Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implikasi Teori Belajar Behaviorisme Ivan Pavlov Dalam Pembelajaran Matematika Sulastri, Desi; Sudianto, Sudianto
Polinomial : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 1 (2024): May 2024
Publisher : Papanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jp.v3i1.863

Abstract

Belajar adalah suatu usaha untuk mengubah tingkah laku. Perubahan tersebut tidak hanya dengan bertambahnya ilmu pengetahuan, tetapi juga berbentuk kecakapan, keterampilan, sikap, penyesuaian diri, minat dan bakat. Namun masih banyak siswa yang kesulitan dalam proses belajar, sehingga tujuan belajar dan pembelajaran tidak tercapai dengan baik. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana implikasi Teori Belajar Behaviorisme Ivan Petrovich Pavlov dalam membentuk perilaku siswa pada pembelajaran matematika. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Pengumpulan data dilakukan dengan cara mendokumentasikan dan mereview 15 artikel jurnal yang diperoleh dari Google Scholar dan Garuda yang diterbitkan dalam kurun waktu 2016-2023. Hasil dari analisis data yang telah dilakukan menunjukkan bahwa dengan diterapkannya Teori Belajar Behaviorisme Pavlov dapat meningkatkan prestasi hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika, karena teori ini merupakan teori yang sederhana dan mudah diterapkan dikarenakan tidak banyak memperhatikan unsur. Teori belajar ini baik digunakan pada siswa yang masih anak-anak atau tingkat SD dan SMP.
Development of Animaker-Based Learning Media to Improve Students' Mathematical Reasoning Ability on Comparison Materials Sulastri, Desi; Nurhikmayati, Iik
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 10, No 2 (2025): Volume 10 Number 2, September 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpmi.v10i2.6693

Abstract

This study aims to develop Animaker-based learning media to improve students' mathematical reasoning skills on comparison materials. The research method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). This research was limited to the Development stage. The research subjects were 23 8th grade students at SMP Negeri 6 Majalengka. The instruments used in this study were observation, interview, and questionnaire in the form of validation sheets and practicality sheets. The learning media developed in the form of animated videos that integrate mathematical concepts with interesting visualizations to facilitate student understanding. The results showed that Animaker-based learning media was valid with an average score of 88.5% media expert validation and 84% material expert validation. The practicality of this media is also considered very good with a teacher practicality score of 92.9% and student practicality of 90.3%. This media helps students in understanding abstract concepts to be more concrete and relevant to everyday life. This research makes a significant contribution to mathematics education by providing an innovative model for developing engaging digital learning resources that can improve students' mathematical reasoning skills.Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Animaker Untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Pada Materi PerbandinganABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Animaker untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa pada materi perbandingan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini dibatasi hingga tahap Development. Subjek penelitian adalah 23 siswa kelas VIII di SMP Negeri 6 Majalengka. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan angket berupa lembar validasi dan lembar praktikalitas. Media pembelajaran yang dikembangkan berupa video animasi yang mengintegrasikan konsep-konsep matematika dengan visualisasi yang menarik untuk memudahkan pemahaman siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Animaker valid dengan nilai rata-rata validasi ahli media 88,5% dan validasi ahli materi 84%. Kepraktisan media ini juga dinilai sangat baik dengan skor kepraktisan guru sebesar 92,9% dan kepraktisan siswa sebesar 90,3%. Media ini membantu siswa dalam memahami konsep-konsep abstrak menjadi lebih konkrit dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pendidikan matematika dengan memberikan model inovatif untuk mengembangkan sumber belajar digital yang menarik dan dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa.Kata Kunci :Animaker; penalaran matematis; perbandingan. 
From Teacher to Creator: Workshop Modul Pembelajaran Kurikulum Merdeka untuk Guru Profesional Nurhikmawati, Iik; Irawan, Edi; Sulastri, Desi
Papanda Journal of Community Service Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Paguyuban Panalungtik Sunda (Papanda)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/pjcs.v2i1.2457

Abstract

Workshop “From Teacher to Creator” dirancang untuk memfasilitasi transformasi guru dari peran tradisional sebagai pengajar menuju kreator pembelajaran yang inovatif. Kegiatan ini dilaksanakan di SMAN 1 Ceper, Klaten, Jawa Tengah, dengan melibatkan seluruh guru mata pelajaran. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan action research yang mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Selama workshop, guru difasilitasi untuk mengembangkan modul ajar berbasis Kurikulum Merdeka melalui aktivitas kolaboratif dan reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan transformasi signifikan pada pola pikir dan keterampilan guru. Mereka tidak hanya mampu menghasilkan modul ajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa, tetapi juga menunjukkan peningkatan kepercayaan diri kreatif serta kesadaran terhadap peran baru mereka sebagai creator. Evaluasi menunjukkan kesesuaian materi dengan tema workshop sebesar 96,8%, kepuasan menyeluruh 89,4%, dan peningkatan pemahaman 83,3%. Secara umum, workshop ini terbukti efektif sebagai katalisator profesionalisme guru sekaligus membangun budaya kreativitas di sekolah. Program serupa direkomendasikan untuk dilakukan secara berkelanjutan guna mendukung implementasi Kurikulum Merdeka.