Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Geosaintek

UNSUR TANAH JARANG PADA BATUPASIR: STUDI KASUS PADA BATUPASIR FORMASI RAMPONG DI DESA KETUKAH, GAYO LUES, ACEH Gunarsih, Dina; Rahmatillah, Lia Fitria; Muhni, Akmal; Sartika, Dewi; Hapsari, Tika; Marvita, Yurda
Jurnal Geosaintek Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25023659.v11i2.2592

Abstract

Unsur tanah jarang (UTJ) semakin diminati dalam beberapa tahun terakhir karena meningkatnya permintaan teknologi kendaraan listrik, industri hijau, dan industri lainnya. Indonesia memiliki potensi UTJ yang berkaitan dengan keberadaan batuan beku dan batuan sedimen. Penelitian pada batupasir Formasi Rampong di Ketukah, Gayo Lues menarik dilakukan karena batuan ini berasal dari pelapukan batuan granit. Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui komposisi batupasir Formasi Rampong dan unsur – unsur kimia batuan, termasuk unsur utama dan UTJ. Metode yang digunakan meliputi analisis petrografi dan geokimia menggunakan teknik XRF dan ICP. Enam sampel petrografi diamati terdiri dari empat batupasir quartz arenite dan dua batupasir feldsphatic greywacke. Kedua jenis batupasir tersebut merupakan batuan yang tersusun dari dominan butiran, dengan komposisi matriks 2.5% - 4.5% pada batupasir quartz arenite dan 18.83% - 21.13% pada batupasir feldsphatic greywacke. Quartz arenite tersusun dari mineral kuarsa, sedikit litik dan muskovit, semen silika dan semen oksida besi. Feldsphatic greywacke terdiri dari kuarsa, K-Feldspar, plagioklas, fragmen litik, muskovit, semen silika serta semen oksida besi. Analisis geokimia mengungkapkan bahwa UTJ pada batupasir ini adalah Neodimium (Nd) berkisar antara 19.21 ppm hingga 23.81 ppm dan Praseodimium (Pr) berkisar antara 5.76 ppm hingga 5.89 ppm. Unsur tersebut diinterpretasikan terkonsentrasi dalam mineral lempung dan oksida besi dengan pengkayaan relatif rendah.
CHARACTERISTIC OF LANDSLIDE IN SEULAWAH ROAD KM 80-81, BASED ON GEOPHYSICAL DATA AND GEOTECHNICAL PARAMETERS Fadhli, Zul; Wirsya, Etian; Marvita, Yurda; Miska, Layna; Syukri, Muhammad; AlFaiz, Khalif
Jurnal Geosaintek Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25023659.v11i2.5122

Abstract

This study identifies the sliding plane along the Seulawah Road (km 80-81), Muara Tiga, Pidie Regency, where a massive landslide occurred in 2023. Using the Multichannel Analysis Surface Waves (MASW) method, this research integrates shear wave velocity (Vs) data with N-SPT values and soil-bearing capacity to analyze subsurface characteristics. The study aims to characterize the sliding plane and associated weak zones by combining geophysical and geotechnical approaches. The interpretation reveals the existence of a sliding mass layer consisting of sandy gravel material at a depth of 1-3 meters with a Vs value in the range of 60-150 m/s. Underneath that, the sliding plane is found, which is interpreted as a stiff clay layer with the Vs value in the range of 155-450 m/s at a depth of 6-10 meters. The soil bearing capacity also aligned with these findings with the 20-80 kN/m2 value in the very loose sandy gravel layer. The soil-bearing capacity of the sliding plane, the clay layer, is 250-311 kN/m2. Those findings provide valuable insights into landslide characteristics and highlight the dynamic instability of the sliding plane. Moreover, this study contributes to assessing critical parameters for future reconstruction and road maintenance, offering an essential reference for landslide-prone regions.