Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

EFFECT OF BACK STRETCH EXERCISE ON REDUCING BACK PAIN IN PREGNANT WOMEN IN THE THIRD TRIMESTER Khusnul Dwihestie, Luluk; Pratiwi, Vinayadi; Sulistiani, Ardiani
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 2 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i02.2952

Abstract

Nyeri punggung merupakan hal fisiologis yang dialami ibu hamil namun jika tidak ditangani dapat berdampak buruk dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Back strecth exercise merupakan gerakan peregangan agar otot-otot yang kaku menjadi relaks dan fleksibel sehingga mengurangi keluhan nyeri punggung pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh back strecth exercise terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di wilayah kerja UPTD Puskesmas Rawat Inap Kartaraharja. Jenis penelitian ini pra-eksperiment dengan rancangan one-group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah ibu hamil trimester III yang melakukan pemeriksaan ANC di Puskesmas Rawat Inap Kartaraharja. Teknik sampling menggunakan Quota sampling didapatkan sampel penelitian 30 responden ibu hamil. Waktu pengambilan data pada bulan Mei – Juni 2024. Analisis data univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji wilcoxon dengan p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebelum dilakukan back stretch exercise rata-rata skala nyeri 4,80 dan skala nyeri setelah dilakukan back stretch exercise yaitu 2,93, sehingga terjadi penurunan sebesar 1,87. Hasil uji wilcoxon didapatkan nilai p-value 0,001, artinya ada penurunan skala nyeri punggung pada ibu hamil trimester III sebelum dan sesudah diberikan intervensi back stretch exercise di wilayah kerja UPTD Puskesmas Rawat Inap Kartaraharja. Ibu hamil disarankan rutin melakukan gerakan back stretch exercise sebanyak 3 kali dalam seminggu untuk mengurangi keluhan nyeri punggung.
PENGARUH METODE SIMULASI TENTANG TEKNIK MENYUSUI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN KEMAMPUAN MENYUSUI PADA IBU NIFAS Khusnul Dwihestie, Luluk; Rismawati; Arista, Veronika
Jurnal Kebidanan VOLUME 15, NO.02 Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v15i02.647

Abstract

ASI eksklusif merupakan upaya pencegahan permasalahan gizi pada anak. Namun, pelaksanaan program ASI eksklusif di wilayah Kalimantan Barat masih dibawah target Pemerintah sebesar 69%. Hal ini dikarenakan tingkat pengetahuan ibu tentang teknik menyusui yang masih rendah, sehingga perlu adanya upaya promosi kesehatan. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui pengaruh edukasi dengan metode simulasi tentang teknik menyusui terhadap tingkat pengetahuan dan kemampuan menyusui pada ibu nifas. Metode penelitian: Penelitian kuantitatif dengan metode pra-eksperimental design, pendekatan rancangan one group pretest – posttest. Populasi penelitian yaitu ibu nifas hari pertama di Klinik Mulia Pontianak periode Juli – Agustus 2022. Teknik pengambilan sampel dengan non-probability sampling yaitu accidental sampling, didapatkan sampel sejumlah 31 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan skor Latch. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Wilcoxon test. Hasil penelitian: pengaruh edukasi dengan metode simulasi tentang teknik menyusui terhadap tingkat pengetahun pada ibu nifas dengan uji wilcoxon diperoleh nilai p-value = 0,000 < 0,005, sedangkan pengaruh edukasi dengan metode simulasi tentang teknik menyusui terhadap kemampuan menyusui pada ibu nifas dengan uji wilcoxon diperoleh p-value = 0,000 < 0,005. Simpulan: Ada pengaruh edukasi dengan metode simulasi tentang teknik menyusui terhadap tingkat pengetahuan dan kemampuan menyusui pada ibu nifas.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PEMILIHAN PENOLONG PERSALINAN PADA IBU HAMIL DI DESA MEKAR JAYA WILAYAH KERJA PUSKESMAS CAMPAKA KAB. CIANJUR PROV. JAWA BARAT Rahmawati Dewi, Ai; Khusnul Dwihestie, Luluk
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 15, No 1 (2024): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/jki.v15i1.986

Abstract

PENGARUH SENAM HAMIL TERHADAP PENURUNAN NYERI PUNGGUNG PADA KEHAMILAN TRIMESTER II DAN III DI PUSKESMAS KASIHAN I BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Miharja Bihalia, Suciyanti; Nuryanti Zulala, Nuli; Khusnul Dwihestie, Luluk
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 15, No 1 (2024): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/jki.v15i1.997

Abstract

HUBUNGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI SUNTIK 3 BULAN DENGAN KENAIKAN BERAT BADAN DI BPM SITI FADJARRIYAH, AMD.KEB Puji Apriyanti, Tita; Khusnul Dwihestie, Luluk
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): Volume 2, Nomor 1, Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v2i1.23263

