Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN NEONATAL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MOJO KABUPATEN PEMALANG Ni’mah, Muflihatun; -, Yuniarti; Irawan, Teguh
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 8 No. 2 (2024): Edisi Juli
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v8i2.5316

Abstract

Salah satu indikator yang digunakan untuk menentukan derajat kesehatan di suatu negara dapat dilihat dari jumlah angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Untuk mengatasi angka kematian neonatal tersebut dilakukan dengan program kunjungan neonatal. Kunjungan neonatal merupakan pemeriksaan pada bayi baru lahir yang berusia 0-28 hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan neonatal di Wilayah Kerja Puskesmas Mojo Kabupaten Pemalang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel seluruh ibu yang memiliki bayi berusia 0-28 hari di Wilayah Kerja Puskesmas Mojo Kabupaten Pemalang yang berjumlah 100 responden. Berdasarkan hasil analisis dari Uji Rank Spearman, diperoleh nilai signifikan untuk variabel persepsi keparahan nilai p-value 0,043, variabel persepsi manfaat nilai p-value 0,041, dan variabel persepsi hambatan nilai p-value 0,038. Berdasarkan nilai tersebut dapat disimpulkan bahwa p-value < 0,05 maka ada hubungan antara persepsi keparahan dengan kunjungan neonatal, ada hubungan antara persepsi manfaat dengan kunjungan neonatal, dan ada hubungan antara persepsi hambatan dengan kunjungan neonatal. Karena nilai p-value < 0,05 maka Ha diterima dan H0 ditolak. Kata Kunci : Persepsi, Kunjungan Neonatal, Puskesmas
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN NEONATAL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MOJO KABUPATEN PEMALANG Ni’mah, Muflihatun; -, Yuniarti; Irawan, Teguh
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 8 No. 2 (2024): Edisi Juli
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v8i2.5316

Abstract

Salah satu indikator yang digunakan untuk menentukan derajat kesehatan di suatu negara dapat dilihat dari jumlah angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Untuk mengatasi angka kematian neonatal tersebut dilakukan dengan program kunjungan neonatal. Kunjungan neonatal merupakan pemeriksaan pada bayi baru lahir yang berusia 0-28 hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan neonatal di Wilayah Kerja Puskesmas Mojo Kabupaten Pemalang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel seluruh ibu yang memiliki bayi berusia 0-28 hari di Wilayah Kerja Puskesmas Mojo Kabupaten Pemalang yang berjumlah 100 responden. Berdasarkan hasil analisis dari Uji Rank Spearman, diperoleh nilai signifikan untuk variabel persepsi keparahan nilai p-value 0,043, variabel persepsi manfaat nilai p-value 0,041, dan variabel persepsi hambatan nilai p-value 0,038. Berdasarkan nilai tersebut dapat disimpulkan bahwa p-value < 0,05 maka ada hubungan antara persepsi keparahan dengan kunjungan neonatal, ada hubungan antara persepsi manfaat dengan kunjungan neonatal, dan ada hubungan antara persepsi hambatan dengan kunjungan neonatal. Karena nilai p-value < 0,05 maka Ha diterima dan H0 ditolak. Kata Kunci : Persepsi, Kunjungan Neonatal, Puskesmas
Scout Extracurricular Role in Developing Religious Attitudes and Student Profiles of Pancasila Bukhori, Akh.; Solikhah, Insaniyatus; Susanti, Lilis; Ni’mah, Muflihatun; Ratnaningtias, Shiva Pratidina; Fatimah, Siti; Rinawati, Atim
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (897.551 KB) | DOI: 10.20961/shes.v6i1.71102

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan peran kegiatan ekstrakurikuler Pramuka dalam mengembangkan sikap religius dan profil pelajar Pancasila dengan metode, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. n. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya peran ekstrakurikuler Pramuka dalam mengembangkan sikap religius dan profil pelajar Pancasila merupakan sarana yang tepat untuk mengembangkan sikap religius dan profil pelajar Pancasila peserta didik. Metode yang digunakan untuk mengembangkan sikap religius dan profil pelajar Pancasila adalah pengarahan dan pemberian nasihat, pemberian tugas, pemberian sanksi dan penghargaan, serta pengisian SKU. Faktor-faktor pendukungnya adalah Kamabigus, pembina, peserta didik, pesantren dan lingkungan sekitar yang nantinya akan berpengaruh terhadap sikap, pengetahuan, pengalaman dan keterampilan. Adapun mengenai faktor yang menghambat yaitu dari diri peserta didik, sarana dan prasarana, serta cuaca yang tidak menentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya peran ekstrakurikuler Pramuka dalam mengembangkan sikap religius dan profil pelajar Pancasila . Metode yang digunakan adalah pengarahan dan pemberian nasihat, pemberian tugas, pemberian sanksi dan penghargaan, serta pengisian SKU.