Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Menyingkap Religiositas Hikayat Hang Tuah Melalui Penggunaan Kosakata Islamiah: Kajian Manuskrip Sastra Pendidikan pada Era Merdeka Belajar Risdiawati, Dian; Nugroho, Faizal Hadi
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2022: SPECIAL EDITION: LALONGET III
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hikayat Hang Tuah is actually written in Arabic-Malay script. In addition, the vocabulary used in it is not a little that comes from Arabic. The romance of Islamic Malay culture also seems thick in every story. Thus, it is interesting to conduct a study whose purpose is to describe the form of Islamic Malay/Islamic Malay cultured vocabulary in terms of lexical and grammatical meanings and to describe the religiosity of the vocabulary in the Hikayat Hang Tuah. This research uses qualitative research with philological research approach. The data from this study are the results of the researchers' notes, in the form of vocabulary and entries that form the background of the vocabulary in the saga. While the source of data in this study is the Hikayat Hang Tuah I in 2010 published by the Language Center of the Ministry of National Education. The instrument used in this research is a vocabulary classification guide as well as a rubric for collecting and analyzing data. The results of the study revealed that there were at least 77 data found based on lexical and grammatical meanings. This meaning then shows the existence of Islamic religiosity in the form of Islamic faith which is still influenced by the existence of gods, honorifics of the king which states that the king is a descendant of gods and "representatives of God" in the world and litotes on figures who have lower degrees, work related to religion. Islam, the authority of the king, the equation, and the typical expression of the hikayat.
Kearifan Bayan Budiman Melalui Pembelajaran Bermuatan Konservasi Budaya Nugroho, Faizal Hadi; Maryaeni, Maryaeni; Roekhan, Roekhan; Martutik, Martutik
ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/estetik.v8i2.13413

Abstract

Abstrak: Bahasa Indonesia dapat digunakan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan melalui konservasi budaya. Namun, pembelajaran tersebut harus disesuaikan dengan karakteristik peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan kearifan Bayan Budiman danĀ  (2) pembelajaran bermuatan konservasi budaya dan wujud produk konservasi budaya generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, mengumpulkan data melalui observasi praktik pembelajaran, analisis hasil pekerjaan peserta didik, dan studi dokumen. Data dianalisis secara tematik melalui reduksi, kategorisasi, dan interpretasi, lalu disajikan dalam narasi temuan yang diperkuat dengan triangulasi sumber untuk memastikan validitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hikayat Bayan Budiman memiliki kearifan pada nilai budaya, sosial, agama, dan pendidikan. Hasil selanjutnya menunjukkan bahwa wujud konservasi budaya melalui 25 cerpen terintegrasi hikayat dan 8 cerpen secara eksplisit menyebutkan tokoh-tokoh hikayat sebagai bagian cerpen alih wahana. Konservasi budaya peserta didik menunjukkan hal yang positif dengan berbagai strategi seperti integrasi dan eksplisit, tetapi perlu adanya keberlanjutan supaya peserta didik dapat mengonservasi hikayat ke media yang lain.
Kecerdasan Buatan dalam Media Digital Interaktif Hikayat Bayan Budiman Maryaeni, M; Nugroho, Faizal Hadi
Jurnal Pembelajaran Sastra Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Pembelajaran Sastra
Publisher : Hiski Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51543/hiskimalang.v7i2.128

Abstract

Transformasi pembelajaran dari konvensional ke digital kian diwarnai dengan kecerdasan buatan. Kecerdasan buatan dapat digunakan untuk membuat media digital interaktif pada materi hikayat. Namun, kecerdasan buatan memiliki masalah etis dan kekhawatiran dari guru. Penelitian ini bertujuan (1) menjelaskan kecerdasan buatan generatif pada pembuatan media digital interaktif dan (2) menjabarkan media digital interaktif sebagai media pembelajaran hikayat Bayan Budiman. Artikel ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk merancang media digital interaktif berbasis kecerdasan buatan dalam pembelajaran hikayat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kecerdasan buatan dapat membantu guru untuk menghasilkan media digital interaktif yang multimoda dan mendapat persepsi baik dari peserta didik. Kecerdasan buatan dapat dijadikan solusi untuk menghasilkan media dengan tetap mempertahankan proses berpikir peserta didik untuk mengatasi isu penggunaan kecerdasan buatan dalam pembelajaran.