Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Penyebab Diselenggarakannya Pemungutan Suara Ulang (PSU) Di Provinsi Jawa Timur Tahun 2024 Irsyedha Alfara Reginantis; Nadiah Aurahmadani Priyambodo; Adam Jamal
Eksekusi : Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Negara Vol. 2 No. 2 (2024): Mei : Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Negara
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/eksekusi.v2i2.1132

Abstract

The research that we conducted has the aim of knowing the causes of the Re-voting (PSU) ini the 2024 simultaneous general elections in East Java. Aiming to see what factors are behind the PSU. This research was conducted to see the decisions making carried out by Bawaslu in handling allegations of fraud that occurd during the 2024 election process. With the aim of knowing the process in making decisions for organizing  PSUs. The method used is qualitative with a literature study approach to collect data to conduct in-depth alaysis which is then presented in the form of a literacy that is useful for adding information to readers and can also be used to make considerations in every decision-making process when facing a problem. The emergence considerations in the form of re-voting is mentioned when a whole process of analyzing various reports, information and data obtained by the Regional Election Supervisory Committee has been carried out. The report willlater be used as basic evidence related to all findings of fraud in the implementation of elections that violate laws and regulations. So that information about the occurrence of these violations will be the cause behind the PSU based on Article 372 paragraphs (2) of Law Number 7 Year 2017 cencerning elections. Things like this should be prevented trough actions that have been taken by the government long before the implementation of the 2024 elections and supported by the organizing committee and election participants can understand the rules regarding the implementation of voting until the time the vote count is carried out.
INTEGRASI RANTAI NILAI PERTANIAN DAN PERIKANAN SIDOARJO UNTUK SEKTOR HORECA SURABAYA: PENDEKATAN STRATEGI KOLABORATIF DALAM EKONOMI LOKAL Putri Anggraeni Cahyaningrum; Maise Ismandar; Nadiah Aurahmadani Priyambodo; Kaheesha Zalfa Rohadatul ‘Aisy
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/ygs45z22

Abstract

Artikel ini membahas strategi kerja sama dalam merencanakan pengembangan perekonomian lokal antara Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo sebagai bagian dari kawasan metropolitan Gerbangkertosusila. Surabaya berperan sebagai pusat konsumsi, jasa, serta sektor HORECA (Hotel, Restoran, Kafe), sedangkan Sidoarjo bertindak sebagai wilayah penunjang dengan potensi besar dalam produksi bahan baku pertanian dan perikanan. Dengan metode studi pustaka, artikel ini menunjukkan bahwa kerja sama ekonomi antar daerah dapat memberikan solusi yang menguntungkan semua pihak, yaitu meningkatkan pendapatan para produsen lokal, meningkatkan efisiensi pasokan bahan baku berkualitas bagi sektor jasa, serta memperkuat ketahanan pangan dan daya saing wilayah. Namun, ada beberapa tantangan yang masih dihadapi, seperti kelemahan dalam kapasitas lembaga pelaku UMKM, keterbatasan akses pembiayaan, serta koordinasi antar instansi yang belum optimal. Studi kasus pengelolaan Terminal Purabaya menunjukkan bahwa model co-management dapat menjadi contoh yang efektif dalam kerja sama lintas batas administratif secara berkelanjutan. Oleh karena itu, peningkatan kolaborasi antar daerah perlu didukung oleh perencanaan yang terpadu, kelembagaan formal, serta investasi pada infrastruktur logistik dan teknologi digital untuk mewujudkan sistem perekonomian regional yang inklusif, efisien, dan memiliki daya saing tinggi.
EFEKTIVITAS PROGRAM GOES TO SCHOOL (GTS) DALAM KEPEMILIKAN DOKUMEN KEPENDUDUKAN KTP-ELEKTRONIK BAGI USIA PEMULA PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SIDOARJO Nadiah Aurahmadani Priyambodo; Fitrotun Niswah; Meirinawati; Eva Hany Fanida
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/f94qwc97

Abstract

Program Goes To School (GTS) merupakan suatu modernisasi pelayanan publik yang dikembangkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo untuk meningkatkan kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP-el) bagi penduduk usia pemula. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Program Goes To School dalam kepemilikan dokumen kependudukan KTP-el bagi usia pemula secara kritis, dengan menggunakan tujuh (7) indikator efektivitas program, yaitu pemahaman program, tepat sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan, perubahan nyata, keberlanjutan program, dan pemantauan program. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program GTS secara umum telah efketif dalam meningkatkan perekaman dan kepemilikan KTP-el bagi penduduk usia pemula, yang tercermin dari capaian perekaman yang konsisten tinggi serta meningkatnya kesadaran administrasi kependudukan di kalangan pelajar. Pendekatan pelayanan jemput bola di lingkungan pendidikan dinilai mampu menjawab keterbatasan akses layanan administrasi kependudukan secara konvensional. Namun demikian, efektivitas program masih menghadapi sejumlah tantangan struktural, antara lain belum adanya Standar Pelayanan khusus Program GTS, inkonsistensi jangkauan sekolah antar tahun, serta ketergantungan pelaksanaan program pada kesiapan institusi pendidikan tertentu. Oleh karena itu, diperlukan penguatan aspek tata kelola, standarisasi pelaksanaan, dan sistem pemantauan yang lebih sistematis untuk menjaga konsistensi efektivitas dan keadilan layanan administrasi kependudukan bagi usia pemula.