Abstract

Kenaikan berat badan merupakan efek samping yang paling sering dikeluhkan oleh para akseptor KB suntik. Penyebab kenaikan berat badan disebabkan hormon progesteron yang mempermudah perubahan karbohidrat dan gula menjadi lemak serta merangsang nafsu makan dan menurunkan aktifitas fisik, hal ini terjadi pada akseptor KB suntik 3 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan kenaikan berat badan. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain pendekatan cross sectional. Populasi dari penelitian ini yaitu pengguna kontrasepsi suntik 3 bulan sebanyak 40 responden. Pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dari hasil pengumpulan data dengan kuesioner di BPM Siti Fadjarriyah, Amd.Keb. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Squaremenunjukkan terdapat hubungan penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan kenaikan berat badan di BPM Siti Fadjarriyah, Amd.Keb. Dengan nilai P-Value-0,039 <0,05 dan nilai tingkat keeratan0,368 dengan kategori korelasi moderat. Berdasarkan hasil tersebut diharapkan wanita usia suburdapat memilih alat kontrasepsi yang tepat sesuai kebutuhan, selalu memantau perubahan efek samping sehingga apabila ada kelainan dapat segera diatasi dan lebih aktif bertanya pada petugas kesehatan mengenai cara mencegah dan menangani efek samping yang terjadi selama menggunakan KB suntik 3 bulan sehingga efek samping dapat teratasi.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MELALUI VIDEO EDUKATIF TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMPN 2 TENGARAN Khusnul Dwihestie, Luluk; Handayani, Handayani
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v15i02.467

Abstract

Kekurangan zat besi menjadi permasalahan gizi yang belum terselesaikan di Indonesia, dengan remaja putri sebagai kelompok yang paling rentan mengalami anemia. Oleh karena itu, remaja perlu diberikan edukasi mengenai upaya pencegahan anemia. Peningkatan pengetahuan remaja tentang anemia dapat dilakukan melalui pendidikan kesehatan menggunakan media video edukatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui video edukatif terhadap pengetahuan tentang anemia pada remaja putri di SMPN 2 Tengaran. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental. Populasi penelitian adalah siswi kelas VII sejumlah 162 orang, dengan sampel sebanyak 62 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling berdasarkan rumus Slovin. Uji bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan nilai Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,001, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Peningkatan skor pengetahuan menunjukkan bahwa video edukatif efektif sebagai media pembelajaran. Hasil ini menunjukkan bahwa penyampaian informasi melalui media audiovisual dapat membantu meningkatkan pemahaman materi secara lebih menarik dan mudah dipahami. Hal ini mendukung penggunaan media audiovisual sebagai strategi pendidikan kesehatan yang inovatif dan mudah diterima oleh remaja. Diharapkan remaja dapat terus meningkatkan pengetahuan dan menerapkan perilaku hidup sehat guna mencegah anemia.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN MINUM TABLET FE DENGAN RISIKO ANEMIA PADA REMAJA PUTRI Yudianto, Carolina Oktaviai; Khusnul Dwihestie, Luluk; Sajidalloh, Farhan Nafis
Jurnal Cakrawala Keperawatan Jurnal Cakrawala Keperawatan Vol. 02 No. 01 Januari 2025
Publisher : STIKES Estu Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jck.v2i01.826

Abstract

Latar belakang: Anemia merupakan masalah kesehatan yang rentan terjadi pada remaja. Risiko anemia pada remaja dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain pendidikan, pengetahuan tentang anemia, dan kepatuhan konsumsi tablet Fe. Ketidakpatuhan dalam mengkonsumsi tablet Fe dapat disebabkan oleh berbagai faktor, contohnya rasa dan bau tidak enak, efek samping mual, dan kurangnya pemahaman tentang dosis dan cara konsumsi yang benar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan tentang anemia dan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMA Bina Dirgantara Surakarta. Metode: Desain penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif korelasi dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswi kelas X dan XI SMK Bina Dirgantara Surakarta, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, didapatkan sampel sebanyak 50 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner dan GCHB. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori pengetahuan tinggi yaitu sebanyak 29 orang (58%). Sebagian besar responden termasuk dalam kategori tidak patuh dalam mengkonsumsi tablet Fe sebanyak 29 orang (58%). Sebagian besar responden mengalami anemia sebanyak 26 orang (52%). Tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian anemia pada remaja (p-value = 0,077; p>0,05). Tidak ada hubungan antara kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada remaja putri (p-value = 0,077; p > 0,05). Kesimpulan: Disimpulkan bahwa pengetahuan dan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe tidak berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri.