without ash mixture produced the best growth, while increasing the proportion of ash decreased plant growth performance. This is thought to be due to the heavy metal content in the ash which inhibits plant metabolism and nutrient uptake. Although the plants survived in all treatments, the effectiveness of the ash and deer manure mixture as a growing medium proved to be limited, so its use should be limited and not recommended for consumption crops. The potential utilization of ash is more appropriately directed towards non-agricultural sectors that do not come into direct contact with living things.