Zakyuddin, Muhammad Arif
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Pada Mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Semarang: Knowledge Level Analysis Of Adolescent Reproductive Health In Nursing Bachelor Students of Universitas Muhammadiyah Semarang Febriana, Putri Syahrani; Zakyuddin, Muhammad Arif; Restiana, Meira; Romanti, Luthfiana Azahra; Restiyawati; Kurniawati, Linda; Anisa, Pradevi Nur; Kristanto, Nugroho Dwi; Adham Rabbani, Mohhamad Daffa; Arifatul Hikmah, Octanida Agielya; Pranata, Satriya
Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA) Vol. 3 No. 1 (2024): Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)
Publisher : Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/nrpm.v3i1.76

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja merupakan masa yang sangat penting, remaja sangat rentang masalah yang kompleks dan sulit diatasi sendiri. Permasalahan yang sering muncul pada remaja adalah terkait dengan seks. Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi merupakan salah satu faktor penyebab masalah kesehatan reproduksi remaja. Tujuan: Untuk mendeskripsikan tingkat pengetahuan penidikan kesehatan reproduksi pada Mahasiswa S1 Keperawatan Universitas Muhammadiyah Semarang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang mengetahui lebih dalam mengenai tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja pada Mahasiswa S1 Keperawatan Universitas Muhammadiyah semarang dengan pengambilan sampel cluster random sampling.  Hasil: Pentingnya menjaga pola hidup sehat untuk menunjang keberlangsungan hidup manusia dari generasi ke generasi. Pola hidup sehat terkait dengan kebersihan lingkungan, kenersihan diri, dan pengetahuan tentang faktor resiko penyakit sistem reproduksi. Sedangkan pada keberlangsungan hidup, seseorang dapat menerapkan dengan menjaga kesehatan reproduksi untuk mencegah penyakit seksual yang menular maupun tidak menular. Kesimpulan: Menjaga kesehatan jiwa dan raga untuk keberlangsungan hidup bangsa sangat penting. Diharapkan pada remaja lebih aktif dalam menjaga pola hidup sehat dengan kebersihan lingkungan, personal hygiene dan pengetahuan tetang faktor resiko penyakit reproduksi.  
Penguatan Literasi, Numerasi, dan Identitas Budaya Anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui Pop-Up Book Nusantara Purnomo, Eko Andy; Mulyadi, Dodi; Santoso, Heri Dwi; Astuti, Andari Puji; Zakyuddin, Muhammad Arif
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): Edisi September
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Children of Indonesian migrant workers in Malaysia often learn in non-formal learning centres that operate with limited learning media and opportunities for culturally responsive literacy activities. This community service programme partnered with Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) to strengthen basic literacy and numeracy while nurturing cultural identity through interactive Pop-Up Books themed around Indonesian archipelagic culture. The programme was implemented in two days and involved 17 learners from Calistung and upper primary classes, assisted by teachers. Activities combined interactive read-aloud and storytelling, bilingual (Indonesian–English) storytelling practice, and guided hands-on workshops on creating simple Pop-Up mechanisms that can be reused as classroom media. Programme evaluation used descriptive observation, short reflection interviews, and product/performance review during reading and making sessions. Results indicate high learner engagement, increased participation in reading aloud, better recall of vocabulary and story content, and improved confidence in basic counting tasks embedded in the stories. Teachers reported gaining practical ideas for integrating Pop-Up media into their routine lessons. The programme concludes that Pop-Up book–based storytelling is feasible and attractive for learning centres abroad and can be scaled through continuous teacher mentoring and locally relevant story collections.