Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Moderasi Beragama di Kawasan Pedesaan Miftah, Zaini; Ni’mah, Roudlotun
CENDEKIA Vol. 15 No. 01 (2023): Cendekia 2023
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Billfath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.951 KB) | DOI: 10.37850/cendekia.v15i01.421

Abstract

Religion plays an important role in social life to regulate human life and direct it to goodness in the world. This study aims to gain an understanding and description of religious moderation and religious harmony in rural areas, specifically the village of Legowetan. This study uses a phenomenological qualitative research method. Documentation, interviews, and observations are used as data collection techniques. This study resulted in: (1) Patterns of social interaction in Legowetan Village that are associative, such as adaptation, cooperation, and assimilation. (2) From the results of observations in the field, there are at least four indicators of the model of religious moderation carried out in the village of Legowetan, namely tolerance, non-violence, acceptance of tradition, and national commitment. These four models can be observed in the activities carried out by the Legowetan village community, namely religious activities, village activities, and artistic activities.
Improving Understanding of Digital Parenting for Fatayat Mothers to Optimize Children's Digital Media Management in Plumpang District, Tuban Regency, East Java: Peningkatan Pemahaman Pengasuhan Digital Bagi Ibu-Ibu Fatayat untuk Optimalisasi Pengelolaan Media Digital Anak di Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur Puspitasari, Endang; Ni’mah, Roudlotun; Abi Aufa, Ari
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v5i2.1370

Abstract

The increasing use of digital media among children has created new challenges in parenting, especially regarding the supervision and control of the content accessed. One group that has an important role in parenting is Fatayat mothers, who are expected to be able to control the use of digital media in their children. This Community Service Program aims to improve the understanding of digital parenting among Fatayat mothers in Plumpang District, Tuban Regency, East Java, in an effort to control digital media in children. This Community Service Program (PKM) is implemented through a series of training and counseling that includes an understanding of the positive and negative impacts of digital media, ways to manage the time spent using digital devices, and how to involve children in discussions about digital security and ethics. The expected results of this activity are increased knowledge and skills of mothers in supervising the use of digital media among their children, as well as the creation of a safer digital environment that supports healthy child development. Thus, better digital parenting can support optimal child growth and development in this digital era.
PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI NASKAH DRAMA TEMATIK JAWA BAGI KKG RA DALAM INOVASI PEMBELAJARAN DAN PENGUATAN BUDAYA ANAK USIA Ni’mah, Roudlotun; Puspitasari, Endang; Fikri, M. Tsaqibul; Hernayanti, Putri Nedike; Wardaty, Viza Shania
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 10 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i10.3103

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan seni drama tematik Jawa sebagai media pembelajaran bahasa dan budaya di lembaga PAUD. Guru-guru masih terbatas dalam menggunakan bahasa Jawa halus dan belum maksimal dalam memanfaatkan drama sebagai sarana ekspresi anak. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan guru PAUD dalam menyusun naskah dan mementaskan drama tematik Jawa yang terintegrasi dengan nilai budaya. Metode kegiatan ini bersifat partisipatif dan kolaboratif, melibatkan 70 guru RA Kecamatan Soko melalui tahapan identifikasi masalah, sosialisasi konsep pembelajaran berbasis budaya Jawa, pelatihan penyusunan naskah drama tematik, pendampingan praktik, implementasi hasil pelatihan di sekolah, serta refleksi dan evaluasi berkelanjutan terhadap efektivitas kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi guru RA Kecamatan Soko dalam menyusun dan mengimplementasikan naskah drama tematik Jawa. Sebanyak 70 guru aktif berpartisipasi dalam seluruh tahapan pelatihan dan pendampingan. Evaluasi menunjukkan 70–80% peserta menilai materi, metode, dan relevansi kegiatan sangat baik. Guru menjadi lebih kreatif, percaya diri, dan mampu mengintegrasikan nilai budaya Jawa dalam pembelajaran. Implementasi di kelas menunjukkan peningkatan antusiasme anak, keberanian berbicara, serta pemahaman terhadap nilai sopan santun dan budaya lokal. Secara keseluruhan, kegiatan ini mampu menumbuhkan kreativitas, kerjasama, dan keterampilan pedagogis guru. Dengan demikian, pengabdian ini berhasil menjawab tujuan untuk memperkuat kompetensi guru dalam memanfaatkan drama tematik Jawa sebagai media pembelajaran budaya di PAUD.
Resiliensi dan Religiusitas Mahasiswa Prodi. Pendidikan Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama’ Sunan Giri Bojonegoro di Masa Pandemi Covid-19 Silfiyah, Khoirotus; Ni’mah, Roudlotun; Khoiriyah, Siti
QUALITY Vol 10, No 2 (2022): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v10i2.17021

Abstract

Resilience and Religiosity of the Islamic Education Students of the Nahdlatul Ulama Sunan Giri University Bojonegoro during the Covid-19 Pandemic. The coronavirus disease (COVID-19) that emerged at the end of 2019 in Indonesia has had a negative impact on various aspects of human life including in the lives of students, including: the transition of the learning system from offline to online, restrictions on interaction between individuals, changes in rules in the implementation of religious practices and so on. In addition, the quality of students' faith and piety during the COVID-19 pandemic also needs to be maintained through deepening of religious teachings and practice in life, so that efforts to maintain mental health and body resilience are met, and spiritual needs or spirituality in worship and doing good deeds are also fulfilled, so that realize a calm, balanced life without excessive anxiety, fear and worry. This study uses qualitative research methods with analytical descriptive methods, in which the results of this study indicate that the formation of self-resilience in 6th semester PAI study program students is supported by several factors including high self-confidence, a healthy lifestyle, and good social skills and high religiosity is triggered by religious activities such as the implementation of the five daily prayers, the practice of Islamic sunnah such as reading the Qur'an, participating in virtual religious studies and maintaining friendship with religious leaders and the surrounding community. Coronavirus Disease (COVID-19) yang muncul pada penghujung tahun 2019 di Indonesia telah memberikan dampak negatif pada berbagai aspek kehidupan manusia termasuk dalam kehidupan peserta didik.Di antaranya peralihan sistem pembelajaran dari offline ke online, pembatasan interaksi antar individu, perubahan aturan dalam pelaksanaan praktik keagamaan dan sebagainya. Selain itu, kualitas keimanan dan ketakwaan santri di masa pandemi COVID-19 juga perlu dijaga melalui pendalaman ajaran agama dan pengamalan dalam kehidupan, agar upaya menjaga kesehatan jiwa dan ketahanan tubuh terpenuhi, serta kebutuhan spiritual atau spiritualitas dalam beribadah dan beramal juga tercukupi, sehingga terwujud kehidupan yang tenang, seimbang tanpa rasa cemas, takut dan khawatir yang berlebihan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analitis, dimana hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terbentuknya kemandirian pada mahasiswa Prodi. PAI semester 6 didukung oleh beberapa faktor antara lain kepercayaan diri yang tinggi, pola hidup yang sehat, dan pola hidup yang baik. keterampilan sosial dan religiusitas yang tinggi dipicu oleh kegiatan keagamaan seperti pelaksanaan sholat lima waktu, praktik sunnah Islam seperti membaca al-Qur'an, mengikuti pengajian virtual dan menjaga silaturahmi dengan tokoh agama dan masyarakat sekitar.